Market Indices

Stabilkan Harga, Kemendag Terbitkan SPI Impor Bawang Putih

Oleh Hatta - Rubrik Agrikultur

14 Maret 2013 08:32:00 WIB

Kementerian Perdagangan mengambil langkah konkrit untuk mengendalikan harga bawang putih. Kementerian menerbitkan Surat Persetujuan Impor (SPI) untuk importasi bawang putih.

Kemendag telah menerbitkan SPI berdasarkan RIPH (rekomendasi impor produk holtikultura) yang diajukan oleh Kementerian Pertanian. SPI yang diterbitkan oleh Kemendag sebanyak 134,6 ribu ton untuk 92 perusahaan Importir Terdaftar (IT) atau 84,15 persen dari total kebutuhan untuk periode Januari-Juni (Semester I) yang sebesar 160.000 ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Bachrul Chairi, mengatakan bahwa dengan diterbitkannya SPI tersebut dalam kurang lebih 10-14 hari mendatang, maka pasokan bawang putih ke Pasar Induk dan Pasar Eceran, baik pasar tradisional maupun ritel moderen, diharapkan dapat segera bertambah dan pada akhirnya membantu menurunkan harga bawang putih di pasar.

Kemudian Kemendag juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk kelancaran arus barang dan distribusi dari empat pelabuhan, yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar) dan Tanjung Perak (Surabaya).

“Koordinasi ini penting dilakukan guna memastikan ketersediaan produk hortikultura dengan harga yang terjangkau bagi konsumen dalam negeri,”kata Bachrul dalam siaran pers.

Terlepas dari impor, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Srie Agustina juga menegaskan bahwa Kemendag akan terus mendorong peningkatan produksi bawang putih lokal. Ia menilai bahwa importasi yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, dan bukan untuk mengurangi pendapatan petani di dalam negeri. Menurut data pemerintah, produksi bawang putih nasional rata-rata 14.200 ton per tahun, sementara itu kebutuhan konsumsi dalam negeri sebesar 400.000 ton per tahun.

“Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, bawang putih masih perlu diimpor. Namun demikian, Kemendag akan terus bersinergi dengan Kementan dalam mendorong produksi bawang putih lokal melalui permintaan konsumen dengan meningkatkan edukasi kepada konsumen agar dapat mendiversifikasi permintaan mereka terhadap bawang putih lokal yang saat ini kurang diminati,”terang Srie dalam siaran pers.

 

(hatta@wartaekonomi.com)

Recomended Reading

Kabar EkBis

23 September 2014 - Ekonomi Bisnis

TMLI Ramaikan Jak-Japan Matsuri 2014

23 September 2014 - Ekonomi Bisnis

BI: Inflasi September Masih Terkontrol

22 September 2014 - Perikanan

KKP: Potensi Kelautan RI Belum Tergarap Optimal

Executive Brief

KSEI gandeng Korea Securities Depository kembangkan sistem pengelolaan investasi terpadu.

BEI catat total emisi surat utang sepanjang tahun 2014 senilai Rp 28,842 triliun.

Pengamat: Fluktuasi nilai tukar rupiah belum bebani pengusaha.

Ekonom: Pemerintah harus perbaiki fundamental ekonomi agar pelaku pasar tidak larikan modalnya.

Banggar DPR tetapkan belanja subsidi untuk BBM dalam RAPBN 2015 sebesar Rp 276 triliun.

Perdagangan luar negeri aneka barang kerajinan dan nonmigas Bali ke Australia masih cerah.

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten kembangkan tanaman karet jadi komoditas unggulan.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali fasilitasi kelompok tani pasarkan produksi ke pusat berbelajaan.

Pengamat: Prediksi Pertamina soal migrasi elpiji dari 12 kg ke 3 kg hanya dua persen cenderung manipulatif.

Gapki: Pangsa minyak sawit dalam minyak nabati dunia berkembang pesat.

Pertamina: Tidak ada kelangkaan elpiji bersubsidi dalam tabung 3 kilogram di Kota Palu.

Perkebunan kelapa jadi andalan ekonomi petani Banten.

YLK Sumsel minta Pertamina setempat tertibkan pangkalan gas elpiji.

Nilai ekspor rempah-rempah Sumut terus naik sebesar 63,06 persen hingga Agustus 2014.

Edy Suandi Hamid: Indonesia perlu lakukan transformasi perekonomian.

Pengamat: Banyak produk perundang-undangan yang berlaku diskriminatif terhadap koperasi.

Pemprov Bali lakukan langkah strategis dalam menuju pertanian organik.

Bank Mandiri salurkan dana CSR dukung program Makassar Bersih.

Gubernur Bali ajak masyarakat lebih hargai produk pertanian lokal.

Furnitur Indonesia ikuti pameran International Casual Furniture and Accessories Marketdi Chicago.

OJK diharapkan perbanyak sosialisasi soal perbankan dan sistem pengawasan keuangan syariah.

Dunia perbankan tunggu inovasi OJK terkait pengawasan sistem keuangan berbasis syariah.

BTN kucurkan kredit sekitar Rp 2,3 triliun ke Antilope Madju Puri Indah.

Ekonom perkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir 2014 akan capai Rp 11.400.

BI: Kenaikan harga elpiji 12 kg tidak berpengaruh signifikan pada laju inflasi di Riau.

Entertainment & Life Style

21 September 2014 - Entertainment & Life Style

'Garuda Superhero' Pelopor Film Animasi Kepahlawanan

21 September 2014 - Olahraga

Arsenal Menang 3-0 Atas Aston Villa

18 September 2014 - Olahraga

Boaz: Kami Lengah Di Babak Kedua

18 September 2014 - Olahraga

Jacksen: Persipura Punya Harapan Ke Final AFC