Market Indices

Airbus Kirimkan Pesawat ke 100 A 380 untuk MAS

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

15 Maret 2013 19:31:00 WIB

Airbus menyerahkan A 380 ke 100 kepada Malaysia Airlines (MAS)  bertempat di Airbus’ Henri Ziegler Delivery Centre Toulouse, Prancis. Pesawat ini merupakan pesawat A 380 ke 6 untuk MAS.

“Kami gembira bahwa A 380 kami yang ke 100 untuk Malaysia Airlines memberikan gambaran bagi kami sekilas tentang bentuk masa depan penerbangan” ujar Fabrice Brégier, President dan CEO Airbus dalam siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (15/3).

Bregier menjelaskan, pihaknya melihat pertumbuhan permintaan dari airlines yang dinamis dan kompetitif sepert MAS untuk pesawat yang lebih besar, dengan banyak market dan rute dan khususnya didalam pengembangan  kawasan Asia Pasifik, sangat ideal untuk menggunakan A 380.

Saat ini dalam 7 tahun dari pelayanan komersial, A 380 terbang dengan 9 airlines berkelas dunia. Sampai hari ini, armada penerbangan seluruh dunia telah mengangkut sekitar 36 milyar penumpang dalam 100.000 penerbangan. Sebelum generasi Very Large Aircraft ( VLA lebih dari 400 seat) akan memerlukan 140,000 penerbangan.

"Yang terpenting dari pengurangan penerbangan ini adalah membuat airport menjadi lebih lega, mengurangi kepadatan dan untuk lingkungan sekitar berhubungan dengan mengurangi  5,7 Milyar ton kadar CO2, menunjukan A 380 memberikan banyak keuntungan salah satunya dengan mengurangi kadar emisi dan polusi suara," tambah Bregier.

Armada A 380 melakukan 140 penerbangan per hari dan mengangkut lebih dari 1,5 Milyar penumpang setiap bulan. Penumpang dapat menaiki satu dari A 380 yang take off atau landing setiap lima menit di 32 internasional airport yang beroperasi sampai hari ini. Lebih dari itu, lebih dari 50 airport lain tengah mempersiapkan untuk mengakomodasi A 380 dan menjawab kebutuhan airlines untuk mendapatkan destinasi yang lebih  banyak untuk A 380.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Dok. Airbus

Executive Brief

BEI beri sanksi terhadap 49 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan audit 2013.

OJK belum punya aturan tentang financial planner.

BI: Neraca Pembayaran Triwulan I diprediksi surplus USD2 miliar.

Pelindo II tunjuk Mitsui untuk operasikan terminal kontainer 1 (CT1).

Kemenparekraf anggarkan dana Rp 30 miliar buat promosi pariwisata Indonesia.

Kusumaningtuti: Perlindungan konsumen lembaga keuangan masih rendah.

Pendaftaran SBMPTN dibuka pada 12 Mei-6 Juni 2014.

Adi Sarana Armada catat laba bersih Rp 92,01 miliar pada 2013.

Indonesian Paradise Property bukukan laba Rp 26,25 miliar pada tahun 2013.

Pemprov DKI: Kerugian akibat macet Rp17,2 triliun per tahun.

Tahun 2030 Pemprov DKI targetkan 60% penduduknya menggunakan transportasi umum,

Posisi utang luar negeri Indonesia per Februari 2014 adalah USD272,1 miliar.

Pelindo II dan Mitsui tanda tangani share holder agreement untuk New Tanjung Priok.

Jalur KRL Commuter layang melingkar atau loop line yang akan dibangun di Jakarta membutuhkan investasi Rp10 Triliun.

Organda: Subsidi BBM tak bisa ditekan selama angkutan umum tidak diperbaiki.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA Kemenhub:  Pemerintah berencana membangun jalur KRL Commuter layang melingkar atau loop line di Jakarta.

Tahun ini anggaran subsidi BBM mencapai Rp 210,7 triliun dengan kuota 48 juta kiloliter.

Libur panjang, wisatawan serbu kota Bandung.

KPU: Jadwal pendaftaran capres dan cawapres tanggal 18-20 Mei 2014.