Market Indices

Luncurkan e-Katalog Layanan Internet, LKPP Teken dengan 27 ISP

Oleh Cipto - Rubrik Digital Economy

27 Desember 2012 17:02:00 WIB

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) meluncurkan e-Katalog untuk jasa layanan internet. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak payung kerjasama antara LKPP dengan 27 penyelenggara internet, Kamis (27/12), di kantor LKPP Jakarta.

Sebelumnya, ada sekitar 58 provider internet yang mendapatkan sosialisasi katalog elektronik dan sebanyak 30 penyedia yang mengajukan penawaran harga untuk katalog elektronik ini, tapi hanya 27 yang lolos. Dua diantaranya karena terlambat mengajukan penawaran dan satu diantaranya mengundurkan diri. Demikian ungkap Dwi Satrianto, kasubdit Kementerian bidang Polhukan, LPND dan Lembaga Lain LKPP saat melaporkan e-Katalog hari ini.

"E-Katalog atau direct purchasing, ini produk kedua yang masuk dalam e-Katalog setelah mobil-motor," kata Kepala LKPP Agus Raharjo.

Ia mengharapkan adanya e-Katalog lebih rendah sedikit dibanding pembeli di luar pemerintah. Menurutnya, harga ISP (internet service provider)  pemerintah akan mendapatkan harga 80 persen dari harga ISP ritel. Berarti paling tidak ada penghematan 20 persen dari harga ritel. Dan, harapannya semua lembaga/kementerian/daerah dapat menggunakan ini.

LKPP menyajikan harga layanan internet karena pertimbangan yang paling pokok jumlah providernya. Menurut Kepala LKPP, kalau jumlahnya ribuan bisa mengakibatkan gejolak.

(hatta@wartaekonomi.com)
Foto: Hatta

Recomended Reading

Executive Brief

Petenis Li Na dari Tiongkok mengumumkan absen pada turnamen AS Terbuka bulan depan

Badan Pengusahaan Batam pastikan Pelabuhan Telaga Punggur akan dibangun 3 lantai mulai akhir 2014 dengan anggaran Rp46 miliar

Bank Sulut akan buka layanan hingga kecamatan di Sulut maupun Gorontalo

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja