Market Indices

CA akan Gelar CA Solution Day 2013 di Jakarta

Rubrik Ekonomi Bisnis

28 Januari 2013 19:01:00 WIB

CA Technologies (NASDAQ: CA) hari ini mengumumkan bahwa CA Solution Day 2013 akan dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2013 di Ballroom Sultan Hotel, Jakarta. Dengan tema “Delivering Innovative Business Services with Speed and Agility” (Memberikan Layanan Bisnis Inovatif dengan Kecepatan dan Ketangkasan), konferensi ini bertujuan untuk membantu para profesional TI mengoptimalkan manajamen lingkungan TI mereka. Acara ini juga memungkinkan industri TI Indonesia untuk dapat menyamai pertumbuhan bisnis dengan mulus dan bergerak dari mengelola TI menjadi penggerak dalam inovasi.
 
CA Solution Day 2013 diharapkan dapat mempertemukan lebih dari 150 pemimpin manajemen TI di Indonesia untuk mengetahui bagaimana TI dapat digunakan agar tumbuh sejalan dengan kecepatan bisnis dalam menghadapi tantangan “new normal” - yang meliputi mobile, sosial, cloud, pasar baru, dan model pengiriman baru.

Peserta akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan solusi inovasi bisnis terbaru, mempelajari penerapan terbaik dari para rekan serta mitra sesama industri TI, dan mendengar tentang tren teknologi serta terobosan terbaru dari pemimpin industri dalam teknologi satu hari ini.

"Fokus CA Solution Day 2013 adalah untuk berinteraksi dan bertukar wawasan dengan pelanggan setia kami dan mitra di Indonesia," ungkap Victor Cheng, Vice President, Asia South, CA Technologies, dalam rilisnya, Senin (28/1).

Cheng menyatakan komitmennya untuk terus berkembang dan melalui acara ini, pihaknya berharap untuk dapat berbagi visi dalam memungkinkan Inovasi Layanan Bisnis dengan para eksekutif dan manajer TI.

Sementara itu, Aswil Nazir, Managing Director, PT CA Solusi Teknologi, sebagai Country Representative Partner (CRP) CA Technologies di Indonesia, mengungkapkan pentingnya inovasi bisnis berbasis TI.

“Inovasi bisnis berbasis TI dibutuhkan agar dapat sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang pesat di Indonesia. Kami ingin mengkomunikasikan bagaimana lanskap global telah berubah, “ ungkap Aswil.

Dalam acara ini, CA Technologies akan memberikan penjelasan mengenai strategi Business Service Innovation (BSI) perusahaan, serta gambaran secara detil yang memungkinkan organisasi untuk membuat perubahan yang penting dari mengelola dan memelihara TI, hingga mengendalikan inovasi yang sebenarnya dan pertumbuhan dengan percepatan, perubahan dan keamanan dalam TI.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. CA

Editor: cipto

Recomended Reading

Executive Brief

Mentan Amran tegaskan tak ada beras plastik yang beredar di Indonesia.

Jokowi minta Tiongkok percepat implementasi proyek kerja sama dengan Indonesia.

BTN dapat pinjaman Rp 1,5 triliun dari SMF guna dukung program sejuta rumah.

DBS prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2015 capai 5,1 persen.

DBS: Pertumbuhan ekonomi Indonesia terhambat oleh penurunan harga komoditas.

Bank BJB siap salurkan Rp 1,3 triliun biayai pembangunan pabrik Semen Baturaja.

Bank BJB siap salurkan Rp 1,3 triliun biayai pembangunan pabrik Semen Baturaja.

Adira Insurance sasar masyarakat yang bukan nasabah bank untuk miliki polis asuransi.

DBS: Cadangan devisa Indonesia perlu diperluas untuk antisipasi risiko arus modal keluar.

Sambut Ramadhan, Mercedes-Benz Beri Penawaran Khusus

Mentan menyatakan Perbaikan Jaringan Irigasi Baru 32%

Garuda Siapkan 1,61 Juta Kursi untuk Mudik Lebaran

Menko Sofyan Bentuk Grup untuk Percepatan Pembangunan infrastruktur

Menkopolhukam mengatakan Jokowi Janji Terus Pantau Pembangunan Papua

Mentan Mengungkapkan Serapan Anggaran Kementan Baru 16,93%

Askopindo dukung upaya pemerintah untuk data dan tertibkan koperasi.

Telkomsel Branch Jayapura berencana tambah 13 unit BTS di Jayapura.

Angkasa Pura II tingkatkan kapasitas apron di Bandara Soekarno-Hatta.

Tsuneishi Ship Building siap tanamkan modal 40 juta dolar AS di Indonesia.

Wamenkeu: Calon Dirjen Bea dan Cukai harus lugas dan tegas.

ADB bidik pengembangan bisnis inklusif di Indonesia.

Jokowi meminta agar proses pembangunan infrastruktur disederhanakan dan dipercepat.

Samudera Indonesia dorong anak usaha lakukan IPO di BEI.

Bappenas: Perlu payung hukum agar proyek infrastruktur dapat cepat dikerjakan.