Portal Berita Ekonomi Minggu, 02 Oktober 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5364.804 Change: -67.153 Stock: 538
  • Agriculture Today: 1793.358 Change: -0.566 Stock: 21
  • Mining Today: 1158.594 Change: -28.037 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 512.808 Change: -11.547 Stock: 66
  • Miscellanous Industry Today: 1368.732 Change: -58.675 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2459.164 Change: -50.419 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 565.086 Change: -5.105 Stock: 63
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1131.971 Change: -0.183 Stock: 56
  • Finance Today: 803.852 Change: -3.696 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 852.405 Change: -3.354 Stock: 120

Bappenas : Inflasi dan Pengangguran Indonesia masih On Track

Foto Berita Bappenas : Inflasi dan Pengangguran Indonesia masih On Track

Saat ini, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyusun RKP (Rencana Kerja Pemerintah) yang memuat antaralain: Prioritas pembangunan nasional, rancangan ekonomi makro yang mencakup gambaran perekonomian secara menyeluruh termasuk arah kebijakan fiskal serta program kementerian/lembaga, lintas kementerian/lembaga, kewilayahan dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif. Hal ini disampaikan oleh Deputi EKP (Evaluasi Kinerja Pembangunan), Edi Effendi Tedjakusuma dalam acara pemaparan persiapan penyusunan RKP 2014 (2/4) di Jakarta.

Edi menambahkan tahun ini pembahasan RKP 2014 untuk RPJMN (Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional) yang akan menjadi masukan keberlangsungan program pemerintah/kementerian pada tahun 2014. Selain itu, Bappenas juga memaparkan perkembangan pembangunan nasional dalam dua pencapaian tahun lalu  yakni kelompok sudah tercapai (on track) dan perlu kerja keras. Pada kelompok on track  meliputi perkembangan tingkat inflasi Indonesia tahun 2012 yang relatif stabil dari target RPJMN kisaran 4,6-6persen dengan realisasi  tingkat inflasi hanya sebesar 4,3persen. “Selanjutnya yang masih on track yakni perkembangan tingkat  pengangguran dari target RPJMN sebesar 6,7-7persen dengan realisasi pencapaian 6,14persen pada bulan agustus tahun 2012” ungkapnya.

Sementara itu, pada kelompok pencapaian perlu kerja keras meliputi pada tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012 yang masih fluktuatif dari target RPJMN kisaran 6,4-6,9persen namun realisasi growth economy Indonesia hanya sebesar 6,23persen. Selanjutnya tingkat kemiskinan Indonesia juga perlu kerja keras disebabkan target RPJMN pada  tingkat kemiskinan di  Indonesia tahun 2012 sebesar 10,5-11,5persen dari total jumlah penduduk namun realisasinya masih berada 11,66persen. Maka ini perlu adanya pembahasan penting dalam RKP 2014 agar pencapaian target pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan Indonesia dapat terlaksana.

Disisi lain, Edy juga memaparkan tantangan dan peluang dalam prospek ekonomi Indonesia untuk tahun depan. Tantangan Indonesia saat ini antaralain: iklim investasi dan usaha masih perlu perbaikan, isu ketenagakerjaan, keterbatasan infrastruktur, kesehatan fiskal dan penyerapan anggaran, pengelolaan BBM dalam negeri, stabilitas sosial politik terkait pemilu. Sedangkan pada peluang Indonesia saat ini yakni potensi pasar yang besar, pemanfaatan jumlah midle class yang besar dan terus naik. Selain itu, Pemilu tahun depan mendorong kegiatan domestik. “ Maka dengan kerja keras pemerintah/kementerian/lembaga melalui penguatan ekonomi domestik Indonesia sehingga perekonomian Indonesia 2014 diperkirakan dapat mencapai sasaran 7%”harapnya.


Alnisa Septya Ratu
(alnisa@wartaekonomi.co.id)

Foto: Sufri Yuliardi

Penulis: Alnisa Septya Ratu

Editor: http://wartaekonomi.co.id/redaksi/jafei.html

Executive Brief

  • Energi - Kementerian ESDM memutuskan agar harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar pada periode Oktober tak mengalami perubahan.

  • Pajak - Menkeu Sri Mulyani Indrawati akan fokus untuk mendorong keterlibatan UMKM agar lebih tertarik mengikuti program amnesti pajak pada periode kedua.

  • PNIN - PT Bank Panin Tbk. Branch Bali terus melakukan sosialisasi kepada nasabah setelah ditunjuk kembali sebagai agen penjual obligasi ritel Indonesia atau ORI013.

  • Pajak - Pemprov Jatim ingin menggejot pertumbuhan di sektor UMKM, infrastruktur serta pariwisata dari hasil kinerja program tax amnesty.

  • Perbankan - Bank syariah diproyeksikan butuh waktu antara 3 tahun hingga 5 tahun untuk bisa mencapai besaran aset 10% terhadap aset perusahaan induk.

  • Energi - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah melakukan evaluasi administrasi dan teknis untuk lelang pembangkit listrik tenaga uap dan gas (PLTGU) Jawa I.

  • Golkar - Kader muda Golkar pertanyakan kembali keputusan Golkar untuk memilih kembali Setya Novanto menjadi Ketua DPR RI.

  • Tax Amnesty - Akhir Periode I Tax Amnesty, Uang Tebusan mencapai Rp 97,2 triliun atau 58.9 % dari target Rp 165 Triliun.

  • Ahok - Roy Suryo mengkritik Ahok hanya menjalankan program yang ada tanpa terlihat visi yang jelas.

  • Golkar - Kader muda Golkar mempertanyakan komitmen Golkar untuk mendorong kembali Setya Novanto menjadi Ketua DPR RI.

  • City - Guardiola menyebut permainan Manchester City akan jauh lebih baik di tahun ketiga dirinya bersama City.

  • Inggris - Juara Dunia Tinju Kelas Berat asal Inggris Tyson Fury positif menggunakan kokain dalam test yang dilakukan oleh VADA.

  • Volkswagen - Volkswagen akan membayar US$ 1.2 Milliar kepada 652 dealer mobil di Amerika Serikat sebagai kompensasi kecurangan yang dilakukan VW terhadap emisi diesel di mobilnya.

  • Pilgub DKI - Ketiga pasangan Cagub dan Cawagub telah dinyatakan lolos kesehatan.

  • KPK - KPK tidak memperpanjang pencekalan terhadap saksi kasus Reklamasi, Aguan.

  • Ritel - Aprindo memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia, terhitung 1 Oktober 2016.

  • Infrastruktur - Kementerian PUPR menggunakan pinjaman luar negeri hingga US$ 2 miliar untuk pembangunan jalan nasional hingga 2019.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (30/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp12.998 dibandingkan  kemarin Rp 12.952.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (30/9) Rp549.000 per gram.

  • GIAA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) memeroleh fasilitas kredit dari Bank BRI (BBRI) senilai US$50 juta.

  • BINAA - PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) berencana melakukan penambahan modal melalui  rights issue dengan menerbitkan 2,93 miliar saham baru.

  • JTPE - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.(JTPE) melakukan penambahan setoran modal anak usaha senilai Rp4,25 miliar.

  • EMDE - PT Megapolitan Development Tbk. membeli lima kavling tanah seluas 7.220 m2 seharga Rp57,5 miliar di Cinere dari beberapa pemegang saham.

  • CTRA - PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016.

  • PTPP - PT PP Properti Tbk. menyiapkan investasi sebesar Rp500 miliar untuk membangun tiga menara apartemen di Semarang.

  • Obligasi - Pefindo menerima mandat untuk memeringkat penerbitan obligasi, sukuk dan medium term notes (MTN) senilai Rp11,39 triliun pada akhir kuartal tahun ini.

  • MNCN - RUPSLB PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) mengangkat David Fernando Audy sebagai direktur utama perseroan.

  • MEDC - Setelah menderita kerugian pada paruh pertama tahun lalu,  PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) kini berhasil meraup untung.

  • Manufaktur - Pelaku industri kelapa sawit akan membangun industri pengolah limbah spent bleaching earth untuk menjadi minyak kembali dengan kandungan nilai tinggi.

  • WSKT - Korporasi konstruksi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., menargetkan dapat menambah ekuitas sebesar Rp10 triliun pada akhir 2016.

  • BTPN - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) masuk ke dalam daftar 50 perusahaan yang mengubah dunia Fortune Change the World 2016, melalui produk BTPN Wow!.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 BTEK 940 1,175 235 25.00
2 CANI 280 350 70 25.00
3 KPIG 1,240 1,550 310 25.00
4 SRAJ 348 430 82 23.56
5 AMAG 326 400 74 22.70
6 PLAS 900 1,100 200 22.22
7 BRAM 6,200 7,400 1,200 19.35
8 AIMS 228 268 40 17.54
9 DYAN 55 64 9 16.36
10 INAF 2,150 2,490 340 15.81
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,200 1,080 -120 -10.00
2 BCIP 650 585 -65 -10.00
3 DSSA 7,100 6,400 -700 -9.86
4 OKAS 92 83 -9 -9.78
5 IGAR 496 448 -48 -9.68
6 SKBM 690 625 -65 -9.42
7 ARTI 75 68 -7 -9.33
8 GEMS 1,560 1,420 -140 -8.97
9 KARW 312 284 -28 -8.97
10 LMPI 168 153 -15 -8.93
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 1,260 1,330 70 5.56
2 PGAS 2,850 2,870 20 0.70
3 ASII 8,675 8,250 -425 -4.90
4 TLKM 4,290 4,310 20 0.47
5 ELSA 472 456 -16 -3.39
6 SRIL 220 208 -12 -5.45
7 BMRI 11,425 11,200 -225 -1.97
8 ANTM 830 820 -10 -1.20
9 MYRX 145 140 -5 -3.45
10 LPKR 1,005 990 -15 -1.49
No Code Freq Value
1 MS 11,973 1,064,184,591,900
2 KZ 12,573 924,592,835,100
3 MU 1,032 878,390,661,000
4 YU 20,153 864,486,860,820
5 ML 28,193 842,425,469,900
6 ZP 18,117 728,402,775,952
7 YP 51,396 702,330,909,300
8 CS 14,271 695,625,822,700
9 CC 37,331 685,102,454,400
10 RB 59 683,621,405,135