Market Indices

Kondisi Bisnis Indonesia Triwulan I 2013 Diprediksi Turun

Oleh Cipto - Rubrik Nasional

06 Februari 2013 16:02:00 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan I-2013 sebesar 104,44 artinya secara umum kondisi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan akan meningkat dibandingkan triwulan IV-2012. Akan tetapi, tingkat optimisme pelaku bisnis di Indonesia dalam melihat potensi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan lebih rendah dibandingkan triwulan IV-2012 (nilai ITB sebesar 105,29). Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS, Suryamin dalam acara Press Release BPS (5/2).

Menurut Suryamin, walaupun masih terjadi cuaca buruk pada beberapa bulan ini dan masih belum pulih krisis global tetapi kondisi bisnis Indonesia tetap masih optimis. Dilihat dari variabel pembentuknya, kondisi bisnis pada triwulan I-2013 diperkirakan akan meningkat disebabkan adanya peningkatan order dalam negeri dengan nilai ITB sebesar 104,86. “Selain itu, terjadi juga peningkatan harga jual produk dalam negeri (dengan nilai indeks sebesar 104,51) serta  meningkatnya order barang input (nilai ITB sebesar 103,22)”ujar Suryamin.

Akan tetapi, ungkap Suryamin, order dari luar negeri masih dalam variabel pembentuk indeks tendensi bisnis dalam kondisi relatif stagnan (nilai indeks sebesar 100,07). “Hal ini masih belum pulih krisis global di beberapa negara” jelas Suryamin.
Sementara itu, Suryamin menambahkan peningkatan tertinggi untuk order dari dalam negeri diperkirakan terjadi pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan (nilai indeks sebesar 117,39) sebaliknya penurunan terjadi pada sektor industri pengolahan (nilai indeks sebesar 99,08). “Hal ini disebabkan sektor pertanian akan mulai masa panen pada bulan-bulan ini sehingga order produk sektor tersebut mengalami peningkatan” ujar Suryamin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkiraan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) menurut sektor pada triwulan I tahun 2013 antara lain :

 No                              Sektor                                       Perkiraan ITB Triwulan I-2013   
  1 Sektor pengangkutan dan komunikasi   105,71
  2 Sektor perdagangan, hotel dan restoran   102,55
  3 Sektor konstruksi    104,40
  4 Sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan 104,55
  5 Sektor listrik, gas dan air bersih 103,38
  6 Sektor industri pengolahan 101,55
  7 Sektor jasa-jasa 105,20
  8 Sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan

110,98

  9 Sektor pertambangan dan penggalian 

101,65

  Indeks Tendensi Bisnis  104,44

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS)

Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)

Foto: Alnisa

Recomended Reading

Executive Brief

Rupiah ditutup naik 0,26% ke level Rp 12.001 per dolar AS.

Bursa Saham Indonesia

IHSG ditutup melemah 11,2 poin atau 0,22% ke level 5.029,34 poin.

Jakarta Islamic Index ditutup melemah 0,11% ke level 661,88 poin.

Indeks Bisnis 27 ditutup melemah 0,48% atau 1,88 poin ke level 435 poin.

LQ45 ditutup turun 1,59 poin atau 0,19% ke posisi 853,43 poin.

Peripura Jayapura berhasil kalahkan Arema Cronus dengan skor 2-1 pada Selasa (21/10).

Seorang laki-laki diduga WNA ditemukan di Bali dalam kondisi tak bernyawa dan terbungkus plastik.

Bursa Saham Eropa

Indeks Stoxx Europe 600 dibuka melemah 0,16% ke level 316,49 poin.

Indeks CAC 40 dibuka melemah 0,56 persen menjadi 3.968,79 poin.

Indeks FTSE 100 dibuka turun 0,20 persen ke level 6.254,31 poin.

Indeks DAX 30 dibuka turun 0,28 persen menjadi 8.693,06 poin.

Bursa Saham Asia Pasifik

Indeks NZX Ordinaries ditutup naik 0,65% ke level 1.056,43 poin.

Indeks NZX 50 ditutup menguat 0,68% ke level 5.233,12 poin.

Indeks Nikkei 225 ditutup anjlok 2,03% ke level 14.804,28 poin.

Indeks Topix ditutup terpuruk 1,55% ke level 1.224,34 poin.

Indeks KOSPI ditutup terkoreksi 0,77% ke level 1.915,28 poin.

Indeks PSE ditutup naik 10,50 poin menjadi 7.068,03 poin.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 18,32 poin atau 0,08% ke level 23.088,58 poin.

Indeks Komposit Shanghai ditutup turun 17,07 poin atau 0,72% menjadi 2.339,66 poin.

Indeks Komposit Shenzhen ditutup turun 10,21 poin atau 0,76% menjadi 1.330,77 poin.

Indeks Straits Times ditutup menguat 17,13 poin atau 0,54% ke posisi 3.198,18 poin.

Indeks STI ditutup menguat 13,32 poin atau 0,42% menjadi 3.181,05 poin.

Microsoft akan sediakan aplikasi penelitian bagi ilmuwan medis yang tengah pelajari Ebola.

Presiden Jokowi bertemu PM Papua Nugini Peter O'Neill serta Menteri Industri dan Perdagangan Federasi Rusia Denis Manturov, Selasa pagi (21/10).

Pada hari pertama tugas kenegaraan Wapres JK terima sembilan utusan pemerintahan asing.

Uni Eropa berencana untuk perkuat hukuman terhadap Suriah.

Media Nusantara Gemilang mengajukan gugatan penghapusan merek Tribun Bali.

BEI terbitkan aturan di bidang pertambangan mineral dan batu bara yang mulai berlaku 1 November 2014.

Bursa Saham AS

Indeks S&P 500 ditutup naik 0,9% ke level 1,904,02 poin.

Indeks Dow Jones ditutup naik 19,26 poin atau 0,1% ke 16.399,67 poin.

Korea Utara dan Qatar lolos ke final Piala AFC U-19.

Hasil Pertandingan Semi Final Piala AFC U-19

Uzbekistan U-19 0 vs 5 Korea Utara U-19

Myanmar U-19 2 vs 3 Qatar U-19

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Real Sociedad 1 vs 2 Getafe

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Genoa 1 vs 1 Empoli

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

West Bromwich Albion 2 vs 2 Manchester United

Irman Gusman: DPD siap dukung program kemaritiman Jokowi.

Jokowi: Kini saatnya berdikari di bidang ekonomi.

Hipmi: Penerapan MEA 2015 akan tingkatkan bisnis e-commerce.

Mulai Juli 2015 nomor call center Layanan Konsumen OJK di 021 500655 berubah jadi 021 1500655.

Entertainment & Life Style

19 Oktober 2014 - Olahraga

Bayern Hancurkan Bremen 6-0