Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Antraks - YLKI minta pemerintah cepat tangani dugaan kasus virus antraks di Kabupaten Kulon Progo.
  • Bulog - Bulog Cianjur pasok kebutuhan pokok untuk progam e-warong Kota Sukabumi.
  • Anthraks - Wakil Ketua Komisi IX DPR Partaonan Daulay minta pemerintah serius sikap dugaan virus anthraks di Kulon Progo.
  • Vietnam - Kepolisian Vietnam tahan seorang warga karena sebar informasi yang diduga berisi propaganda antipemerintah.
  • Australia Open - Federer melaju ke perempat final Australia Open usai menang atas Nishikori 6-7 (4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3.
  • Rod Laver -  Juara bertahan Australia Open Angelique Kerber harus tersingkir di babak keempat usai kalah 2-6 dan 3-6 dari petenis AS Coco Vandeweghe
  • Agrikultur - Nelayan cantrang masih menunggu kepastian untuk tetap dapat melaut sembari mengurus peralihan alat penangkap ikan.

Tim Kurator Umumkan Prosedur Refund Tiket Batavia Hari Ini

Foto Berita Tim Kurator Umumkan Prosedur Refund Tiket Batavia Hari Ini

Tim kurator PT Metro Batavia (Batavia Air) yang ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Jakarta, akan mengumumkan prosedur refund atau penukaran tiket di media nasional pada hari ini, Senin (4/2).

"Bagaimana proses atau prosedur refund tiket Batavia Air bagi yang ingin menukarkan dengan uang akan kita umumkan di media nasional, Senin besok (hari ini)," kata kurator Thurman Panggabean yang dihubungi melalui telepon, seperti dikutip website resmi Kemenhub, Minggu (3/2) sore.

Untuk itu, eks calon penumpang Batavia Air yang belum sempat melakukan penerbangan diminta untuk memegang tiket resmi sebagai bukti klaim, dan tentunya menyiapkan kartu tanda pengenal yang namanya seusai dengan nama yang tertera di tiket. Untuk yang diwakili tetap harus tetap memegang kartu pengenal yang bersangkutan, atau menggunakan surat kuasa.

Nanti akan diumumkan, dimana saja refund tiket bisa dilakukan, kapan waktu penukaran tiket dapat dilakukan dan bagaimana prosedurnya. "Tolong jangan tanya kapan pembayaran dan penggantian uang, karena tim kurator bekerja untuk melakukan penghitungan aset Batavia," jelasnya.

Meski belum ada kepastian mengenai kapannya, namun tim kurator akan bekerja secepat mungkin sehingga persoalan refund ini juga bisa cepat diselesaikan.

"Kami harap masyarakat pemegang tiket menyimpan tiket resmi sebagai bukti klaim sampai secara umum akan resmi mengumumkan proses pengembalian. Namun kami tidak bisa menjanjikan penggantian uang cash atau penerbangan karena kami bekerja diatur UU kepailitan," kata Thurman.

Diakui, bahwa untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Batavia Air ini tidak akan selesai dalam waktu singkat. Tapi pihak kurator akan bekerja secara sistematis dan profesional. Oleh karenanya, Thurman minta para calon penumpang eks Batavia Air bersabar, tidak terpancing situasi kepanikan, dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Sementara itu juru bicara  Batavia Air Elly Simanjuntak, mengatakan bahwa seluruh mekasime pengembalian tiket Batavia kepada calon penumpang telah diserahkan sepenuhnya kepada kurator. “Semua bentuk refund sudah ditangani kurator,” kata Elly yang dihubungi secara terpisah.

Meski demikian, Elly mengatakan, Batavia tetap memberikan informasi seputar proses pengembalian tiket kepada calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket pesawat. Tapi bagi mereka yang akan tetap melanjutkan perjalanan bisa menggunakan maskapai penerbangan lain yang telah ditunjuk oleh pemerintah dalama hal ini Citilink Indonesia, Mandala dan Travel Express.

Baik Batavia Air maupun kurator nantinya akan mengumumkan iklan rute-rute mana saja yang akan di-tackle oleh maskapai Citilink, Mandala dan Travel Express. Juga disampaikan bagaimana bila calon penumpang memilih untuk dikembalikan uangnya saja.

Sementara itu Direktur Angkutan Udara Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo mengatakan, pemerintah akan tetap mengawasi prosedur refund. "Jangan sampai penumpang yang sudah memiliki tiket dan batal melakukan penerbangan, kembali dirugikan karena ternyata tidak di refund," katanya.

Sependapat dengan Thurman, mengingat proses penyelesaian pailit ini cukup menyita waktu, Djoko minta agar pemegang tiket tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. "Pemerintah akan tetap mengawal proses ini," tegasnya.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. Batavia

Penulis/Editor: Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5254.311 -44.637 539
2 Agriculture 1894.581 -24.228 21
3 Mining 1381.906 -15.398 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.376 -3.276 66
5 Miscellanous Industry 1329.269 -22.152 42
6 Consumer Goods 2332.767 -12.449 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.596 -1.551 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.623 -27.356 56
9 Finance 800.382 -5.744 89
10 Trade & Service 857.727 3.453 122
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 PLIN 3,640 4,550 910 25.00
3 NAGA 175 218 43 24.57
4 SKLT 795 925 130 16.35
5 PTSN 66 76 10 15.15
6 WOMF 197 226 29 14.72
7 BRMS 78 89 11 14.10
8 NIKL 3,010 3,400 390 12.96
9 UNSP 50 56 6 12.00
10 IKAI 82 90 8 9.76
No Code Prev Close Change %
1 INCF 480 390 -90 -18.75
2 UNIC 2,720 2,230 -490 -18.01
3 WAPO 67 57 -10 -14.93
4 TBMS 785 680 -105 -13.38
5 ARTA 282 246 -36 -12.77
6 PGLI 61 54 -7 -11.48
7 AHAP 196 174 -22 -11.22
8 POLY 75 67 -8 -10.67
9 PLAS 228 206 -22 -9.65
10 MGNA 121 110 -11 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 UNSP 50 56 6 12.00
3 BRMS 78 89 11 14.10
4 ENRG 50 50 0 0.00
5 TLKM 3,970 3,830 -140 -3.53
6 SRIL 252 250 -2 -0.79
7 PBRX 440 442 2 0.45
8 ADRO 1,730 1,730 0 0.00
9 KREN 438 446 8 1.83
10 BHIT 136 142 6 4.41