Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Antraks - YLKI minta pemerintah cepat tangani dugaan kasus virus antraks di Kabupaten Kulon Progo.
  • Bulog - Bulog Cianjur pasok kebutuhan pokok untuk progam e-warong Kota Sukabumi.
  • Anthraks - Wakil Ketua Komisi IX DPR Partaonan Daulay minta pemerintah serius sikap dugaan virus anthraks di Kulon Progo.
  • Vietnam - Kepolisian Vietnam tahan seorang warga karena sebar informasi yang diduga berisi propaganda antipemerintah.
  • Australia Open - Federer melaju ke perempat final Australia Open usai menang atas Nishikori 6-7 (4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3.
  • Rod Laver -  Juara bertahan Australia Open Angelique Kerber harus tersingkir di babak keempat usai kalah 2-6 dan 3-6 dari petenis AS Coco Vandeweghe
  • Agrikultur - Nelayan cantrang masih menunggu kepastian untuk tetap dapat melaut sembari mengurus peralihan alat penangkap ikan.

Indonesia Krisis Kepemimpinan

Foto Berita Indonesia Krisis Kepemimpinan

Tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah ternyata masih rendah walaupun telah mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hal ini terungkap dari pemaparan hasil riset Edelman Trust Barometer 2013 di Mercantile Athletic Club WTC, Jakarta (31/1).

Riset ini melibatkan lebih dari 31.000 responden dari 26 negara, termasuk 1.200 masyarakat Indonesia untuk mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap empat institusi dalam suatu negara diantaranya pemerintah, media, institusi bisnis, dan lembaga swadaya masyarakat atau NGO pada 16 Oktober sampai 28 November 2012. Hasilnya adalah insitusi bisnis dan media menjadi lembaga yang paling dipercaya di Indonesia, sedangkan institusi pemerintah dan LSM menjadi lembaga yang paling tidak dipercaya oleh publik di Indonesia.

Brand & Corporate Strategist Edelman Indonesia Henry Manampiring mengatakan bahwa pemerintah memiliki tantangan yang berat dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Kepercayaan masyarakat Indonesia kepada pemerintah hanya sebesar 47%, setara dengan rata-rata global sebesar 48%. Meskipun masih rendah, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 40%.

Berdasarkan riset ini, terdapat dua faktor utama yang menjadi alasan mengapa publik tidak percaya kepada pemerintah. Faktor utamanya adalah tingginya persepsi korupsi publik di lembaga-lembaga pemerintahan yang mencapai 54% dan faktor inkompetensi pejabat pemerintah sebesar 22%.

Sementara itu media dan institusi menjadi institusi yang paling dipercaya di Indonesia dengan persentase sebesar 77% dan 74% secara berurutan, jauh lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 57% dan 58%. Tingginya tingkat kepercayaan kepada media dan institusi bisnis menunjukkan keyakinan masyarakat akan perekonomian dan demokrasi Indonesia yang kuat.

Happy Fajrian (happy@wartaekonomi.com)

Foto ilustrasi: Ist.

Penulis: Happy Fajrian

Editor: Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5254.311 -44.637 539
2 Agriculture 1894.581 -24.228 21
3 Mining 1381.906 -15.398 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.376 -3.276 66
5 Miscellanous Industry 1329.269 -22.152 42
6 Consumer Goods 2332.767 -12.449 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.596 -1.551 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.623 -27.356 56
9 Finance 800.382 -5.744 89
10 Trade & Service 857.727 3.453 122
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 PLIN 3,640 4,550 910 25.00
3 NAGA 175 218 43 24.57
4 SKLT 795 925 130 16.35
5 PTSN 66 76 10 15.15
6 WOMF 197 226 29 14.72
7 BRMS 78 89 11 14.10
8 NIKL 3,010 3,400 390 12.96
9 UNSP 50 56 6 12.00
10 IKAI 82 90 8 9.76
No Code Prev Close Change %
1 INCF 480 390 -90 -18.75
2 UNIC 2,720 2,230 -490 -18.01
3 WAPO 67 57 -10 -14.93
4 TBMS 785 680 -105 -13.38
5 ARTA 282 246 -36 -12.77
6 PGLI 61 54 -7 -11.48
7 AHAP 196 174 -22 -11.22
8 POLY 75 67 -8 -10.67
9 PLAS 228 206 -22 -9.65
10 MGNA 121 110 -11 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 UNSP 50 56 6 12.00
3 BRMS 78 89 11 14.10
4 ENRG 50 50 0 0.00
5 TLKM 3,970 3,830 -140 -3.53
6 SRIL 252 250 -2 -0.79
7 PBRX 440 442 2 0.45
8 ADRO 1,730 1,730 0 0.00
9 KREN 438 446 8 1.83
10 BHIT 136 142 6 4.41