Portal Berita Ekonomi Jum'at, 30 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5364.804 Change: -67.153 Stock: 538
  • Agriculture Today: 1793.358 Change: -0.566 Stock: 21
  • Mining Today: 1158.594 Change: -28.037 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 512.808 Change: -11.547 Stock: 66
  • Miscellanous Industry Today: 1368.732 Change: -58.675 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2459.164 Change: -50.419 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 565.086 Change: -5.105 Stock: 63
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1131.971 Change: -0.183 Stock: 56
  • Finance Today: 803.852 Change: -3.696 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 852.405 Change: -3.354 Stock: 120

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Foto Berita IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia

WE.CO.ID - Dana Moneter Internasional pada Selasa memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia untuk 2013 karena resesi zona euro terus berlarut-larut, namun memperkirakan pertumbuhan secara keseluruhan akan meningkat pada semester kedua tahun ini.

Dalam penilaian terbarunya pada ekonomi global, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan perekonomian dunia akan tumbuh sebesar 3,3 persen tahun ini, dibandingkan dengan 3,5 persen yang diperkirakan IMF pada Januari.

Itu mempertahankan laju ekspansi ekonomi dunia hampir datar dari 3,2 persen pada 2012, dengan pertumbuhan lebih lambat dari perkiraan di Amerika Serikat dan stagnasi berkepanjangan di wilayah euro menjadi alasan utama di balik penurunan tersebut.

Pemberi pinjaman krisis global itu mengatakan bahwa risiko jangka pendek masih menjulang terutama di zona euro, di mana dana talangan baru Siprus dan pelemahan Italia masih bisa memicu kemunduran baru.

Tetapi Dana juga melihat pertumbuhan lebih lambat di negara-negara berkembang besar seperti Rusia, China, Brazil dan India, menggarisbawahi pelemahan ekonomi global.

"Prospek global telah meningkat lagi tetapi jalan menuju pemulihan di negara maju akan tetap bergelombang," kata IMF dalam laporan "World Economic Outlook" terbarunya.

"Dalam jangka menengah, risiko utama berhubungan dengan penyesuaian melelahkan, reformasi kelembagaan yang tidak memadai, dan stagnasi berkepanjangan di kawasan euro serta defisit fiskal dan utang yang tinggi di Amerika Serikat dan Jepang.

Dengan krisis yang luar biasa, Dana terjebak dekat dengan perkiraan pertumbuhan sebelumnya untuk pertumbuhan pada 2014, memprediksi ekspansi 4,0 persen, "dengan asumsi bahwa para pembuat kebijakan menghindari kemunduran dan mewujudkan komitmen tersebut." Secara umumnya prospek lebih baik sejak tahun lalu setelah dua ancaman jangka pendek terbesar untuk pemulihan global berkurang: ancaman perpecahan dari zona euro dan potensi kontraksi tajam di Amerika Serikat yang didorong oleh pemotongan anggaran ekstrim serta kenaikan pajak.

Meski begitu, dua raksasa ekonomi terus berlarut-larut. Pertumbuhan AS diperkirakan pada 1,9 persen tahun ini, karena pemotongan belanja pemerintah lebih besar dari perkiraan, dan zona euro diperkirakan kontraksi 0,3 persen.

"Perkiraan untuk pertumbuhan negatif di zona euro tidak hanya mencerminkan pelemahan di negara pinggiran tetapi juga beberapa pelemahan dalam negara inti. Pertumbuhan Jerman menguat namun masih diperkirakan kurang dari satu persen pada 2013," kata Olivier Blanchard, kepala ekonom IMF.

Di zona euro, kata IMF, meskipun kondisi telah berkurang untuk keuangan pemerintah negara-negara yang mengalami kesulitan, namun bank-bank masih tertatih-tatih oleh profitabilitas yang buruk dan modal yang rendah, sehingga menghambat pasokan kredit.

Kawasan mata uang tunggal menyajikan risiko jangka pendek terhadap pertumbuhan global, kata IMF, mengutip khususnya "ketidakpastian tentang dampak dari peristiwa di Siprus dan kebuntuan politik di Italia serta kerentanan di negara-negara pinggiran." Di antara ekonomi terkemuka, Jepang adalah salah satu titik terang, di mana IMF menyetujui upaya untuk mengembalikan keadaan ekonomi dengan pelonggaran moneter agresif yang mendorong peningkatan prospek pertumbuhan tahun ini, menjadi 1,6 persen dari sebelumnya 1,2 persen -- meskipun beban utang besar Jepang mengangkat pertanyaan tentang keberlanjutannya.

Di antara negara-negara berkembang, IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan 2013 untuk China sebesar 0,1 persentase poin menjadi 8,0 persen -- masih lebih baik daripada kecepatan pada 2012 -- dan Brazil sebesar 0,5 persentase poin menjadi 3,0 persen.

Pada Senin, Beijing mengatakan, pertumbuhan pada kuartal pertama melaju pada kecepatan lebih rendah dari perkiraan sebesar 7,7 persen, memicu kekhawatiran bahwa "rebound" di ekonomi nomor dua terbesar dunia itu goyah karena permintaan luar negeri melemah.

Asia dan Sub sahara Afrika tetap didukung oleh permintaan konsumen dalam negeri yang kuat dan akan meningkat jika pertumbuhan di zona euro, Amerika Serikat dan negara maju lainnya naik.

Tetapi kawasan Timur Tengah - Afrika Utara masih berkutat dengan reformasi politik, serta tekanan inflasi dan pasar valuta asing diperkirakan akan menjadi tantangan kuat di beberapa negara Amerika Latin, kata IMF.

IMF mengatakan kemajuan "bergelombang" di negara-negara maju membuat sulit bagi negara-negara berkembang untuk mendapatkan traksi serta mengelola semburan modal dan tekanan naik pada mata uang.

Meskipun inflasi di seluruh dunia pada umumnya di bawah kendali, IMF memperingatkan bank-bank sentral negara maju memicu pasar mereka dengan likuiditas untuk merubah ekspektasi harga.

Namun, katanya, meningkatnya keluhan tentang devaluasi bersaing nilai tukar "tampak berlebihan." "Dolar AS dan euro tampak secara moderat 'overvalued' dan renminbi 'undervalued'. Bukti pada penilaian yen bervariasi." "Tantangan bagi negara-negara penerima adalah mengakomodasi tren yang mendasari sekaligus mengurangi volatilitas arus ketika mereka mengancam makro atau stabilitas keuangan." (Ant)

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Ist.

Penulis/Editor: Sucipto

Executive Brief

  • Kurs Rupiah - Hari ini (30/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp12.998 dibandingkan  kemarin Rp 12.952.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (30/9) Rp549.000 per gram.

  • Inggris - Rashford dicoret dari timnas U-21 Inggris, Rashford dikabarkan akan dipromosikan ke tim senior.

  • New Jersey - Satu orang meninggal dan 108 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan kereta di New Jersey, Amerika.

  • SHARP - Sharp akan menginvestasikan dana sebesar 57.4 Milliar Yen untuk teknologi OLED.

  • Panama Papers - Terkuaknya Panama Papers membuat turunnya Perusahaan baru di Panama sebesar 20%.

  • Bulgaria - Bulgaria melarang pemakain Burka di tempat umum, denda sebesar Rp 1.4 Juta bagi yang melanggar.

  • Ahok - Ahok melarang penayangan iklan melalui Video Tron buntut dari tayangan tidak senonoh melalui Video Tron di daerah Antasari.

  • Ahok Djarot - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi resmi ditunjuk menjadi ketua tim pemenangan Ahok-Djarot.

  • Infrastruktur - BKPM mengundang investor Inggris untuk ikut menanamkan modal di sektor infrastruktur Indonesia.

  • UKM - Kemenperin menggandeng Sucofindo untuk menyelenggarakan bimbingan teknis penerapan standar nasional Indonesia (SNI) kepada industri kecil dan menengah

  • Herawati Diah - Telah berpulang ke Rahmatullah, ibu Herawati Diah, pagi ini (30/9) pukul 4:20 di RS Medistra. Ibu Herawati Diah merupakan wartawati paling senior dengan usia 99 tahun dan penerima Bintang Mahaputra.

  • Pajak - Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengklaim uang tebusan dari program amnesti pajak merupakan yang tertinggi dibandingkan negara-negara lain.

  • Asuransi - Perusahaan asuransi jiwa PT Capital Life Indonesia siap memasarkan produk kesehatan perdana guna melengkapi portofolio produknya.

  • TI - PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) optimistis target penyelesaian Proyek Palapa Ring paket Timur dapat selesai pada 2018.

  • BSSR - PT Baramulti Suksesarana Tbk. (BSSR) menjualan aset berupa satu unit kapal keruk kepada PT Antang Gunung Meratus senilai Rp16 miliar.

  • SMRA - PT Pefindo merevisi prospek atau outlook PT Summarecon Agung Tbk. menjadi negatif seiring dengan tren penjualan yang masih tertekan.

  • TAXI - PT Pefindo memprediksi kinerja PT Express Transindo Utama Tbk. masih akan tertekan menyusul dispensasi Permenhub No.32 Tahun 2016 untuk pengemudi taksi online.

  • MAPI - PT Pefindo memberikan peringkat idAA- kepada perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI).

  • Korporasi - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengantongi mandat surat utang senilai Rp51,2 triliun hingga akhir September 2016.

  • AKRA - PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) batal mengincar mitra untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 500 Megawatt.

  • JSMR - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. tengah merancang aksi korporasi penjualan saham anak usaha demi mendapatkan dana segar.

  • AMAG - Grup Panin menjual 80% kepemilikan saham dalam PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG) diharga premium US$225 juta setara dengan Rp2,9 triliun.

  • Manufaktur - Kemenperin menargetkan konten lokal PLTU berkapasitas kurang dari 100 MW mencapai 50% pada 2017.

  • Pajak - Wajib pajak yang mengikuti program pengampunan (tax amnesty) lebih memilih menyimpan uangnya di bank swasta ketimbang bank pelat merah.

  • Manufaktur - Pelaku industri farmasi khawatir mundurnya tender obat pemerintah bakal memengaruhi pengejaran target penjualan bagi industri pada akhir tahun.

  • Energi - PT Saka Energi Indonesia (SEI) menargetkan bisa memulai produksi migas dari lapangan Sidayu, Blok Pangkah, pada 2019.

  • BUMN - Kementerian Perindustrian mendorong BUMN untuk turut memberi sumbangsih bagi perkembangan ekonomi IKM lewat kegiatan CSR.

  • Pajak - Derasnya aliran dana repatriasi amnesti pajak membuat OJK menambah 23 perusahaan laporan daftar pintu masuk (gateway) dari manajer investasi dan perantara pedagang efek.

  • Asuransi - Sebanyak 10 perusahaan dana pensiun pemberi kerja diperkirakan akan mengubah dasar hukumnya menjadi syariah setelah aturan dana pensiun syariah disahkan.

  • Kemendag - Kementerian Perdagangan memutuskan komoditas crude palm oil akan dikenakan bea keluar karena adanya penguatan harga.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 BTEK 940 1,175 235 25.00
2 CANI 280 350 70 25.00
3 KPIG 1,240 1,550 310 25.00
4 SRAJ 348 430 82 23.56
5 AMAG 326 400 74 22.70
6 PLAS 900 1,100 200 22.22
7 BRAM 6,200 7,400 1,200 19.35
8 AIMS 228 268 40 17.54
9 DYAN 55 64 9 16.36
10 INAF 2,150 2,490 340 15.81
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,200 1,080 -120 -10.00
2 BCIP 650 585 -65 -10.00
3 DSSA 7,100 6,400 -700 -9.86
4 OKAS 92 83 -9 -9.78
5 IGAR 496 448 -48 -9.68
6 SKBM 690 625 -65 -9.42
7 ARTI 75 68 -7 -9.33
8 GEMS 1,560 1,420 -140 -8.97
9 KARW 312 284 -28 -8.97
10 LMPI 168 153 -15 -8.93
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 1,260 1,330 70 5.56
2 PGAS 2,850 2,870 20 0.70
3 ASII 8,675 8,250 -425 -4.90
4 TLKM 4,290 4,310 20 0.47
5 ELSA 472 456 -16 -3.39
6 SRIL 220 208 -12 -5.45
7 BMRI 11,425 11,200 -225 -1.97
8 ANTM 830 820 -10 -1.20
9 MYRX 145 140 -5 -3.45
10 LPKR 1,005 990 -15 -1.49
No Code Freq Value
1 MS 11,973 1,064,184,591,900
2 KZ 12,573 924,592,835,100
3 MU 1,032 878,390,661,000
4 YU 20,153 864,486,860,820
5 ML 28,193 842,425,469,900
6 ZP 18,117 728,402,775,952
7 YP 51,396 702,330,909,300
8 CS 14,271 695,625,822,700
9 CC 37,331 685,102,454,400
10 RB 59 683,621,405,135