Market Indices

PM Inggris: Proyek Penangkal Nuklir Penting

Rubrik Internasional

05 April 2013 10:45:00 WIB

WE.CO.ID – Pemerintah Inggris menegaskan pentingnya industri pertahanan terus mengembangkan sistem persenjataan penangkal nuklir. Memiliki penangkal nuklir dinilai sebagai kebijakan jaminan keamanan terbaik.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengemukakan hal itu dalam pidatonya di pabrik kontraktor pertahanan di Glasgow, yang disiarkan langsung oleh Sky News. Cameron mendukung penangkal nuklir Inggris dan menegaskan kembali pentingnya penangkal nuklir Trident.

Dalam kesempatan itu, PM Cameron menekankan pentingnya industri pertahanan itu bagi ekonomi Skotlandia. Dia juga mengingatkan ancaman nuklir meningkat sejak perang dingin.

"Pertahanan penting dan pekerjaan pertahanan juga penting," katanya.

Cameron menyampaikan pernyataan tersebut di tengah memanasnya Semenanjung Korea yang dipicu oleh isu ancaman nuklir Korea Utara (Korut). Pernyataan tersebut juga muncul dii tengah kekhawatiran Amerika Serikat dan para sekutunya atas isu penguasaan nuklir oleh Iran.

"Skotlandia memiliki sektor pertahanan yang sangat ahli dan terkenal di dunia, yang mempekerjakan lebih dari 12.600 orang dan nilai penjualan tahunannya melebihi 1,8 miliar pound (US$2,7 miliar)," kata Cameron sebagaimana dikutip kantor berita Antara, Jumat (5/4/2013).

"Skotlandia memiliki peran lebih besar di pentas dunia sebab Skotlantia adalah bagian dari Inggris dan pekerjaan pertahanan Skotlandia lebih terjamin sebagai bagian dari Inggris," tambah perdana menteri tersebut.

Dalam merespons soal Trident, Partai Nasional Skotlandia -yang mendukung Skotlandia melepaskan diri dari Inggris Raya- menjelaskan partai itu tak menginginkan Trident di Skotlandia jika wilayah tersebut merdeka.

Cameron pada Kamis juga mengunjungi HMS Victorious di Pantai Barat Skotlandia, salah satu kapal selam nuklir kelas Vanguard milik Inggris, yang membawa rudal nuklir. Ia menyambut kepulangan awak kapal selam itu saat mereka kembali dari patroli ke-100 mereka.

Itu adalah kunjungan pertama PM Inggris tersebut ke satu kapal selam nuklir. Kunjungan tersebut juga dilakukan setelah dia dalam satu artikel yang dipublikasikan Daily Telegraph sebelum kunjungannya ke Skotlandia itu memperingatkan "tindakan bodoh" untuk memangkas Trident, mengingat potensi nuklir dari Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK atau Korea Utara) dan Iran.

Komentar Cameron tersebut menggaris-bawahi komitmen kubu Konservatif bagi penggantian armada kapal selam Trident, yang sudah tua, tapi mitra koalisinya dari kubu Liberal Demokrat mengupayakan pilihan yang lebih murah. (Ant)

nurcholish@wartaekonomi.com

Foto: istimewa

Editor: Nurcholish MA Basyari

Recomended Reading

Minggu, 24/05/2015 12:13 WIB

Pajak Tol 10% Diberlakukan

Minggu, 24/05/2015 14:53 WIB

Gudang Beras Plastik di Bogor Digerebek

Senin, 25/05/2015 08:36 WIB

Ini Penjelasan Jokowi Terkait Pengalihan Subsidi BBM

Executive Brief

Habibie: Impor Akibatkan SDM Berkualitas Tinggalkan Indonesia

KBRI Madrid-OJK Kerja Sama Promosikan Potensi Bisnis Keuangan di Indonesia

BKPM dan KJRI Osaka Siap Tarik Investor Jepang

Menpar Perkirakan Juli Kunjungan Wisatawan Capai Puncak

BKPM Minta Industri Gula Rafinasi Lapor Rencana Kerja

DPR Minta KAI Jangan Abaikan Keselamatan

Pemkab Lampung Utara minta Bulog segera beli beras dari petani.

Bulog Divisi Regional Jawa Tengah siap antisipasi masuknya beras palsu ke gudang.

Pemkab Indragiri Hilir nyatakan bebas dari peredaran beras plastik.

Neraca perdagangan Sumut-AS pada triwulan I surplus 141,401 juta dolar AS.

Pemprov Sumbar akan ubah mekanisme pemilihan taksi di Bandara Minangkabau.

Cowell Development berpandangan sektor properti kini sudah mulai pulih.

Gubernur Gorontalo minta Pertamina beri peluang bagi pihak lain distribusikan LPG.

Penerimaan pajak sektor hotel Pemkot Palembang turun hingga 25 persen.

Pemprov Riau bangun 2.000 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

Entertainment

25 Mei 2015 - Olahraga

Dortmund Rekrut Gonzalo Castro

25 Mei 2015 - Olahraga

Aguero Jadi Mesin Gol di Liga Inggris