Market Indices

Ini 27 ISP yang Masuk e-Katalog LKPP

Oleh Hatta - Rubrik Digital Economy

27 Desember 2012 19:04:00 WIB

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) selama satu tahun ke depan akan bekerjasama dengan 27 penyedia internet (internet service provider/ISP) untuk menawarkan layanan internet melalui e-Katalog LKPP. 

"Dalam satu tahun ke depan kita akan bekerjasama," kata Kepala LKPP Agus Raharjo. Dan setiap bulan sekali akan dievaluasi dan para ISP dapat menawarkan perubahan harga.

Tidak tertutup kemungkinan jumlah ISP akan mengalami penambahan. Demikian Kepala LKPP mengatakan. Pengalaman tersebut pernah dialami pada e-Katalog Mobil, sebelumnya Mitsubishi tidak masuk dalam katalog elektronik tersebut, tapi sekarang telah masuk ke e-Katalog.

Berikut ini 27 ISP yang masuk dalam e-Katalog LKPP: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Indonesia Comnets Plus, PT Cyber Network Indonesia, PT Pasifik Lintas Buana, PT Supra Primatama Nusantara, PT Link Net, PT Jetcoms Netindo, PT Dwi Tunggal Putra, PT Arsen Kusuma Indonesia, PT Indosat, PT Jasnita Telekomindo, PT Grahamedia Informasi, PT Cakra Lintas Nusantara, PT Solo Jala Buana, PT Angkasa Sarana Teknik Komunikasi, PT Pika Media Komunika, PT Total Info Kharisma, PT Indointernet, PT Desnet Teknologi Informasi, PT Centrin Online Tbk, PT Union Routelink Communication, PT Intermedia Lintas Nusa, PT Global Prima Utama, PT Indomaya Wira Sejahtera, PT Audinet Sentra Data, PT Comtronics System, dan PT Solusindo Bintang Pratama.

Rencananya, LKPP juga akan menambah jenis produk yang masuk dalam e-Katalog. Januari akan menambah  alat pertanian dan kesehatan. 

 


(hatta@wartaekonomi.com)

Foto: sufri yuliardi

Recomended Reading

Berita Terkini

Kamis, 31/07/2014 01:00 WIB

Jokowi: Saya Tidak Bedakan Masyarakat

Rabu, 30/07/2014 23:46 WIB

Wanita Juga Bisa Alami Disfungsi Seksual

Rabu, 30/07/2014 23:03 WIB

2 Menteri Myanmar Mundur

Rabu, 30/07/2014 22:02 WIB

Ekonom Destry: Inflasi Diperkirakan Sesuai Ekspektasi

Rabu, 30/07/2014 21:02 WIB

Pembenahan Koperasi Yang Tak Kunjung Usai (Bagian II)

Rabu, 30/07/2014 20:02 WIB

Pembenahan Koperasi Yang Tak Kunjung Usai (Bagian I)

Rabu, 30/07/2014 19:03 WIB

Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anak Sejak Dini

Rabu, 30/07/2014 18:12 WIB

Lontong Sayur Jadi Menu Favorit Keluarga Besar Muliaman

Executive Brief

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja

Recommended Reading

Rabu, 30/07/2014 16:13 WIB

OJK Dorong Bank BUMN Segera Lakukan Konsolidasi

Rabu, 30/07/2014 12:07 WIB

Tantangan Presiden Baru untuk Majukan Ekonomi

Rabu, 30/07/2014 11:36 WIB

Vicious Circle Merek Lokal

Rabu, 30/07/2014 10:37 WIB

10 Miliuner Industri Penerbangan (Bagian II)

Rabu, 30/07/2014 10:02 WIB

10 Miliuner Industri Penerbangan (Bagian I)

Rabu, 30/07/2014 09:04 WIB

Arus Balik di Merak Diperkirakan H+5

Rabu, 30/07/2014 08:27 WIB

Pilpres: Persaingan Selesai, Saatnya Rekonsiliasi

Rabu, 30/07/2014 07:07 WIB

Polda Jabar: Puncak Arus Balik Jumat

Entertainment & Life Style

28 Juli 2014 - Olahraga

Arsenal Rekrut Kiper Timnas Kolombia

28 Juli 2014 - Olahraga

Jakarta Tuan Rumah Asian Games 2018