Market Indices

Sembari Menunggu, Bulog Telah Siapkan Direksi Anak Usaha

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

03 Januari 2013 15:32:00 WIB

Rencana Perum Bulog membangun anak usaha sepertinya masih harus bersabar. Perum ini masih harus menunggu ijin usaha anak usahanya ini. Menurut Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso, tidak mudah mendirikan usaha.

"Mudah-mudahan dari Kementerian Hukum dan HAM dapat selesaikan dalam waktu dekat ini. Sekarang masih di Kemenkumham," kata Sutarto.

Meski demikian, nama anak usaha dan direksi telah disiapkan. Menurut Sutarto, telah diajukan dan disetujui Kementerian BUMN. "Nama direksi sudah ada dan sudah diajukan ke Kementerian BUMN dan sudah disetujui oleh Menteri BUMN," jelas Dirut Bulog.

Menurut Sutarto, nama anak usaha Bulog tersebut adalah PT Jasa Prima Logistik. Kepemilikannya mayoritas oleh Bulog, dan pemegang saham lainnya adalah Yapinstra (Yayasan Bina Sejahtera Bulog) dan Koplindo (Koperasi Pegawai Logistik Indonesia).

Anak usaha ini akan bergarak dalam bidang usaha angkutan, survei dan jasa perawatan. Sebelumnya, untuk aktivitas tersebut Bulog mengerjakannya dan dikerjakan oleh pihak
lain.

(hatta@wartaekonomi.com)
Foto: Dok. Bulog

Kabar EkBis

30 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Kadin: Pacu Sektor Jasa untuk Hadapi MEA

30 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Bali Siapkan Gerbangsadu untuk Hadapi MEA

30 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Apindo: Hadapi MEA dengan Standardisasi Mutu Produk

Executive Brief

Citi Indonesia salurkan dana sebesar Rp 10,9 miliar kepada lima lembaga mitra.

OJK: Kebijakan pembatasan suku bunga dana bank tidak akan buat bank kesulitan likuiditas.

OJK jajaki kerja sama dengan Kemendagri untuk lakukan pengawasan lembaga keuangan mikro.

Panin Sekuritas optimis kinerja pada 2014 membukukan hasil positif.

OJK kaji definsi baru untuk keberadaan bank asing di Indonesia.

Bank Mandiri luncurkan layanan mikro terpadu bernama Layanan Mandiri Mikro Sejahtera.

OJK akan terus dorong layanan jasa keuangan mikro terpadu.

Firmanzah prediksi pada satu tahun ke depan perekonomian Indonesia alami sejumlah tantangan.

Bank Mandiri targetkan penurunan tingkat kredit bermasalah.

KPPU antisipasi potensi terjadinya tindakan kartel dalam penurunan suku bunga deposito.

Menkeu: APBN 2015 disusun penuh kehati-hatian untuk hadapi potensi risiko perekonomian global.

Bank QNB Kesawan komitmen dukung perkembangan sektor perbankan dan keuangan Indonesia.

Sharif Sutardjo ajak dunia internasional berikan perhatian terhadap sumber daya kelautan.

Hipmi sarankan pelaku UKM di Riau buat kemasan produk yang bagus.

ADB setujui program pinjaman 400 juta dolar AS untuk bantu Indonesia perbaiki iklim investasi.

ASEAN diminta untuk belajar dari kegagalan Masyarakat Ekonomi Eropa yang terapkan euro.

Dinar dan dirham dinilai paling ideal untuk menjadi mata uang tunggal ASEAN.

Perbanas: Konsolidasi perbankan akan mampu hasilkan bank yang lebih kuat.

Garuda Indonesia hapus airport tax mulai bulan Oktober 2014.

Kemendag buka peluang usaha bagi TKI di Taiwan.

Entertainment & Life Style

29 September 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Sering Bayangkan 10 Fantasi Seks Ini

29 September 2014 - Olahraga

Benitez Lega Napoli Mampu Kalahkan Sassuolo

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Hati-hati! Tidur dengan Lampu Terang Bisa Berdampak Serius bagi Kesehatan

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Inilah Tiga Hal yang Disembunyikan Wanita Terkait Seks