Market Indices

IPM Indonesia 2012 Tempati Ranking 121 di Dunia

Oleh Hatta - Rubrik Infrastruktur

18 Maret 2013 15:02:00 WIB

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) Indonesia menempati ranking 121 dari 187 negara. IPM Indonesia naik 3 peringkat pada tahun 2012 dibanding tahun sebelumnya yang menempati posisi 124 dari 187 negara di dunia. Nilai IPM Indonesia ini dilihat dari pembangunan manusia pada kelas menengah.

Kenaikan IPM yang terjadi pada tahun 2012 diketahui sebesar 0,629 atau naik sebesar 0,005 dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai nilai 0,624. Hal ini disampaikan oleh Beate Trankman United Nations Development Programme (UNDP) Country Office, dalam konferensi pers yang dilakukan di Menara Thamrin, Senin Siang (18/3). 

Berdasarkan data UNDP,  IPM Indonesia mengalami kemajuan dalam 40 tahun terakhir. Antara tahun 1980 hingga 2012, nilai IPM Indonesia meningkat sebesar 49 persen atau peningkatan rata-rata 1,3 persen per tahun dari 0,422 menjadi 0,629. Pada periode yang sama, harapan hidup orang Indonesia naik 12,2 tahun dari 57,6 persen menjadi 69,8 persen untuk saat ini. Peningkatan juga terjadi pada harapan lama sekolah sebesar 4,6 tahun dari 8,3 tahun pada 1980 menjadi 12,9 tahun pada tahun 2012. Sedangkan PDB per kapita tahun 2012 sebesar 4,154 atau naik sebesar 225 persen.

"IPM Indonesia dengan kategori menengah senilai 0,629. mengalami kemajuan secara terus menerus selama 3 tahun terakhir. saat ini IPM Indonesia masih berada di bawah rata-rata IPM negara-negara yang berada di kawasan Asia Pasifik, tetapi masih berada di atas Vietnam," sebut Beate Trankman.

Beate mengungkapkan bahwa kenaikan IPM Indonesia disebabkan oleh pencapaian pada komitmen nasional terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik, program pengentasan kemiskinan yang inovatif dan keterlibatan strategis dengan ekonomi dunia.

 

(annisa@wartaekonomi.com)

Foto: annisa

Recomended Reading

Selasa, 22/04/2014 03:00 WIB

Jokowi Tak Pernah Lobi Mega Terkait Pencapresan

Selasa, 22/04/2014 06:29 WIB

Dahlan Pantang Mundur Soal Akuisisi BTN

Selasa, 22/04/2014 17:01 WIB

MU Pecat David Moyes

Kabar EkBis

23 April 2014 - Strategi Korporasi

LPGI Bagikan Dividen Capai Rp 25,05 Miliar

23 April 2014 - Infrastruktur

Kemenpera: Rencana Bebas PPN Rumah Murah Mundur

Executive Brief

Chelsea tahan imbang Atletico Madrid dengan skor 0-0, Rabu (23/4) dini hari.

PSG akan sambangi Indonesia pada pertengahan Juli 2014.

MU tunjuk Ryan Giggs sebagai pelatih sementara.

Jahja Setiaatmaja: Tidak ada piutang macet di BCA.

XL Axiata bagikan dividen sebesar Rp 64 per saham.

Kimia Farma bangun pabrik garam farmasi di Jatim.

OPEC beri bantuan US$ 50 juta kepada Kuba terkait infrastruktur dan pertanian.

Forrester Research tempatkan SAS sebagai pemimpin solusi ritel.

Pos Indonesia hadirkan layanan Cargopos Haji dan Umrah.

MU pecat pelatih David Moyes pada Selasa (22/4).

Jokowi: Saya tidak pernah minta Ibu Mega untuk jadi capres.

Dahlan: Jika akuisisi BTN ke Mandiri batal, bank asing yang diuntungkan.

Pertamina perkirakan impor elpiji pada 2014 sebesar 3,6 juta ton.

Suryadharma Ali: Mukernas III di Bogor Illegal. Saya tidak akan hadir!

BI prediksi bulan April deflasi sebesar 0,08-0,1 persen.

Pertamina: Kenaikan harga elpiji nonsubsidi tunggu pilpres mendatang.

Risma: PDAM Surya Sembada Surabaya siap terbitkan obligasi.

Risma bantah akan dampingi Prabowo pada Pilpres Juli mendatang.

Facebook luncurkan Facebook Messenger untuk Windows Phone, Senin (21/4).

Trans Airways miliki 6,37 miliar saham Garuda (28,14%) per April 2014.

KSPI akan tuntut kenaikan upah minimum 2015 sebesar 30 persen saat "May Day".

Pendaftaran SBMPTN dibuka pada 12 Mei-6 Juni 2014.

Entertainment & Life Style

22 April 2014 - Olahraga

MU Pecat David Moyes