Market Indices

Kenaikan Harga Bawang Putih Tidak Terlalu Pengaruhi Inflasi

Oleh Hatta - Rubrik Ekonomi Bisnis

22 Maret 2013 23:22:00 WIB

Kenaikan harga bawang putih beberapa waktu lalu yang sempat mencapai Rp85.000, dinilai Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan tidak akan terlalu mempengaruhi inflasi. Ia menilai kecilnya bobot yang dimiliki bawang putih tidak akan terlalu mempengaruhi inflasi.

 “Tidak menutup kemungkinan kenaikan harga bawang putih mempengaruhi inflasi. Tapi sepengetahuan saya bobot atau pengaruh bawang putih itu tidak sebesar minyak, beras dan cabai. Tapi saya tidak mengantisipasi dampak yang signifikan walaupun terjadii kenaikan harga bawang putih,” kata Mendag, di Gedung Kementrian Perdagangan, Jumat Siang (22/3).  

 Ia juga mengatakan bahwa memang beberapa tahun terakhir ini Indonesia sangat tergantung pada impor. “Mungkin 90 sampai 95 persen dari total konsumsi nasional itu kita impor,” papar Gita.

Terkait dengan komoditas bawang merah. dalam kesempatan ini, Ia mengatakan bahwa “angin sejuk” akan terjadi untuk bawang merah pada April nanti, karena pada April beberapa kota di Indonesia akan panen, seperti di Brebes dan beberapa kota lainnya. Puncak panen diperkirakan akan terjadi pada bulan Mei mendatang.

“Bawang merah saya  rasa bulan April akan lebih sejuk, dalam arti akan mulai panen di Brebes dan beberapa kota lainnya. Apalagi Mei akan lebih semarak lag panennya,” tambahnya.

 

(annisa@wartaekonomi.com)

Recomended Reading

Rabu, 20/08/2014 09:38 WIB

Tekan Biaya Logistik, IKAL Dukung Tol Laut

Rabu, 20/08/2014 16:14 WIB

Dahlan Usulkan Tiga Nama Gantikan Karen

Rabu, 20/08/2014 09:01 WIB

Pengamat Sayangkan Pengunduran Diri Karen

Executive Brief

BKPM: Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu belum sempurna.

CT: Pengunduran diri Karen dari Dirut Pertamina bukan karena alasan politis.

BKPM berupaya untuk pangkas perizinan usaha yang dianggap kurang relevan.

CT: Dirut Pertamina pengganti Karen akan dipilih dan ditetapkan pemerintahan baru.

BI: Kondisi perbankan di Banten pada triwulan II-2014 secara umum baik.

BKPM optimis investasi akan terus meningkat.

Panin Asset Management tawarkan produk reksa dana melalui penjualan properti.

BI habiskan sekitar Rp 3 triliun per tahun untuk cetak uang kartal.

BI dorong Pemprov Jateng sosialisasikan transaksi nontunai.

Tri Herdianto: Keberadaan OJK arahkan industri keuangan untuk ikuti aturan hukum.

KSEI akan kerja sama dengan Bank Mandiri untuk sinergikan pasar modal dan perbankan.

Menkeu: :enaikan harga BBM bersubsidi dapat berikan ruang fiskal yang lebih ekspansif.

Enny Sri Hartati: RAPBN 2015 butuhkan terobosan fundamental oleh pemerintah baru.

PDI-P: RAPBN 2015 masih miskin program stimulus yang bermanfaat.

Menkeu: Alokasi dana desa yang ideal adalah Rp 64 triliun.

OJK: Pengembangan infrastruktur dan perbaikan peraturan perlu terus dilakukan.

Budi Gunadi optimis kinerja IHSG di BEI akan terus membaik.

Menkeu: Pemerintah dan DPR siap lakukan pembahasan RUU Redenominasi.

Faisal Basri harapkan pemerintahan baru naikkan rasio alokasi anggaran infrastruktur.

Menkeu: Penerbitan uang NKRI jadi momentum penggunaan rupiah dalam setiap transaksi.

Entertainment & Life Style

18 Agustus 2014 - Olahraga

Sturridge Bawa Liverpool Raih Kemenangan