Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 02:17 WIB. PKB- Ketum PKB Muhaimin Iskandar membantah dirinya ingin mencongkel Menteri KKP Susi Pudjiastuti dari Kabinet.
  • 02:14 WIB. Beras Palsu- Kementan sebut negara dirugikan triliunan rupiah akibat beras palsu PT IBU.
  • 02:14 WIB. Reshuffle- PKB menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Jokow soal Reshuffle Kabinet.
  • 02:13 WIB. DPR- Anggota Komisi XI DPR Misbakhun mendorong RUU Redenominasi masuk Prolegnas 2017.
  • 02:12 WIB. AEOI- Dirjen Pajak Ken Dwijugasteadi mengatakan pihak yang membuka data nasabah bisa dihukum mati.
  • 02:12 WIB. HTI- Nahdlatul Ulama meminta kader eks HTI dirangkul dan jangan dimusuhi.
  • 02:11 WIB. Jabar- Cagub Jabar dari Partai Nasdem Ridwan Kamil minta anak bupati Indramayu Daniel Mutaqien jadi pendampingnya.
  • 02:10 WIB. PKS- Ketua DPD PKS Jabar Akhmad Syaikhu menyebut dalam waktu dekat partainya akan mengumumkan cagub Jabar 2018.
  • 02:09 WIB. Bekasi- Mulai hari ini Jalan Kalimalang Bekasi akan diberlakukan 1 arah akibat pembangunan tol Becakayu.
  • 02:08 WIB. Jokowi- Ketum PPP Romahurmuziy sebut Jokowi berhasil mengalakan infrastruktur dan hasilnya telah dirasakan rakyat.
  • 02:07 WIB. Anak- Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyebut Riau jadi Provinsi kedua dengan tingkat kekerasan anak tertinggi.
  • 22:12 WIB. Hari Anak Nasional - Sandiaga sebut bullying sangat mengkhawatirkan.
  • 22:11 WIB. Jakarta - Sandiaga janji akan jaga kandang jika Anies sedang kungker ke daerah.
  • 22:09 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatatkan kenaikan produksi nickel matte sebesar 16,74% pada kuartal II-2017.
  • 22:09 WIB. DIY - Sultan minta warga hargai alam.

BPS: Februari 2013, Inflasi 0,75 Persen

Foto Berita BPS: Februari 2013, Inflasi 0,75 Persen

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2013 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di 66 kota pada Februari 2013 terjadi inflasi 0,75 persen. Selain itu, BPS juga umumkan tingkat inflasiyear on year (Februari 2013 terhadap Februari 2012) sebesar 5,31 persen.

BPS, dalam siaran berita yang dirilisnya menyatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,08 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,47 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,82 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,56 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,19 persen serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen. Kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok sandang 0,59 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Februari 2013 antara lain bawang putih, tarif listrik, tomat sayur, bawang merah, cabai merah, tomat buah, cabai rawit, telur ayam ras, jeruk, tarif sewa rumah, upah tukang bukan mandor, daging sapi, ikan segar, ikan diawetkan, bayam, kangkung, nangka muda, wortel, anggur, apel, melon, pepaya, pir, pisang, ayam goreng, kue basah, mie, nasi dengan lauk, rokok kretek, rokok kretek filter, tarif kontrak rumah, bahan bakar rumahtangga, upah pembantu rumah tangga, tarif dokter spesialis, tarif rumah sakit, uang sekolah SLTP, dan mobil. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah emas perhiasan, daging ayam ras, dan sawi hijau.

Kelompok-kelompok komoditas yang pada Februari 2013 memberikan andil/sumbangan inflasi, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,49 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,08 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,19 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,01 persen, dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen. Namun, ada kelompok yang alamin penurunan yakni kelompok sandang pada bulan ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,05 persen.

Bulan lalu, BPS melaporkan inflasi Januari 2013 sebesar 1,03 persen. Dan tingkat inflasi seacara y-o-y (Januari 2013 terhadap Januari 2012) sebesar 4,57 persen.

 

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: sufri

Penulis/Editor: Arif Hatta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5765.424 -59.784 558
2 Agriculture 1793.082 4.345 18
3 Mining 1466.837 -10.053 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.059 -4.488 67
5 Miscellanous Industry 1398.521 -49.715 41
6 Consumer Goods 2489.161 -28.855 45
7 Cons., Property & Real Estate 483.095 -1.806 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.047 -13.703 60
9 Finance 945.670 -11.217 89
10 Trade & Service 918.198 2.093 129
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 193 260 67 34.72
2 BIPP 78 100 22 28.21
3 MABA 1,215 1,515 300 24.69
4 DPNS 336 408 72 21.43
5 KOIN 286 340 54 18.88
6 FORU 191 222 31 16.23
7 PADI 340 390 50 14.71
8 TIRA 242 270 28 11.57
9 LPGI 5,350 5,950 600 11.21
10 TRAM 81 90 9 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 UNIT 286 220 -66 -23.08
3 TGKA 2,700 2,090 -610 -22.59
4 ASJT 775 640 -135 -17.42
5 SIMA 690 570 -120 -17.39
6 PALM 420 370 -50 -11.90
7 BBLD 685 605 -80 -11.68
8 SDRA 900 815 -85 -9.44
9 LION 930 855 -75 -8.06
10 GPRA 154 142 -12 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 SRIL 356 358 2 0.56
3 LEAD 64 65 1 1.56
4 ASII 8,550 8,200 -350 -4.09
5 HOKI 404 414 10 2.48
6 ERTX 187 189 2 1.07
7 TLKM 4,630 4,560 -70 -1.51
8 TRAM 81 90 9 11.11
9 WSBP 430 430 0 0.00
10 PBRX 540 525 -15 -2.78