Market Indices

Lima Belas Organisasi TIK Indonesia Yakini PKS Indosat-IM2 Tidak Salah

Oleh Hatta - Rubrik Ekonomi Bisnis

11 Desember 2012 08:02:00 WIB

Sejumlah organisasi yang bergerak dalam bidang teknologi informasi (TI) menyatakan perjanjian kerjasama antara Indosat dengan IM2 tidak menyalahi peraturan yang berlaku. Kelompok yang mengatasnamakan Komunitas TIK Indonesia menyayangkan keputusan Kejaksaan Agung yang menuduh adanya tindak pidana korupsi yang menyebabkan terjadinya kerugian negara Rp 1,3 triliun dalam Kerjasama Penyelenggaraan jasa internet pada Jaringan 3G di frekuensi 2.1 GHz antara INDOSAT dan IM2 (Selanjutnya disebut PKS INDOSAT-IM2).

Hal tersebut dinyatakan kelompok ini belum  lama ini, sekaligus merespon keputusan dari Kejaksaan Agung. Kelompok tersebut terdiri dari 15 organisasi ini, yakni MASTEL, KADIN Bidang Telematika, APJII ( Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), IDTUG (Indonesia Telecom User Group),  APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia),  APW KOMITEL (Asosiasi Pengusaha Warnet),  Komunitas Telematika Indonesia, ID-WiBB (Indonesia Wirelesss Broadband ),  AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia), INDOWLI (Indonesia Wireless Internet Indonesia), PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia),

 FTII (Federasi Teknologi Informasi Indonesia), IMOCA (Indonesia Mobile Online Content Association), ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia),  AITI ( Asosiasi Information Technology Indonesia) dan  ASPILUKI (Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia).

Kelompok tersebut menyatakan sejumlah sikapnya, diantaranya menyayangkan hasil perhitungan dan standard ganda yang dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangandan Pembangunan (BPKP) yang menyebutkan adanya kerugian negara Rp 1,3 triliun dalam PKS INDOSAT-IM2; padahal BPKP di dalam laporannya mengenai hasil audit BPKP untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor telekomunikasi pada periode terjadinya kerjasama tersebut tidak menyatakan terdapat kerugian negara. “Dengan demikian kami mempertanyakan kewenangan dan memandang terdapat ketidak konsistenan dalam perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh BPKP,” ungkap Eddy Thoyib, sebagai penanggung jawab Kelompok TIK Indonesia.

Selain itu,  kelompok ini meyakini bahwa PKS INDOSAT-IM2 telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keyakinan tersebut juga diperkuat dengan merujuk pada Surat Klarifikasi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bernomor T-684/M.KOMINFO/ KU.O4.01/11/2012 tanggal 13 November 2012, yang tembusannya disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Boediono, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Menkominfo Tifatul Sembiring yang mewakili pemerintah (regulator), menyatakan bahwa PKS INDOSAT-IM2 telah sesuai dengan perundang-undangan, yakni Pasal 9 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi jo Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi jo pasal 5 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 21/2001 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi dan PP No 53 Thun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi.

Dalam pernyataan sikapnya, kelompok ini meminta sejumlha hal. Pertama, meminta kepada Kejaksaan Agung agar mempertimbangkan pendapat yang telah diberikan Pemerintah serta berbagai ahli telekomunikasi yang secara resmi memenuhi permintaan atau panggilan dari Kejaksaan Agung dan perundang-undangan, yang menyatakan bahwa PKS INDOSAT-IM2 tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Kedua, meminta kepada semua pihak untuk tidak dengan mudah melakukan upaya kriminalisasi serta upaya lainnya yang tidak berdasarkan pada itikad baik terhadap kegiatan penyelenggaraan jaringan dan jasa TIK apabila penyelenggaraan jaringan dan jasa tersebut telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, atau tanpa berkonsultasi dengan pihak Kementrian Komunikasi dan Informatika sebagai regulator dalam industri TIK.

Ketiga, meminta Pemerintah untuk memberikan kepastian hukum dan jaminan berinvestasi serta berusaha dalam sektor TIK, sehingga sektor TIK dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan perekonomian nasional sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional sebagaimana ditetapkan dalam Master Plan Percepatan Pertumbuhan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2015.

Keempat, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi perhatian dan bertindak adil dalam kasus ini, mengingat tidak ada pelanggaran terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku. Bila diperlukan, Presiden mengambilalih kasus ini mengingat ada ketidaksamaan pendapat di antara instansi pemerintah di bawah Presiden.

 

(hatta@wartaekonomi.com)

 

Recomended Reading

Kamis, 23/10/2014 12:07 WIB

Ahok Minta Pendamping dari Kalangan PNS

Kamis, 23/10/2014 22:01 WIB

Lagi, Ahok Copot PNS DKI

Kamis, 23/10/2014 09:31 WIB

Pusaka Trisakti: Idealnya Jokowi Dengarkan Saran KPK

Berita Terkini

Jum'at, 24/10/2014 21:27 WIB

Balai Pustaka Menangkan Tender Buku Kurikulum 2013

Jum'at, 24/10/2014 21:19 WIB

Garuda akan Resmikan Rute Intra-Kalimantan

Jum'at, 24/10/2014 20:50 WIB

Ini Penyebab Osteoporosis

Jum'at, 24/10/2014 20:38 WIB

Balai Pustaka Lakukan Kerja Sama dengan INTENS

Jum'at, 24/10/2014 20:08 WIB

Hadapi MEA 2015, RNI Lakukan Pengembangan Bisnis

Jum'at, 24/10/2014 20:03 WIB

Bank Mandiri Bidik Jadi Nomor Satu di ASEAN

Jum'at, 24/10/2014 19:24 WIB

"Right Issue", Bank Sinarmas Incar Dana Capai Rp 354,35 Miliar

Jum'at, 24/10/2014 19:24 WIB

OJK: Usut Tuntas Kasus "Fraud" Oknum Bank Mandiri

Executive Brief

Rupiah ditutup melemah sebesar delapan poin menjadi Rp 12.070 per dolar AS.

Bursa Saham Indonesia

IHSG ditutup melemah 30,45 poin atau 0,60% ke posisi 5.073,06 poin.

Indeks LQ45 ditutup turun 5,16 poin atau 0,60% ke level 862,55 poin.

JK: Pengumuman kabinet pada Jumat (24/10) malam asal tak ada rapor merah calon menteri dari KPK.

Bursa Saham Eropa

Indeks FTSE 100 ditutup turun 0,46% menjadi 6.389,44 poin.

Indeks DAX ditutup anjlok 0,43% menjadi 9.008,60 poin.

Indeks CAC 40 ditutup turun 0,47% menjadi 4.137,92 poin.

Bursa Saham Asia Pasifik

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 152,68 poin ke posisi 15.291,64 poin.

Indeks Topix ditutup naik 9,98 poin atau 0,81% menjadi 1.242,32 poin.

Indeks KOSPI ditutup turun 5,96 poin atau 0,31% menjadi 1.925,69 poin.

Indeks NZX 50 ditutup naik 41,001 poin atau 0,8% menjadi 5.333,826 poin.

Indeks PSE ditutup turun 12,58 poin menjadi 7.103,55 poin.

Indeks Straits Times ditutup melemah 11,51 poin atau 0,30% ke posisi 3.225,21 poin.

Indeks STI ditutup menguat 33,76 poin atau 1,05% menjadi 3.236,50 poin.

Indeks Hang Seng ditutup turun 30,98 poin menjadi 23.302,20 poin.

Indeks Komposit Shanghai ditutup turun 24,13 poin atau 1,04% menjadi 2.302,42 poin.

Indeks Komposit Shenzhen ditutup turun 19,98 poin atau 1,52% menjadi 1.296,05 poin.

Indeks KLCI ditutup naik 8,18 poin atau 0,45% menjadi 1.818,86 poin.

Qatar juarai Piala AFC U-19 setelah kalahkan Korea Utara dengan skor 1-0.

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup L

Trabzonspor 2 vs 0 Lokeren

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup K

Dinamo Minsk 0 vs 0 Guingamp

PAOK Thessaloniki FC 0 vs 1 Fiorentina

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup J

AaB 3 vs 0 Dynamo Kyiv

Steaua Bucuresti 2 vs 1 Rio Ave

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup I

Slovan Bratislava 0 vs 3 Sparta Prague

Young Boys 2 vs 0 SSC Napoli

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup H

FC Krasnodar 2 vs 4 Wolfsburg

Lille 0 vs 0 Everton

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup G

Rijeka 3 vs 1 Feyenoord

Standard Liege 0 vs 0 Sevilla

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup F

Dnipro 0 vs 1 FK Karabakh

Inter 0 vs 0 Saint Etienne

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup E

Estoril 1 vs 2 Dinamo Moscow

PSV Eindhoven 1 vs 1 Panathinaikos

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup D

Celtic 2 vs 1 Astra Giurgiu

Salzburg 4 vs 2 Dinamo Zagreb

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup C

Partizan Beograd 0 vs 4 Besiktas

Tottenham Hotspur 5 vs 1 Asteras Tripolis

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup B

Club Brugge 1 vs 1 FC Koebenhavn

Torino 2 vs 0 HJK

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup A

Borussia Monchengladbach 5 vs 0 Apollon Limassol

Villarreal 4 vs 1 FC Zurich

BI katakan mulai tahun 2015 siap tindak tegas kegiatan usaha penukaran valuta asing ilegal.

Medco E&P Indonesia berencana alihkan aliran gas Blok A Aceh ke Pertamina.

PDI-P sebut pihaknya tidak berniat untuk sandera DPR dengan menunda serahkan nama anggota komisi.

KKP dan Kementerian ESDM bangun pembangkit listrik tenaga surya di 25 pulau kecil terluar Indonesia.

Isuzu revisi target penjualan pada 2014 jadi 28.000 unit dari sekitar 30.000 unit.

Intiland tegaskan pihaknya siap bantu Pemprov DKI untuk bangun rusun.

Bank Permata: Pertumbuhan kredit tahun 2014 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya sekitar 10%-12%.

Recommended Reading

Jum'at, 24/10/2014 03:21 WIB

Kadin Minta Jokowi Atasi Infrastruktur

Jum'at, 24/10/2014 02:54 WIB

Tahun 2018, Ada Dua Ruas Tol Baru di Jakarta

Jum'at, 24/10/2014 01:04 WIB

Belum Ada Menteri, Pengusaha Resah

Jum'at, 24/10/2014 00:38 WIB

Kadin: Jokowi Pasti Tahu Kesulitan Pengusaha

Kamis, 23/10/2014 21:36 WIB

OJK Apresiasi Gagasan Baru "Warta Ekonomi" di Industri Asuransi

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Kamis, 23/10/2014 17:08 WIB

Penetapan UMP Serentak 1 November

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari