Market Indices

Tim Kurator Umumkan Prosedur Refund Tiket Batavia Hari Ini

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

04 Februari 2013 11:02:00 WIB

Tim kurator PT Metro Batavia (Batavia Air) yang ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Jakarta, akan mengumumkan prosedur refund atau penukaran tiket di media nasional pada hari ini, Senin (4/2).

"Bagaimana proses atau prosedur refund tiket Batavia Air bagi yang ingin menukarkan dengan uang akan kita umumkan di media nasional, Senin besok (hari ini)," kata kurator Thurman Panggabean yang dihubungi melalui telepon, seperti dikutip website resmi Kemenhub, Minggu (3/2) sore.

Untuk itu, eks calon penumpang Batavia Air yang belum sempat melakukan penerbangan diminta untuk memegang tiket resmi sebagai bukti klaim, dan tentunya menyiapkan kartu tanda pengenal yang namanya seusai dengan nama yang tertera di tiket. Untuk yang diwakili tetap harus tetap memegang kartu pengenal yang bersangkutan, atau menggunakan surat kuasa.

Nanti akan diumumkan, dimana saja refund tiket bisa dilakukan, kapan waktu penukaran tiket dapat dilakukan dan bagaimana prosedurnya. "Tolong jangan tanya kapan pembayaran dan penggantian uang, karena tim kurator bekerja untuk melakukan penghitungan aset Batavia," jelasnya.

Meski belum ada kepastian mengenai kapannya, namun tim kurator akan bekerja secepat mungkin sehingga persoalan refund ini juga bisa cepat diselesaikan.

"Kami harap masyarakat pemegang tiket menyimpan tiket resmi sebagai bukti klaim sampai secara umum akan resmi mengumumkan proses pengembalian. Namun kami tidak bisa menjanjikan penggantian uang cash atau penerbangan karena kami bekerja diatur UU kepailitan," kata Thurman.

Diakui, bahwa untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Batavia Air ini tidak akan selesai dalam waktu singkat. Tapi pihak kurator akan bekerja secara sistematis dan profesional. Oleh karenanya, Thurman minta para calon penumpang eks Batavia Air bersabar, tidak terpancing situasi kepanikan, dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Sementara itu juru bicara  Batavia Air Elly Simanjuntak, mengatakan bahwa seluruh mekasime pengembalian tiket Batavia kepada calon penumpang telah diserahkan sepenuhnya kepada kurator. “Semua bentuk refund sudah ditangani kurator,” kata Elly yang dihubungi secara terpisah.

Meski demikian, Elly mengatakan, Batavia tetap memberikan informasi seputar proses pengembalian tiket kepada calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket pesawat. Tapi bagi mereka yang akan tetap melanjutkan perjalanan bisa menggunakan maskapai penerbangan lain yang telah ditunjuk oleh pemerintah dalama hal ini Citilink Indonesia, Mandala dan Travel Express.

Baik Batavia Air maupun kurator nantinya akan mengumumkan iklan rute-rute mana saja yang akan di-tackle oleh maskapai Citilink, Mandala dan Travel Express. Juga disampaikan bagaimana bila calon penumpang memilih untuk dikembalikan uangnya saja.

Sementara itu Direktur Angkutan Udara Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo mengatakan, pemerintah akan tetap mengawasi prosedur refund. "Jangan sampai penumpang yang sudah memiliki tiket dan batal melakukan penerbangan, kembali dirugikan karena ternyata tidak di refund," katanya.

Sependapat dengan Thurman, mengingat proses penyelesaian pailit ini cukup menyita waktu, Djoko minta agar pemegang tiket tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. "Pemerintah akan tetap mengawal proses ini," tegasnya.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. Batavia

Recomended Reading

Berita Terkini

Jum'at, 18/04/2014 09:58 WIB

Kiper Everton Howard Perpanjang Kontrak

Jum'at, 18/04/2014 09:37 WIB

Atletico Menuju Gelar Liga

Jum'at, 18/04/2014 09:00 WIB

Pakaian Produk Bali Raup Devisa US$ 6,36 Juta

Jum'at, 18/04/2014 08:35 WIB

Krisis Ukraina Sebabkan Nilai Dolar dan Euro Datar

Jum'at, 18/04/2014 08:04 WIB

Mau Ukur Konten Marketing? LinkedIn Sediakan Content Marketing Score

Executive Brief

Putin: Saya berharap tidak gunakan kekuatan militer di Ukraina Timur.

Indonesia Property Watch: Alasan akuisisi BTN mengada-ada.

Pemerintah timbang pengurangan kewajiban bea keluar tambang mineral.

KKP akui kemampuan awasi pencurian ikan di perairan RI terbatas.

Dahlan minta Freeport setor dividen interim.

BPS cegah korupsi dengan Program Pengendalian Gratifikasi.

OJK kaji mekanisme akuisisi Bank Mandiri atas BTN.

BPS pastikan harga komoditas dalam negeri terkendali.

LPS akan likuidasi Tugu Kencana di Sukoharjo.

PT Phapros akan lakukan IPO pada tahun 2015.

Kamis (17/4) sore, IHSG naik ke level 4.897.

Rupiah menguat ke angka Rp 11.423 pada Kamis (17/4) sore.

Dahlan: Akuisisi BTN, Bank Mandiri akan kalahkan Bank Malaysia.

Standard Chartered: Harga BBM bersubsidi harus naik.

Unjuk rasa anti-Piala Dunia terus berlanjut di Brasil.

Indo Premier luncurkan supermarket reksa dana daring, Rabu (16/4).

KPU: Jadwal pendaftaran capres dan cawapres tanggal 18-20 Mei 2014.

Syarief Hasan: Demokrat tetap lanjutkan konvensi dan ajukan capres.

OJK: Tingkat melek keuangan masyarakat Indonesia sangat rendah.

KKP: Indonesia belum manfaatkan potensi budidaya laut.

Entertainment & Life Style

17 April 2014 - Entertainment & Life Style

SpeedUp SmartWatch, Canggih dan Terjangkau

17 April 2014 - Olahraga

Unjuk Rasa Anti-Piala Dunia Berlanjut