Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • FA Cup (21/2) - Sutton United 0 - 2 Arsenal
  • La Liga Spanyol (21/2) - Las Palmas 2 - 1 Malaga
  • Nasional - Pekerja industri 2017 ditargetkan 16,3 juta orang.
  • Otomotif - Vietnam impor 1.800 lebih mobil dari Indonesia.
  • Jakarta - Itensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sebagian Jakarta banjir.
  • Top 1 - Top 1 jalin kerjasama dengan tim Formula 1 Mclaren
  • Banjir - 54 Titik di Jakarta Terendam Banjir
  • Bulog -  Bulog Sulawesi Tengah canangkan penanaman cabai minimal 100 pohon di setiap gudang.
  • Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro siap bangun sudetan 780 meter di Desa Kedungsumber.
  • Anggaran - Pemkab Penajam Paser Utara berlakukan efektivitas anggaran belanja bagi pemerintah desa.
  • Bursa - IHSG pagi ini (21/2) dibuka naik 7 poin ke level 5.366
  • Australia - Pesawat ringan menabrak pusat perbelanjaan di Melbourne, 5 orang dikabarkan tewas

Komoditas Hortikultura Penyumbang Inflasi 0,63%

Foto Berita Komoditas Hortikultura Penyumbang Inflasi 0,63%

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Inflasi bulan Maret 2013 tembus 0,63%. Inflasi ini masih rendah dibandingkan Februari 2013 yang tercatat mencapai 0,75%. Penyumbang inflasi karena adanya kenaikan beberapa komoditas hortikultura yakni bawang merah dan bawang putih. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Suryamin, Senin (1/4), Jakarta.

Suryamin menyampaikan bawang merah dengan penyumbang inflasi hingga mencapai 0,44% dengan perubahan harga melonjak naik hingga mencapai 82,23% sedangkan bawang putih penyumbang inflasi sebesar 0,23%. Selain itu komoditas penyumbang inflasi antaralain cabe rawit, jeruk, tarif sewa rumah dan daging sapi.

Sementara itu, kata Suryamin, komoditas yang mengalami deflasi antaralain: telur ayam ras, emas perhiasan, beras, daging ayam ras, ikan segar, cabai merah, bayam dan wortel.

Suryamin menambahkan penyumbang komoditas inflasi masih pada kelompok kelompok bahan makanan sebesar 2,04 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,40%,  kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar 0,21 persen. “kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau penyumbang inflasi karena dasarnya kelompok bahan makanan (2,04persen) yang menjadi bahan baku juga meningkat” ujarnya.

Sedangkan kelompok yang mengalami penurunan harga didominasi pada kelompok sandang sebesar 0,70%.



Alnisa Septya Ratu
(nisa@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Yuliardi

Penulis: Alnisa Septya Ratu

Editor: http://wartaekonomi.co.id/redaksi/jafei.html

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5359.288 8.356 539
2 Agriculture 1868.443 3.178 21
3 Mining 1431.212 19.623 43
4 Basic Industry and Chemicals 572.794 -2.999 66
5 Miscellanous Industry 1334.999 9.216 42
6 Consumer Goods 2339.398 -9.984 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.713 -2.256 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.734 1.669 56
9 Finance 827.849 4.658 89
10 Trade & Service 856.674 2.856 122
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 416 520 104 25.00
2 MTSM 394 492 98 24.87
3 ERTX 140 170 30 21.43
4 PGLI 64 77 13 20.31
5 TIRA 230 276 46 20.00
6 MYTX 76 90 14 18.42
7 MCOR 250 294 44 17.60
8 AIMS 150 170 20 13.33
9 RDTX 10,800 12,000 1,200 11.11
10 FPNI 126 140 14 11.11
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 130 85 -45 -34.62
2 ALKA 180 134 -46 -25.56
3 BKDP 86 67 -19 -22.09
4 SCBD 1,800 1,500 -300 -16.67
5 BAYU 800 670 -130 -16.25
6 PRAS 210 183 -27 -12.86
7 PTSN 86 76 -10 -11.63
8 SDPC 129 115 -14 -10.85
9 NIKL 2,920 2,620 -300 -10.27
10 MICE 432 390 -42 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 550 560 10 1.82
2 SDPC 129 115 -14 -10.85
3 MCOR 250 294 44 17.60
4 PRAS 210 183 -27 -12.86
5 BUMI 362 380 18 4.97
6 MYRX 130 125 -5 -3.85
7 BNLI 700 695 -5 -0.71
8 ENRG 50 50 0 0.00
9 ELTY 71 73 2 2.82
10 PBRX 458 456 -2 -0.44