Market Indices

Waduh, Dinkes Tidak Punya Dana untuk Cetak KJS

Oleh Cipto - Rubrik Daerah

13 Desember 2012 08:31:00 WIB

Warga Jakarta tampaknya mesti bersabar untuk mendapatkan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Sebab, dalam proses pencetakannya, mesin pencetak KJS tidak bisa dengan cepat bekerja mengingat terbatasnya mesin yang ada. Selain itu, untuk 2012 Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta sendiri tidak memiliki anggaran untuk mencetak kartu, karena pencetakannya baru dianggarkan pada 2013 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati mengakui, banyak kendala yang dihadapi dalam implementasi KJS. Terlebih untuk pencetakan kartu, karena dicetak by name by address. Pada 2012 ini pun, tidak ada anggaran untuk pencetakan kartu. Biaya pencetakan kartu baru dianggarkan pada 2013 mendatang.

Diakui Dien, saat ini baru 3.000 kartu saja yang dibagikan kepada warga. Meski demikian, warga yang belum memiliki kartu tetap bisa berobat dengan menunjukkan KTP DKI. "Tidak perlu nunggu kartu, jika sakit tunjukan KTP saja. Pasti dilayani," ujarnya, seperti dikutip website resmi Pemprov DKI, Rabu (12/12).

Ia menyebutkan, pada 2013 anggaran yang disiapkan untuk biaya kesehatan warga Jakarta yakni sebesar Rp 1,2 triliun. Dengan adanya KJS ini, jumlah kunjungan pasien di puskesmas meningkat hingga 50-70 persen dibandingkan hari biasanya. "Standar Pelayanan Minimum (SPM) harus ditingkatkan karena jumlah pasien meningkat," tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, juga mengakui ada sedikit kendala dalam pencetakan KJS, karena mesin yang ada terbatas jumlahnya. "Tetapi memang mesin pencetak kartunya ini tidak secepat yang diharapkan masyarakat. Jadi kalau memang masih menumpuk di puskesmas atau kelurahan, itu memang proses," kata Jokowi.

Agar dapat memaksimalkan pencetakan kartu, Jokowi berjanji, pada 2013 mendatang dirinya akan menambah mesin pencetak agar pada 2013 semua warga miskin di ibu kota sudah memegang KJS. Saat ini, dari 4,7 juta warga yang disasar KJS baru 3.000 warga yang telah mendapatkan kartu berobat gratis tersebut.

"2013 akan kita berikan mesin yang baru. Karena targetnya sudah bisa diberikan semua tahun depan," ucapnya.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, warga miskin tercatat sebanyak 600 ribu. Selain itu, untuk warga rentan miskin mencapai 3,8 juta jiwa. Merekalah yang nantinya akan mendapatkan KJS.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. Pemprov DKI

Recomended Reading

Kabar EkBis

02 September 2014 - Properti

BI: Penjualan Rumah pada Triwulan II Turun

02 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Wacana Kenaikan BBM Pengaruhi Usaha UKM di Depok

Executive Brief

DBS Indonesia luncurkan program Penasehat Modal Kerja.

Boediono berikan arahan strategis pada Tim Transisi Jokowi-JK mengenai RAPBN 2015.

Menkeu: Jokowi dapat revisi pasal di APBN-P 2014 untuk tambah kuota BBM bersubsidi.

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Alex Song "Barcelona" Perkuat West Ham

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton