Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Freeport - Kejaksaan Agung siap membantu Indonesia tempuh jalur internasional jika perundingan antara dengan Freeport gagal.
  • Nasional - RRI: Konser Kebangsaan promosikan persatuan dalam keberagaman.
  • Perikanan - Menteri Susi Pudjiastuti berkomitmen menangani dampak sampah plastik di wilayah pesisir dan laut.
  • Cabai - Wagub Jatim Saifullah katakan cabai merah kering impor asal Tiongkok dan India tidak berbahaya.
  • Freeport - Menteri Luhut Katakan Presiden Jokowi telah menyiapkan opsi penyelesaian kisruh perubahan status kontrak Freeport.
  • Pacuan Kuda - Ahok menargetkan pembangunan arena pacuan kuda di Pulomas, Jakarta Timur, rampung pada November 2017.

Kondisi Bisnis Indonesia Triwulan I 2013 Diprediksi Turun

Foto Berita Kondisi Bisnis Indonesia Triwulan I 2013 Diprediksi Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan I-2013 sebesar 104,44 artinya secara umum kondisi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan akan meningkat dibandingkan triwulan IV-2012. Akan tetapi, tingkat optimisme pelaku bisnis di Indonesia dalam melihat potensi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan lebih rendah dibandingkan triwulan IV-2012 (nilai ITB sebesar 105,29). Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS, Suryamin dalam acara Press Release BPS (5/2).

Menurut Suryamin, walaupun masih terjadi cuaca buruk pada beberapa bulan ini dan masih belum pulih krisis global tetapi kondisi bisnis Indonesia tetap masih optimis. Dilihat dari variabel pembentuknya, kondisi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan akan meningkat disebabkan adanya peningkatan order dalam negeri dengan nilai ITB sebesar 104,86. “Selain itu, terjadi juga peningkatan harga jual produk dalam negeri (dengan nilai indeks sebesar 104,51) serta  meningkatnya order barang input (nilai ITB sebesar 103,22)”ujar Suryamin.

Akan tetapi, ungkap Suryamin, order dari luar negeri masih dalam variabel pembentuk indeks tendensi bisnis dalam kondisi relatif stagnan (nilai indeks sebesar 100,07). “Hal ini masih belum pulih krisis global di beberapa negara” jelas Suryamin.
Sementara itu, Suryamin menambahkan peningkatan tertinggi untuk order dari dalam negeri diperkirakan terjadi pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan (nilai indeks sebesar 117,39) sebaliknya penurunan terjadi pada sektor industri pengolahan (nilai indeks sebesar 99,08). “Hal ini disebabkan sektor pertanian akan mulai masa panen pada bulan-bulan ini sehingga order produk sektor tersebut mengalami peningkatan” ujar Suryamin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkiraan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) menurut sektor pada triwulan I tahun 2013 antara lain :

 No                              Sektor                                       Perkiraan ITB Triwulan I-2013   
  1 Sektor pengangkutan dan komunikasi   105,71
  2 Sektor perdagangan, hotel dan restoran   102,55
  3 Sektor konstruksi    104,40
  4 Sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan 104,55
  5 Sektor listrik, gas dan air bersih 103,38
  6 Sektor industri pengolahan 101,55
  7 Sektor jasa-jasa 105,20
  8 Sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan

110,98

  9 Sektor pertambangan dan penggalian 

101,65

  Indeks Tendensi Bisnis  104,44

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS)

Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)

Foto: Alnisa

Penulis: Alnisa Septya Ratu

Editor: Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51