Market Indices

Perburuhan: Menjaga Keseimbangan Upah dan Produktivitas (Bagian II)

Rubrik Ekonomi Bisnis

19 Januari 2013 13:01:00 WIB

Upah minimum telah ditetapkan, tapi perdebatan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah masih berlangsung. Dalam salah satu rekomendasinya untuk menghadapi tantangan dan risiko tahun 2013, Komite Ekonomi Nasional (KEN) mengatakan pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap permasalahan ketenagakerjaan secara komprehensif dan mengambil inisiatif untuk menjembatani kebuntuan perundingan mengenai ketenagakerjaan. Menurut KEN, hampir setiap negara yang mengalami transformasi ekonomi yang cepat akan selalu mengalami persoalan ketenagakerjaan.

Selama Indonesia berada dalam proses transformasi ini, lanjut KEN, Indonesia akan terus menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan pasar tenaga kerja. Keseimbangan ini harus dapat dijaga dari waktu ke waktu dengan memastikan keselarasan kenaikan upah tenaga kerja dan perbaikan produktivitas tenaga kerja. Maksudnya, jika upah tenaga kerja naik terlalu cepat melebihi kenaikan produktivitas, maka itu akan menyebabkan pengembangan usaha dan penyerapan tenaga kerja di tahap selanjutnya akan terbatas. Namun, di sisi lain, dunia usaha juga perlu menaikkan upah agar kesejahteraan pekerja naik dan menaikkan semangat dan produktivitas bekerja.

Dalam survei Daya Saing Ekonomi (Global Competitiveness Index) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF), untuk tahun 2012–2013 peringkat daya saing Indonesia berada pada posisi ke-50, menurun dua tingkat dari posisi ke-46 pada periode sebelumnya. Dibanding negara-negara tetangga, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mengalami penurunan peringkat secara konsisten dalam tiga tahun terakhir. Dalam hal ini, faktor efisiensi pasar tenaga kerja Indonesia yang mengalami penurunan paling tajam, turun 24 tingkat (ke posisi ke-120 dari 144 negara, sementara Malaysia di peringkat ke-24) dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor tenaga kerja merupakan faktor daya saing Indonesia yang paling buruk di antara faktor-faktor lainnya.

Padahal, masalah ketenagakerjaan memiliki kaitan dengan potensi ekonomi Indonesia. Salah satu jantung dari realisasi potensi ekonomi ada pada produktivitas buruh. Dalam laporan terbaru McKinsey Global Institute (MGI), dikatakan bahwa Indonesia akan mencapai posisi pertumbuhan tinggi dengan syarat terjadi peningkatan produktivitas buruh. Dengan tingkat produktivitas pekerja pada level sekarang ini, hingga 2030 Indonesia hanya akan mampu tumbuh sekitar 5%–6% per tahun. Namun, jika ada peningkatan produktivitas pekerja, pertumbuhan bisa didorong hingga paling kurang 7% sampai 2030 nanti.

Menurut perhitungan MGI, diperlukan peningkatan sebesar 60% produktivitas buruh dari level yang telah terjadi selama 10 tahun terakhir untuk pertumbuhan ekonomi minimal 7% hingga 2030. Apalagi, laporan OECD menyebutkan kontribusi tenaga kerja Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih sekitar US$6.000, sementara Malaysia telah sebesar US$14.000.

 

Perbaikan Menyeluruh

KEN menyarankan agar pemerintah seyogianya tidak hanya membantu pekerja pemula minim pengalaman yang baru masuk ke pasar kerja dengan upah minimum, tetapi juga harus mencakup seluruh kelompok pekerja.

KEN pun menilai perlindungan regulasi yang seharusnya diberikan oleh pemerintah bukanlah upah minimum semata, tetapi juga mengatur seluruh elemen hubungan industrial, seperti masalah aturan mengenai kesepakatan kerja, jaminan sosial, cuti dan libur, tenaga kontrak, dan sebagainya. Perbaikan seyogianya dilakukan dengan memerhatikan elemen-elemen tersebut secara menyeluruh. KEN menegaskan peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia tidak hanya bergantung pada peningkatan upah minimum dari tahun ke tahun.

 

Fadjar Adrianto

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No 26/2012

Foto: trust

Editor: Hatta

Recomended Reading

Executive Brief

Hasil Pertandingan Piala KNVB Beker Belanda

De Graafschap 2 - 4 FC Twente

AZ Alkmaar 2 - 1 NEC Nijmegen

FC Groningen 3 - 0 FC Volendam

Hasil Pertandingan Liga Eredivisie Belanda

PSV Eindhoven 4 - 3 Feyenoord

Hasil Pertandingan Piala League Prancis

Lorient 0 - 1 Saint Etienne

Ajaccio 1 - 3 Paris Saint Germain

Arles-Avignon 0 - 2 Guingamp

Lille* 1 - 1 Bordeaux

Lyon 1 - 1 Monaco*

Rennes 1 - 0 Creteil

*Menang Adu Penalti

Hasil Pertandingan Bundesliga Jerman

Borussia Dortmund 2 - 2 Wolfsburg

Borussia Moenchengladbach 4 - 1 Werder Bremen

Eintracht Frankfurt 4 - 4 Hertha Berlin

Hoffenheim 0 - 1 Bayer Leverkusen

Paderborn 1 - 2 Schalke 04

Hasil Pertandingan Piala Copa del Rey Spanyol

Eibar 1 - 2 Getafe

Espanyol 1 - 0 Alaves

Levante 0 - 0 Albacete

Cordoba 1 - 1 Granada

Real Sociedad 2 - 0 Real Oviedo

Villarreal 3 - 0 Cadiz

Hasil Pertandingan Piala Capital One Inggris

AFC Bournemouth 1 - 3 Liverpool

Tottenham Hotspur 4 - 0 Newcastle United

Kemendikbud luncurkan ruang publik terkait Kurikulum 2013 di situs www.kemdikbud.go.id.

Kemendikbud luncurkan ruang publik terkait Kurikulum 2013 melalui SMS khusus 1771.

Mandiri Sekuritas proyeksikan IHSG pada akhir 2014 berada di level 5.350 poin.

Dishub DKI katakan uji coba pelarangan sepeda motor pada hari pertama berjalan baik. 

Electronic City buka toko ke-67 di wilayah Ujung Menteng, Jakarta Timur.

Hasil Pertandingan Laga Pertama Final Piala AFF Suzuki

Thailand 2 - 0 Malaysia

TNI AD akan tambah 17 pos baru sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan.

Telkom alokasikan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk bangun infrastruktur jaringan.

Entertainment

18 Desember 2014 - Olahraga

Nyalla Nilai Kemenpora Salah Langkah

18 Desember 2014 - Olahraga

Thailand Unggul Dua Gol di Final Piala AFF

18 Desember 2014 - Olahraga

Timnas U-23 Berpeluang Turun di Marahalim Cup

18 Desember 2014 - Olahraga

Xavi Akan Puas Jika Dapat Menyamai Guardiola