Market Indices

Pariwisata Dongkrak Investasi Sulsel

Oleh Cipto - Rubrik Daerah

29 Januari 2013 14:01:00 WIB

Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Selatan menlaporkan, minat investor  untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan sejauh ini diakui cukup tinggi. Tahun 2013 ini sektor pariwisata diharapkan akan mampu mendorong peningkatan nilai investasi Sulsel. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Promosi BKPMD Sulsel, Sukarniaty Kondolele Selasa, 15 Januari 2012.

Sukarniaty menambahkan sejumlah investor yang berminat mengelola sektor pariwisata sejauh ini, diantaranya Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Arab Saudi serta sejumlah negara di kawasan Eropa lainnya. Oleh karena itu, akan diinventarisir beberapa objek wisata yang dapat dikerjasamakan, terutama pariwisata pada wilayah kepulauan.

Terkait realisasi investasi di Sulsel sepanjang 2012 lalu, ungkapnya, pihak BKPMD sulsel mengaku sampai saat ini masih menunggu penyusunan laporan kegiatan BKPM Pusat. Meski begitu, BKPMD Sulsel mengaku optimis bahwa nilai investasi bisa lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2011 lalu.

Data sementara menyebutkan, penanaman modal asing yang masuk wilayah SUlsel hingga triwulan ketiga telah mencapai 447 juta US Dollar. Sedangkan penanaman modal dalam negeri, realisasinya baru sekitar Rp 2 triliun lebih.

Untuk tahun 2013 ini, BKPMD Sulsel berupaya melakukan peningkatan nilai investasi dengan menindaklanjuti penjajakan oleh sejumlah investor, baik asing maupun dalam negeri. Ini supaya bisa mempercepat realisasinya. Khususnya pada pembangunan sejumlah industri pengolahan diantaranya marmer, kakao, rumput laut serta pengolahan gas alam Sengkang.

Sumber: Sulsel.go.id
Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)

Recomended Reading

Executive Brief

Bank Mandiri luncurkan layanan mikro terpadu bernama Layanan Mandiri Mikro Sejahtera.

OJK akan terus dorong layanan jasa keuangan mikro terpadu.

Firmanzah prediksi pada satu tahun ke depan perekonomian Indonesia alami sejumlah tantangan.

Bank Mandiri targetkan penurunan tingkat kredit bermasalah.

KPPU antisipasi potensi terjadinya tindakan kartel dalam penurunan suku bunga deposito.

Menkeu: APBN 2015 disusun penuh kehati-hatian untuk hadapi potensi risiko perekonomian global.

Bank QNB Kesawan komitmen dukung perkembangan sektor perbankan dan keuangan Indonesia.

Sharif Sutardjo ajak dunia internasional berikan perhatian terhadap sumber daya kelautan.

Hipmi sarankan pelaku UKM di Riau buat kemasan produk yang bagus.

ADB setujui program pinjaman 400 juta dolar AS untuk bantu Indonesia perbaiki iklim investasi.

ASEAN diminta untuk belajar dari kegagalan Masyarakat Ekonomi Eropa yang terapkan euro.

Dinar dan dirham dinilai paling ideal untuk menjadi mata uang tunggal ASEAN.

Perbanas: Konsolidasi perbankan akan mampu hasilkan bank yang lebih kuat.

Garuda Indonesia hapus airport tax mulai bulan Oktober 2014.

Kemendag buka peluang usaha bagi TKI di Taiwan.

Entertainment & Life Style

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Hati-hati! Tidur dengan Lampu Terang Bisa Berdampak Serius bagi Kesehatan

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Inilah Tiga Hal yang Disembunyikan Wanita Terkait Seks