Market Indices

203 Pasar Tradisional Segera Direvitalisasi Pada 2013

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

03 April 2013 12:01:00 WIB

Sebanyak 203 pasar tradisional segera direvitalisasi pada tahun 2013 melalui program bantuan sosial Kementerian Koperasi dan UKM, kata Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Neddy Rafinaldi Halim.

"Kami siapkan bantuan kepada 203 pasar tradisional yang akan direvitalisasi," kata Neddy Rafinaldi Halim di Jakarta, Rabu (3/4).

Ia mengatakan bahwa pihaknya menyaratkan kepada setiap daerah yang ingin pasar tradisionalnya direvitalisasi agar menyiapkan lahan yang representatif untuk peruntukan pasar dan yang terpenting bebas sengketa.

Kementerian Koperasi dan UKM akan membantu pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional yang diusulkan pemerintah daerah.

"Kita akan bantu masing-masing titik sekitar Rp900 juta," katanya.

Neddy menegaskan bahwa pasar yang telah direvitalisasi melalui anggaran kementeriannya itu harus dikelola oleh koperasi yang beranggotakan para pedagang pasar yang beroperasi di dalamnya.

Dari dana tersebut, ia memperkirakan daya tampung masing-masing pasar akan berkisar 80-100 pedagang pasar.

"Pasar ini akan sangat bermanfaat bagi kepentingan peningkatan daya saing pasar tradisional sekaligus memfasilitasi muncculnya produk masyarakat perdesaan yang berkualitas," katanya.

Ia juga berharap antara satu pasar tradisional dengan pasar tradisional yang lain bisa terhimpun dalam satu jaringan pemasaran yang kuat sehingga mampu membentuk jaringan pasar ritel yang menguntungkan bagi pedagang pasar dan pelaku UKM. (Ant)

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: razashardick

Executive Brief

DAI: Pengenalan asuransi kepada mahasiswa cara efektif edukasi kawula muda.

BPS: Kenaikan harga gas elpiji serta tarif tenaga listrik penyumbang laju inflasi nasional.

OJK dan Lembaga Sandi Negara sepakat jalin kerja sama.

Pengamat: Pemerintah perlu berikan peta jalan mengenai konsolidasi perbankan.

Sucorinvest: Tren investasi pada produk pasar modal alami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.

XL Axiata jual 3.500 unit menara telekomunikasi senilai Rp 5,6 triliun kepada Solusi.

Menkeu instruksikan jajaran Dirjen Bea Cukai capai target penerimaan APBN 2015.

Sucorinvest perkirakan ada potensi perpindahan dana investasi ke AS.

Menkeu harapkan penerapan Indonesia National Single Window dapat buahkan hasil.

Citi Indonesia salurkan dana sebesar Rp 10,9 miliar kepada lima lembaga mitra.

OJK: Kebijakan pembatasan suku bunga dana bank tidak akan buat bank kesulitan likuiditas.

OJK jajaki kerja sama dengan Kemendagri untuk lakukan pengawasan lembaga keuangan mikro.

Panin Sekuritas optimis kinerja pada 2014 membukukan hasil positif.

OJK kaji definsi baru untuk keberadaan bank asing di Indonesia.

OJK akan terus dorong layanan jasa keuangan mikro terpadu.

Firmanzah prediksi pada satu tahun ke depan perekonomian Indonesia alami sejumlah tantangan.

Bank Mandiri targetkan penurunan tingkat kredit bermasalah.

KPPU antisipasi potensi terjadinya tindakan kartel dalam penurunan suku bunga deposito.

Menkeu: APBN 2015 disusun penuh kehati-hatian untuk hadapi potensi risiko perekonomian global.

Bank QNB Kesawan komitmen dukung perkembangan sektor perbankan dan keuangan Indonesia.

Entertainment & Life Style

30 September 2014 - Buku

PTPP Bayarkan MTN Sebesar Rp 530 Miliar

29 September 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Sering Bayangkan 10 Fantasi Seks Ini

29 September 2014 - Olahraga

Benitez Lega Napoli Mampu Kalahkan Sassuolo