Market Indices

IDM: Usut Tuntas Jual Beli Jabatan Direktur Bank BTN

Rubrik Ekonomi Bisnis

02 Januari 2013 16:02:00 WIB

RUPSLB Bank BTN, tanggal 28 Desember 2012, menyisakan persoalan serius karena 2 direksi Bank BTN, Sdr.Purnomo dan Sdr.Mas Guntur Dwi S adalah kandidat terpilih yang memiliki track record melakukan pelanggaran integritas berat. Sehingga keduanya tidak  memenuhi syarat formal maupun material untuk menjadi Direksi BUMN yaitu sebelum pencalonan tercatat tidak pernah melakukan perbuatan yang dikategorikan dapat memberikan keuntungan secara melawan hukum kepada pribadi atau pihak tertentu dan melakukan perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap ketentuan yang berkaitan dengan prinsip – prinsip pengurusan perusahaan yang sehat. Berikut ini siaran pers Indonesia Development Monitoring yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif, Fahmi Hafel yang diterima pada Rabu (2/1).

Berdasar penelusuran informasi yang dilakukan oleh Komite Perlindungan Pemegang Saham Minoritas (KPPSM) terindikasi kuat penetapan dua Direktur Bank BTN yaitu Mas Guntur Dwi S dan Purnomo sarat dengan rekayasa, kolusi dan bahkan terindikasi kuat ada permainan politik uang yang melibatkan oknum developer-developer Bank BTN sebagai penyokongnya dengan imbalan kemudahan dalam pemberian kredit proyek-proyek properti apabila sang calon terpilih.

Kolusi dalam pemilihan Direktur Bank BTN terjadi antara mantan Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro yang konkalikong dengan mantan Komisaris Independent Bank BTN, Deswandy Agusman sebagai Ketua Komite Nominasi Bank BTN yang berkuasa menyusun long list usulan calon Direktur dibantu dengan konsultan yang bernama AMROPS.
                         
Nama-nama yang diusulkan oleh Ketua Komite Nominasi Bank BTN tersebut sebelum secara formal diusulkan ke Meneg BUMN melalui Deputi Meneg BUMN Bidang Jasa dan Sekretaris Menteri BUM, telah memperoleh persetujuan dalam pertemuan setengah kamar yang melibatkan Iqbal Latanro dan pejabat-pejabat dilingkaran dalam Meneg BUMN seperti Asisten Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN yang saat ini menjabat Direktur Bank BRI Gatot Mardiwasisto, Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa, Gatot Trihargo dan Sekretaris Menteri Negara BUMN, Wahyu Hidayat.

Informan KPPSM yang merupakan pejabat tinggi dan sudah sangat senior di Bank BTN mengungkapkan bahwa dalam perjalanannya praktek kolusi berupa jual beli jabatan Direktur Bank BTN tersebut, telah memicu timbulnya konflik antara Ketua Komite Nominasi dengan pejabat-pejabat di linkungan Kantor Meneg BUMN yang berdampak pada dicopotnya Deswandy Agusman selaku Ketua Komite Nominasi sekaligus Komisaris Independent Bank dalam pada RUPSLB tanggal 28 Desember 2012, digantikan dengan Dwijanti Tjahjaningsih.

Praktek kongkalikong dalam pemilihan Direksi Bank BTN, pada dasarnya dipicu oleh penafsiran Biro Hukum Kementerian BUMN terhadap Pasal 16 ayat 4 UU No. 19/2003 tentang BUMN yang menetapkan masa jabatan Iqbal Latanro sebagai Direktur Utama Bank BTN dinyatakan berakhir karena sudah dianggap menjabat selama 2 periode.

Atas keputusan pemberhentian oleh Kementerian BUMN tersebut, Iqbal Latanro menyatakan penolakannya, karena penafsiran Biro Hukum Kementerian BUMN terhadap Pasal 16 ayat 4 UU No. 19/2003 tersebut dianggap tidak adil dan ambivalen, mengingat Meneg BUMN tetap mengangkat Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Direktur Utama Pelni Jussabella Sahea meskipun masa jabatannya sudah 2 periode.

Selanjutnya guna meredam konflik, maka atas jasa mantan komisaris Bank BTN dan mantan Assiten Deputi Bidang Jasa Meneg BUMN, Gatot Mardiwasisto ,dilakukanlah komunikasi antara Iqbal Latanro dengan pejabat Kementerian BUMN. Dalam proses komunikasi tersebutlah muncul praktek dagang sapi, jual beli jabatan calon Direktur Bank BTN, dimana kepada Iqbal Latanro ditawarkanlah konsesi berupa penawaran jabatan pengganti bagi Iqbal Latanro sebagai Direktur Bank BRI atau Direktur Utama Taspen serta Iqbal Latanro diberikan kewenangan untuk menunjuk ”2 orang dalam” sebagai penerus dalam kebijakannya. Kewenangan Iqbal Latanro menunjuk 2 orang dalam sebagai calon Direksi Bank BTN adalah harga mati yang dipersyaratkan oleh Iqbal Latanro.     

                                                                      
Konflik selama perundingan mulai terasa, pada saat Gatot Mardiwasisto mulai memaksakan nama teman dekatnya , Purnomo, yang saat itu menjabat Kepala Regional Office-2 Bank BTN sebagai calon Direksi Bank BTN.

Pencalonan Purnomo tersebut, kontan mendapatkan penolakan keras dari Iqbal Latanro, karena Iqbal Latanro yang selalu menyebut dirinya adalah representasi wakil masyarakat Indonesia Timur, meminta agar ”2 orang dalam” tersebut adalah calon Direktur Bank BTN yang dapat mewakili perasaan masyarakat Indonesia Timur.

Dua orang dalam yang diusulkan oleh Iqbal Latanro adalah Mas Guntur Dwi S yang merupakan menantu dari Prof.Amirrudin mantan Rektor Unhas Makassar dan pejabat junior Bank BTN Sdr.Sasmaya Tuhuleley yang berasal dari Bula Maluku. Iqbal latanro sangat berkepentingan terhadap 2 orang tersebut, karena mereka berdua adalah kader dan loyalis Iqbal yang diharapkan masih dapat mengamankan kepentingan Iqbal setelah Iqbal tidak menjabat lagi, karena Iqbal khawatir banyak persoalan selama kepemimpinannya yang  mulai diungkit-ungkit setelah Iqbal kehilangan kekuasaannya.

Guna memperkuat alasan penolakannya Iqbal mengatakan bahwa prestasi maupun kompetensi Purnomo sangat rendah bahkan dibawah rata-rata pejabat Bank BTN dan selama menjadi Kepala Cabang Bank BTN nilai KPI-nya selalu C. Disamping mengkritik performance Purnomo, Iqbal juga tidak suka dengan gaya komunikasi Purnomo yang sering mengeluarkan statemen kontroversial, seperti pidato Purnomo didepan karyawan BTN Bandung yang menyatakan ”bekerja di BTN tidak perlu prestasi tetapi cukup PLN yaitu ”Pendekatan, Loyalitas dan Nasib”. Materi pidato tersebut sempat menghebohkan karyawan Bandung dan Iqbal marah karena statement tersebut dapat membunuh motivasi karyawan dalam berprestasi.

Namun data-data yang berhasil dihimpun oleh KPPSM, Purnomo selain bermasalah dengan Iqbal juga tercatat pernah melakukan pelanggaran integritas dalam kategori sangat berat sewaktu menjadi Kepala Cabang Semarang dan akibatnya Bank BTN menanggung potensi kerugian sekitar 10 Milliar.

Pelanggran integritas tersebut bermula dari kejadian pemberian Kredit Modal Kerja Kontraktor (KMK Kontraktor) oleh Purnomo dalam kewenangannya sebagai Kepala Cabang BTN Semarang, kepada PT.Makmur Mandiri Sawargi dan PT.Crown Simbol, untuk pembiayaan Pipanisasi dari Dinas PU sebagai pemberi kerja.

Dalam pelaksanaan pemberian kredit tersebut, banyak kejanggalan yang terjadi dan pelanggaran SOP Perkreditan dalam kategori sangat berat, karena Kepala Cabang melakukan pelanggaran SOP Perkreditan dalam kategori risiko yang sangat tinggi yaitu Kepala Cabang melakukan pencairan kredit yang tidak didukung dengan alas hak berupa prestasi proyek. Selain pelanggaran SOP pencairan kredit, terdapat indikasi kuat, Purnomo melakukan kolusi dengan PT.Makmur Mandiri Sawargi dan PT.Crown Simbol karena debitur tersebut mendapat privilage khusus berupa pembebasan kewajiban bagi debitur KMK Kontraktor tersebut dari kewajiban pemberian jaminan berupa fixed asset senilai 50 % dari total kredit.

Saat ini kredit PT.Makmur Mandiri Sawargi dan PT.Crown Simbol dalam status kolektibilitas macet dan pekerjaan telah diputus secara sepihak oleh Dinas PU dan SPKnya selanjutnya dipindahtangankan kepada kontraktor lain. Akibat perbuatan debitur yang mendapat keistimewaan dari Purnomo tersebut, maka Bank BTN terpaksa menanggung kredit macet tanpa dicover oleh jaminan dengan potensi kerugian Bank mencapai 10 Miliar. Direktur perusahaan, Yuni Eva Etlina, dalam kasus yang serupa, saat ini menjadi buron Polda Jateng karena dilaporkan oleh pihak Bank BPD Jateng telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan oknum petugas dan pejabat kredit Bank BPD Jateng.

Kasus pembobolan Bank BPD Jateng yang melibatkan oknum petugas dan pejabat kredit Bank BPD Jateng telah menjadi berita yang menghebohkan, dan pada saat yang bersamaan terdapat perintah tertutup dengan model garis Komando dari Direktur Utama Bank BTN sebagai Direktur Supervisi Audit Intern Bank BTN kepada Kepala Divisi Audit Intern Mas Guntur Dwi S agar Bank BTN melindungi petugas dan pejabat yang terlibat dalam kasus ”Yuni Eva Etlina” tersebut. Perintah penghentian pemeriksaan atas kasus pembobolan Bank BTN KC.Semarang oleh Yuni Eva Etlina tersebut dapat diduga juga karena Iqbal merasa tidak enak dengan Gatot Mardiwasisto, teman golf purnomo yang saat itu masih menjadi Komisaris Bank BTN.

Dalam kasus yang lain berdasar penelusuran data dan informasi dari KPPSM terdapat informasi bahwa Purnomo juga terlibat dalam kegiatan yang menjurus kepada conflict of interest yang menghambat terungkapnya kasus fraud di Bank BTN. Sebagai contoh adalah adanya perbuatan fraud yang dilakukan oleh pejabat Bank BTN Surabaya Bukit Darmo, berupa pemberian 60 unit KPR fiktif atau dikenal dengan KPR Rumput dimana Bank BTN mencairkan kredit KPR tetapi tidak didukung dengan alas hak berupa adanya fisik rumah sebagai jaminan kredit.

Kasus pembobolan Bank berupa pemberian 60 unit KPR fiktif oleh Bank BTN Surabaya Bukit Darmo tidak dapat segera terungkap, karena praktek tersebut mendapat dukungan dari Purnomo mengingat developer yang memperoleh fasilitas kredit tersebut yaitu PT.Gemilang Arta Chassanah dengan Direktur Utama Sdr.Didik Hariyanto adalah masih bersaudara dengan Purnomo, sehingga pejabat pemutus kredit tidak dapat berkutik, pada saat developer meminta beberapa kemudahan sehingga Bank BTN KC.Surabaya Bukit Darmo mengabaikan prinsip kehati-hatian dan prinsip perkreditan yang sehat.

Posisi Iqbal Latanro yang hendak mematahkan pencalonan Purnomo, mendapat hadangan dari Pejabat-Pejabat Meneg BUMN yang sudah sejak dari awal berhasil dilobi dan dimobilisasi oleh Gatot Mardiwasisto. Gatot Mardiwasisto mempermasalahkan persyaratan formal dari Sdr.Sasmaya Tuhuleley yang tidak terpenuhi karena baru bertindak sebagai Kepala Cabang Utama. Sedangkan calon Iqbal Latanro yang lain yaitu Mas Guntur Dwi S juga tidak terlepas dari masalah integritas yang berkategori lebih berat.

Sebagai mantan Komisaris Bank BTN, Gatot Mardiwasisto mengetahui bahwa pencalonan Mas Guntur Dwi S pada saat menjabat Kepala Divisi Audit adalah bermasalah karena Direktur Utama menyembunyikan informasi yang material terhadap profile Mas Guntur Dwi S dan tidak sesuai dengan Pasal 7, Peraturan BI Nomor: 12/ 23 /PBI/2010, Tentang Uji Kemampuan Dan Kepatutan,
dimana ketentuan tersebut mensyaratkan Kepala Divisi Audit sebagai pejabat eksekutif bank, wajib memiliki komitmen terhadap pengembangan operasional Bank yang sehat dan tidak memiliki riwayat pernah melakukan perbuatan yang dikategorikan dapat memberikan keuntungan secara melawan hukum kepada pribadi atau pihak tertentu dan melakukan perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap ketentuan yang berkaitan dengan prinsip – prinsip pengurusan perusahaan yang sehat.

Bagi publik Bank BTN, Mas Guntur Dwi S adalah orang yang sakti. Berkali-kali melakukan tindak pidana fraud tetapi selalu diampuni dan hanya dihukum ringan meskipun pelanggarannya terhadap prinsip – prinsip pengurusan perusahaan yang sehat adalah sudah sedemikian besar sehingga mungkin tidak termaafkan. Tetapi publik rasanya dipaksa untuk memaklumi pada saat Mas Guntur Dwi S ditetapkan sebagai Kepala Divisi Audit Intern dan mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia karena Mas Guntur Dwi S dibacking secara kuat oleh sahabat masa kuliahnya di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yaitu Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.

Pelanggaran integritas Mas Guntur Dwi S, sudah dalam kategori sangat berat bahkan Mas Guntur Dwis S pernah dikenakan sanksi hukuman berat yaitu dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Cabang Kelas Utama menjadi Wakil Kepala Divisi, karena tindakannya mengakibatkan Bank BTN terpaksa melakukan write off senilai Rp.554,270 Milyar dan mengakibatkan terjadinya penurunan asset Bank BTN Medan sebesar 85,77 %, namun semua dosa tersebut dimaafkan dimasa Iqbal Latanro berkuasa dan jabatannya dipulihkan menjadi Kepala Divisi Audit Intern.       

Berdasar catatan KPPSM, Mas Guntur Dwi S memiliki catatan pelanggaran integritas dalam kategori berat sbb :
1.Berdasar keputusan rapat Direksi Bank BTN, 30 September 1998, Mas Guntur Dwi S sebagai Kepala Cabang Bank BTN KC.Medan dikenakan sanksi, karena pada tanggal 31 Oktober 1997, telah menempatkan dana tunai senilai Rp.300 Juta kepada Bank South East Asian Bank (Bank SEAB) tanpa persetujuan dari Divisi Treasury yang memiliki kewenangan memberikan izin kepada Kantor Cabang untuk melakukan kegiatan Money Market Line.

Dan satu hari setelah penempatan dana tersebut Bank SEAB dinyatakan Bank Indonesia dalam likuidasi, sehingga penempatan dana sehari menjelang penetapan Bank SEAB dalam likuidasi mengindikasikan adanya kolusi antara Kepala Cabang Bank BTN Medan dan Kepala Cabang Bank SEAB. Akibat perbuatan tersebut Bank BTN dirugikan sebesar Rp.100 Juta yaitu senilai uang yang tidak dapat dikembalikan oleh Bank SEAB.

2.Berdasar keputusan Direksi Bank BTN melalui Surat No.99/RHS/DSDM/PAK-PA/02, Sdr.Mas Guntur Dwi S dikenakan sanksi berat dengan menurunkan jabatannya dari Kepala Cabang Utama menjadi Wakil Kepala Divisi karena dalam kapasitasnya sebagai Kepala Cabang Bank BTN Medan Periode April 1995 s/d Oktober 1999, telah melakukan pemberian kredit kepada debitur-debitur Kantor Cabang dengan tidak memperhatikan prinsip-prinsip prudential banking yaitu kredit dicairkan tetapi tidak didukung dengan prestasi proyek dan dikenal dengan mega skandal KPR Rumput.

Praktek pemberian kredit tanpa didukung prestasi proyek seperti yang dipersyaratkan dalam  SOP Perkreditan Bank tersebut mengindikasikan kuat telah terjadi praktek kolusi antara Kepala Cabang dengan developernya.Tercatat developer-developer yang pada saat itu memperoleh keistimewaan adalah PT.Sanggirs, PT.Bahagia Asri Selaras, PT.Kanalom, PT.Nurotin Karya dll.

Akibat kolusi tersebut adalah banyaknya kredit macet KPR-BTN yang diakibatkan konsumen tidak mau membayar angsurannya karena rumahnya belum jadi atau dikenal dengan ”Proyek Skandal KPR Rumput”, dan Bank terpaksa mengeluarkan kebijakan write off senilai senilai Rp.554,270 Milyar.

Akibat kebijakan write off yang luar biasa besar tersebut berdampak terjadi penuruanan asset Bank BTN KC.Medan pada saat itu mencapai 85,77 % dan Bank BTN tidak mendapatkan potensi pendapatan bunga sebagai sumber pendapatan Bank.

3.Mas Guntur Dwi S tercatat dalam kapasistas jabatannya sebagai Kepala Cabng Utama Medan telah menyalahgunakan kekuasaannya (abuse of power) yaitu mengambil fasilitas KPR Bersubsidi (KPR Griya Inti dengan nomor rekening lama yaitu 00320 715 B 000 16R) yang seharusnya dilarang karena Mas Guntur Dwi S bukan kelompok konsumen penerima subsidi.

4.Mas Guntur Dwi S sebagai Kepala Divisi Audit Intern bersama Iqbal Latanro sebagai Direktur Utama selama kepemimpinannya telah menjadi bunker bagi para pelaku fraud yang terbukti dari dihukum ringannya pelaku-pelaku fraud penyebab kredit Macet Harmoni yang mencapai 130 Milyar.

Lemahnya penegakan hukum dan terjadinya praktek main mata dalam penyelesaian kasus-kasus fraud selama kepemimpinan Mas Guntur Dwi S membuat Bank Indonesia menyatakan Divisi Audit Intern Bank BTN dalam kondisi mandul dan menjadi penyebab maraknya praktek-praktek window dressing di Bank BTN seperti adanya dugaan rekayasa NPL, rekayasa penghimpunan dana pihak ketiga, rekayasa penghimpunan laba dll.

Setelah melalui proses tawar menawar yang alot, maka akhirnya ditemukanlah kata sepakat antara Iqbal Latanro darn group Kementerian BUMN yaitu :                                                                                             
                                   
1.Iqbal Latanro mendapat tempat sebagai Dirut Taspen atau Direktur BRI setelah penetapan RUPSLB Bank BTN yang melengserkan Iqbal Latanro.
2.Iqbal Latanro hanya berhak mengusulkan 1 orang dalam sebagai Direksi Bank BTN sebagai Direksi baru yaitu Mas Guntur Dwi S
3.Kementerian BUMN dibawah komando Gatot M dan Gatot T berhak mengusulkan 1 orang dalam Bank BTN sebagai Direksi baru yaitu Purnomo.
4.Iqbal L berkolaborasi dengan Deswandy Agusman sebagai Ketua Komite Nominasi bertugas mengamankan usulan nama Mas Guntur Dwi S dan Purnomo untuk disampaikan kepada Meneg BUMN melalui Sekretaris Meneg BUMN dan Deputi Bidang Jasa Meneg BUMN.
5.Iqbal Latanro wajib melakukan kerjasama untuk pengaturan nilai dari masing-masing kandidat dan atas hal tersebut Iqbal Latanro mengarahkan pemilihan konsultannya kepada AMROPS.
6.Gatot S bertugas mengamankan nama-nama tersebut sampai dengan ditangan Meneg BUMN untuk mendapat penetapan sebagai Direksi baru Bank BTN dan bertugas mengamankan nama Iqbal Latanro untuk menjadi Dirut Bank BRI menggantikan Sofjan Basyir atau Dirut Taspen menggantikan Agus Haryanto.

Merespon perkembangan pemilihan Direksi Baru Bank BTN dan berkemaan dengan catatan rekam jejak yang sangat buruk atas calon-calon Direksi Bank BTN yang dipilih melalui RUPSLB Bank BTN tanggal 28 Desember 2012, yaitu atas nama Mas Guntur Dwi S dan Purnomo maka Indonesia Development Monitoring menuntut:

1.Menolak dan meminta pembatalan hasil RUPSLB Bank BTN tanggal 28 Desember 2012,khususnya dalam hal penetapan Mas Guntur Dwi S dan Purnomo sebagai Direksi.
2.Meminta Bank Indonesia untuk bersikap independent dan transparan dalam penilaian Fit and Proper Test Bank atas calon Direksi baru Bank BTN yaitu Mas Guntur Dwi S dan Purnomo dan secara khusus meminta kepada Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah tidak menjadi pelindung dari kesalahan yang dilakukan oleh sahabatnya,
3.Sebelum pelaksanaan fit and proper 2 orang calon Direksi Bank BTN, Indonesia Development Monitoring menuntut BI melakukan spesial audit terhadap kasus fraud yang diduga dilakukan oleh Purnomo sewaktu menjadi Kepala Cabang Semarang dan melakukan spesial audit terhadap kasus kredit macet di KC.Jkt Harmoni yang diduga syarat dengan kongkalikong dan main mata yang melibatkan Mas Guntur Dwi S, Iqbal Latanro dan para terperiksa.                              
4.Bank Indonesia agar memaksa Bank BTN segera melakukan reformasi dan reposisi petugas dan pejabat Auditor Intern Bank BTN, yang ditandai dengan pemilihan Kepala Divisi Audit Intern yang kredibel, karena Auditor Intern Bank BTN diduga terlibat dalam jual beli perkara yang mendorong maraknya praktek window dressing sehingga kredibilitas laporan keuangan Bank BTN selama ini diragukan.
5.Agar tercapai prinsip transaparansi dan fairness serta menghasilkan output seleksi calon Direktur Bank BTN yang kredibel, Indonesia Development Monitoring menuntut pembatalan hasil seleksi konsultan AMROPS dan daftar long list versi Komite Nominasi yang disampaikan kepada Kementerian BUMN, karena diduga kuat penetapan daftar long list tersebut sarat muatan kepentingan pihak tertentu saja dan ada indikasi kuat terjadi antara kolusi Direktur Bank BTN dengan oknum pejabat Kementerian BUMN yang mengarah kepada jual beli jabatan.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Y.

Penulis/Editor: Sucipto

Kabar EkBis

12 Februari 2016 - Agrikultur

Pemkot: Harga Beras di Palu Belum Turun

12 Februari 2016 - Agrikultur

Harga Cabai Merah di Jambi Naik Tajam

Executive Brief

Partai Nasdem deklarasikan dukungannya untuk Ahok menjadi DKI 1 di Pilkada nanti.

Kudus - Sekitar 60 hektar sawah terendam banjir.

Energi - Kerja sama antara Pertamina dan PLN menjadi momentum penting untuk dorong investasi geothermal.

Bursa - Sore ini (12/2) IHSG ditutup anjlok 61,467 poin (1,29%) ke level 4.714,393.

Tren Kurs USD/IDR 9-12 Feb 16

Selasa : 13.602

Rabu   : 13.401

Kamis  : 13.450

Jumat  : 13.485

Sumber : Data Reuters

Bank - BI mencatat neraca pembayaran Indonesia (NPI) triwulan IV-2015 surplus sebesar USD 5,1 miliar atau Rp 68,9 triliun.

Tren West Texas Intermediate (WTI) Crude Oil

9-12 Feb 16 (USD/bbl)

Selasa : 30,44

Rabu   : 28,63

Kamis : 26,85

Jumat : 27,49

Sumber : Bloomberg

Investasi - Darmin Nasution menilai wajar jika investor melarikan dananya keluar negeri karena mereka membutuhkan dana dari hasil investasinya.

Tren Brent Crude Oil

9-12 Feb 16 (USD/bbl)

Selasa : 33,33

Rabu   : 31,32

Kamis : 30,67

Jumat : 31,59

Sumber : Bloomberg

Energi - Pertamina catat penghematan subsidi hasil konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg mulai dari 2007-2015 sebesar Rp197,05 triliun.

Bursa - Tren IHSG 9 - 12 Feb 2016

Selasa : 4.768

Rabu   : 4.732

Kamis  : 4.775

Jumat  : 4.714

Gresik - Akibat banjir, Pemda Gresik siapkan dapur umum untuk korban banjir.

Super Tucano - Menham akan mengevaluasi pesawat Super Tucano paska kecelakaan.

Valentine - Pemkot Bandung keluarkan larangan perayaan Valentine di Bandung.

Bursa - PT Mahaka Radio Integra Tbk akan gelontorkan 60 persen dana hasil IPO untuk akuisisi radio dan pengembangan aplikasi digital.

OJK - OJK tolak mengatur batasan minimal biaya transaksi atau free broker.

Honorer - Honnorer K2 optimistis ada berita gembira dari Jokowi.

Energi - Menteri ESDM Sudirman Said sebut RI bisa terperangkap energi murah.

OJK - OJK menilai kondisi pasar keuangan Indonesia tumbuh positif di tengah perlambatan ekonomi global.

Garam - Dirut PT Garam Ahmad Budiono mengatakan industri garam nasional terancam mati karena dikendalikan kartel.

Bursa - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk akan terbitkan obligasi berkelanjutan tahap III Rp1,2 triliun.

Tembakau - Ernst and Young: Industri hasil tembakau RI masih bisa bertahan meski ekonomi melemah.

KPK - Presiden Jokowi enggan ditanya soal revisi UU KPK.

KGB - Setelah CIA, Indonesia kini gandeng intelijen Rusia KGB.

KPK - Pejabat KPK dilarang mundur demi isi jabatan publik.

Energi - Di tahun 2025, JK desak 50 persen pembangkit PLN pakai energi terbarukan.

Suriah - Koalisisi anti ISIS telah melakukan lebih dari 10.000 serangan udara dengan biaya US$6 miliar.

New York - Posisi Saham-saham AS pada Kamis (11/2)

- Dow Jones turun 254.56 poin (1.60%) pada 15,660.18.
- S&P 500 turun 22.78 poin (1.23%) pada 1,829.08
- Nasdaq turun 16.76 poin (0.39%) ke 4,266.8

New York - On Thursday (12/2) West Texas Intermediate (WTI)  for delivery in March dived another US$1.24 (4.5 per cent) to US$26.21 a barrel, its lowest close since May 2003.

London - Brent North Sea crude for April, dropped to US$30.06 a barrel, down 78 cents (2.6 per cent) from Wednesday's settlement (Thursday 12/2).

New York - Yen menguat 0,9% terhadap US$ dan 0,6% terhadap Euro pada Kamis (11/2).

Toronto - Fiat Chrysler Automobile telah menginvestasikan US$3,7 miliar sejak September 2014 dan menciptakan 1.200 pekerjaan di Kanada.

Seoul - Korea Utara pada Kamis (11/2) mengusir orang-orang Korea Selatan dari Kaesong Industrial Zone.

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia (12/2)

Lazio 5 - 2 Hellas Verona

Singtel - Singapore Telecommunications melaporkan penurunan 1,7% net profit pada kuartal IV 2015.

New York - Komitmen pinjaman Dell senilai US$10 miliar untuk EMC Corp gagal.

Rio De Janeiro - Ilmuwan Brazil mengatakan bahwa Virus Zika bisa dideteksi dalam 5 jam.

Paris - Majelis Nasional Perancis menyetujui pencopotan warga negara Perancis bagi terdakwa teroris.

Hasil Pertandingan Copa del Rey Spanyol (12/2)

Celta Vigo 2 - 2 Sevilla

Washington - Managing Director IMF Christine Lagarde tampaknya akan kembali memimpin IMF untuk kedua kalinya karena tidak ada saingan.

PBB - Bulgaria secara resmi mencalonkan Irina Bokova, Director General UNESCO untuk kandidat sekjen PBB.

AIG - American International Group Inc. berhasil deal dengan investor Carl Icahn, menominasikan milyarder John Paulson di posisi BOD.

CBS Corp. melaporkan kenaikan laba yang sejalan dengan ekspektasi investor sejalan dengan naiknya network advertising dan penjualan internasional TV yang meningkat.

Jadwal Pertandingan Premier League Inggris (13/2)

19:45 Sunderland vs Manchester United

22:00 AFC Bournemouth vs Stoke City

22:00 Crystal Palace vs Watford

22:00 Everton vs West Bromwich Albion

22:00 Norwich City vs West Ham United

22:00 Swansea City vs Southampton

Asuransi - PT Reasuransi Internasional Indonesia targetkan perolehan premi sebesar Rp4,7 triliun pada tahun ini.

Ekonomi - Menkeu Bambang Brodjonegoro imbau masyarakat tak khawatir dengan utang pemerintah.

Bursa - Jasamarga bukukan laba bersih sebesar Rp1,46 triliun pada 2015 atau tumbuh 3,14% dibandingkan realisasi 2014.

Rupiah - Sore ini (12/2) Rupiah melemah di Rp13.485 per Dollar AS, dibanding dengan posisi pagi tadi di Rp13.471 (Data Reuters).

Jadwal Pertandingan Liga Serie A Italia (13/2)

02:45 Carpi vs Roma

21:00 Empoli vs Frosinone

Bursa - Pagi ini (12/2) IHSG dibuka melemah 18,15 poin (0,38%) ke level 4.757,71.

Minyak - Sore ini (12/2) Pukul 04.00 WIB, West Texas Intermediate (WTI) turun dari 27,70 USD menjadi 27,49 USD per barel. Sementara Brent Crude juga turun dari 31,73 USD menjadi 31,59 USD per barel, dengan perbandingan posisi pagi tadi (Bloomberg).

Tennis - Tersingkir dari St. Petersburg Ladies Trophy oleh Dominika Cibulkova 6-4 , 7-5. Caroline Wozniaki berselisih hebat dengan wasit.

NBA - Warriors sukses cetak 11 kemenangan beruntun usai mengalahkan Suns 112-104.

Jadwal Pertandingan Liga BBVA Spanyol (13/2)

02:30 Sporting Gijon vs Rayo Vallecano

22:00 Real Madrid vs Athletic Bilbao

NBA - Menjelang deadline transfer, Rockets pertimbangkan menjual Dwight Howard.

NBA - Point Guard Houston Rockets, Patrick Beverley harus absen dari NBA All-Star karena cedera.

F1 - Menpora temui perwakilan Manor Racing di Kemenpora(11/2) bahas nasib Rio Haryanto.

Moto GP - Carl Crutchlow berpendapat Honda RC213V mungkin motor yang paling sulit ditunggangi olehnya di Moto GP.

F1 - Pascal Wehrlein jadi pembalap Manor Racing dengan biaya lebih murah dari Rio Haryanto.

Bursa - PT Surya Semesta Internusa Tbk berencana mendirikan perusahaan patungan dengan modal awal Rp1,3 triliun.

Bursa - PT Matahari Putra Prima Tbk tahun ini bakal ekspansi gerai melanjutkan aksi tahun lalu yang condong menggarap kawasan luar Jawa.

Bursa - PT Astra Autoparts Tbk memperbesar kontribusi penjualan produk after market pada 2016 menjadi 50% dari tahun lalu yang sekitar 45%.

Sidoarjo - Jalan raya Porong terendam, kendaraan diarahkan ke jalan arteri. Jalan kereta api tidak dapat dilalui.

Sumbawa, NTB - Banjir lumpuhkan aktivitas masyarakat dan aktivitas bisnis terganggu.

DKI Jakarta - Ahok dikabarkan akan mencopot Walikota Jakbar Dan Jakut kalau tidak sanggup menangani Kalijodo.

The World's Most Optimistic Countries
(% of people who think the world is getting better)

1. China              41%
2. Indonesia        23%
3. Saudi Arabia    16%
4. Thailand          11%
5. UAE                10%
6. Swedia            10%
7. Denmark          8%
8. Norwegia          8%
9. Finlandia           8%
10.Hong Kong       8%

Sumber: YouGov

San Francisco - Yahoo Inc pada Rabu (11/2) mengabarkan akan memecat 107 karyawan, bagian dari program pelepasan 1.500 orang.

Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd  will be the exclusive supplier of mobile processors for Apple Inc's  next iPhones.

Kereta cepat - Kementerian BUMN nyatakan konsesi 50 tahun untuk kereta cepat Jakarta-Bandung setelah pembangunan selesai.

Energi - Bali Clean Energy Forum jaring kontrak proyek energi terbarukan di Indonesia dengan nilai Rp. 47 triliun.

Moto GP - Jadwal Lengkap Seri Musim 2016.

Berikut jadwal resmi MotoGP 2016:

Seri 1: 20 Maret, Qatar. Doha/Losail

Seri 2: 3 April, Argentina, Termas de Rio Hondo

Seri 3: 10 April, AS Texas, Circuit of the Americas

Seri 4: 24 April Spanyol, Jerez de la Frontera

Seri 5: 8 Mei Prancis, Le Mans

Seri 6: 22 Mei Italia, Mugello

Seri 7: 5 Juni Spanyol – Barcelona, Catalunya

Seri 8: 26 Juni Belanda, TT Assen

Seri 9: 17 Juli Jerman, Sachsenring

Seri 10: 14 Agustus Austria, Red Bull Ring

Seri 11: 21 Agustus Republik Cheska, Brno

Seri 12: 4 September Inggris, Silverstone

Seri 13: 11 September Italia - San Marino, Misano

Seri 14: 25 September Spanyol - Aragon, MotorLand Aragon

Seri 15: 16 Oktober Jepang, Motegi

Seri 16: 23 Oktober Australia, Phillip Island

Seri 17: 30 Oktober Malaysia, Sepang

Seri 18: 13 November Spanyol – Valencia, Ricardo Tormo

Time Warner Inc. - Revenue Time Warner Inc., pemilik CNN dan HBO, turun 6% di kuartal IV, karena kurangnya films yang hit serta US$ yang terlalu kuat.

KUR -  Kemenkop dan UKM telah mendapatkan respons dari dua koperasi yang akan mengajukan diri sebagai penyalur KUR.

Perikanan - Menteri Kelautan dan Perikanan siapkan Rp305 miliar bangun sentra bisnis di pulau kecil.

NTB - Kemenpupera alokasikan dana Rp2,1 triliun untuk percepat pembangunan ekonomi di wilayah NTB.

Transportasi - Bangun moda transportasi, Menhub Jonan kumpulkan seluruh gubernur di Indonesia.

Inter Milan - Erick Tohir, pemilik Inter Milan, akan membawa bisnis Inter berekspansi ke China.

Mexico City - laba kuartal IV Grupo Mexico, yang bergerak dalam bidang tambang, rel kereta api dan infrastruktur, jatuh 55% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Seattle - Boeing pada Rabu (10/2) mengatakan akan mengurangi pekerjaan di bagian komersial untuk mengurangi biaya.

Australia's Big Four Banks

1. NAB                            883,301

2. Commonwealth Bank    791,451

3. ANZ                            772,092

4. Westpac                      770,842

 

Sumber: advisoryhq berdasarkan size ($ juta) pada akhir 2014

Seoul - Perusahaan-perusahaan Korea Selatan mulai mempersiapkan menarik diri dari Kaesong pada Kamis (11/2) untuk menghukum Korea Utara.

Mylan NV (Belanda), pembuat obat-obatan umum, akan membeli Meda AB (Swedia) dengan nilai US$9,9 miliar, termasuk hutangnya.

Tokyo - Nomura Holding akan ekspansi ke AS dengan fokus pada merger dan akuisisi.

Ranking Human Development Index Negara-negara ASEAN

1. Singapura        0,901 (rank  9)
2. Brunei              0,852 (rank 30)
3. Malaysia           0,779 (rank 62)
4. Thailand           0,726 (rank 93)
5. Indonesia         0,684 (rank 110)
6. Filipina             0,668 (rank 115)
7. Vietnam           0,666 (rank 116)
8. Kamboja          0,584 (rank 136)
9. Laos                0,575 (rank 141)
10.Myanmar         0,536 (rank 148)