Market Indices

Truk Raksasa "Transformer" Buatan Belarus Menuju Indonesia

Rubrik Ekonomi Bisnis

15 Februari 2013 19:29:00 WIB

Truk Raksasa dengan tinggi 7,9 meter, lebar 10,9 meter, panjang 13 meter, berat 240 ton, daya angkut 320 ton, 3600 tenaga kuda, dengan kecepatan 64,37 km/jam dan radius putar 16,6 meter yang mirip dengan robot dalam film fiksi-ilmiah Hollywood “the Transformer” akan menjangkau pasar Indonesia. Produsen Truk Raksasa dari Belarus ini ingin meningkatkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan Indonesia, dan menjangkau pasaran yang lebih luas di kawasan. Demikian seperti dilansir situs resmi Kementerian Luar Negeri, Jumat (15/2).

Pihak Belaz sebagai produsen melihat prospek positif ekonomi Indonesia dalam 5 tahun ke depan. "Ekonomi Indonesia akan tetap baik dan stabil, seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi, perdagangan dan investasinya".

Untuk itu, permintaan terhadap berbagai peralatan atau perlengkapan industri berat guna pembangunan infrastruktur, termasuk bidang pertambangan akan turut naik pula.

Hal ini disampaikan pihak Perusahaan kepada Dubes RI Moscow Djauhari Oratmangun yang berkesempatan meninjau langsung pembuatan truk-truk Belaz tersebut di daerah Zhodzina, 50 km sebelah utara Minsk, ibu kota Republik Belarus.

Belaz atau Belaruski autamabilny zawod adalah salah satu produsen utama kendaraan berat di dunia. Selain truk besar pengangkut (dump truck), perusahaan kebanggaan negara Belarus ini juga memproduksi kendaraan-kendaraan berat lainnya seperti bulldozer, truck mixer, tractor, underground truck, load-haul-dump unit, heavy-load carrier, aircraft tug, hopper car dan gondola car. Belaz sendiri merupakan salah satu BUMN di bawah Kementerian Industri Republik Belarus.

Zhodzina adalah daerah yang khusus diperuntukan pada era Uni-Soviet untuk kawasan industri sejak tahun 1963. Daerah ini memiliki luas 19 km2 dan berpenduduk sekitar 61 ribu jiwa yang sekitar 11 ribu warganya bekerja di perusahaan Belaz.

Produk truk dan angkutan berat Belaz telah diekspor ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Indonesia.  Di tahun 2012, untuk pertama kalinya telah dikirim ke Indonesia 5 unit truk “kelas ringan” tipe Belaz 75473 berkapasitas 45 metrik ton untuk pertambangan di wilayah Kalimantan.

Sebagai bukti keseriusannya, Belaz berencana menggelar pameran produknya di Jakarta pada September tahun ini. Dalam pameran nantinya akan digelar pula produk unggulan Belaz, yaitu Dump Truck berkapasitas 55 ton.

Dalam kerangka memperluas jangkauan produk dan investasinya di kawasan Asia Tenggara, Belaz merencanakan membentuk unit usaha “Belaz Asia”. Keinginan ekspansi Belaz ini bernilai strategis dan patut untuk  disambut dengan positif, mengingat nilai tambahnya secara ekonomi (efisiensi distribusi) dan kesempatan masuknya investasi jangka panjang bagi Indonesia.

Disamping itu, akan terdapat pula kesempatan bagi proses alih teknologi, penyerapan tenaga kerja dan pasokan bahan-bahan perakitan, termasuk karet alam dari hasil bumi Indonesia. Peluang dan kesempatan ini hendaknya dapat diambil oleh Indonesia pada saat kunjungan resmi Presiden Belarus, Aleksander Lukashenko ke Indonesia pada bulan Maret depan.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. KBRI Moskow

Editor: cipto

Executive Brief

Presiden Jokowi: Para buruh perkebunan wajib miliki Kartu Indonesia Sehat.

Kemenkominfo blokir 20 situs MMM atas permintaan OJK.

IPB: Pemerintah perlu percepat industrialisasi agribisnis.

Menko Indroyono siap wujudkan pembangunan Maritim Tekno Park di Buluminung.

Pemkot Pangkalpinang tawarkan PNS beli rumah secara kredit.

Pemkot Bengkulu butuh anggaran yang tidak sedikit untuk bangun sektor pariwisata.

WHO minta Ghana tingkatkan persiapan terhadap kemungkinan wabah Ebola.

BI: NPL bank syariah di Sulut alami peningkatan.

BI siap dukung peningkatan akses pembiayaan pada petani di Sulut.