• TAFS
Market Indices

Dolar Merosot Terhadap Euro Karena Estimasi Pertumbuhan AS Di Luar Ekspektasi

Rubrik Finansial

27 April 2013 10:21:00 WIB

Kurs dolar merosot kembali terhadap euro pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah estimasi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal pertama lebih lemah dari perkiraan. Dolar juga melemah karena berkurangnya kekhawatiran eskalasi militer atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh Suriah, kata para analis.


Sementara itu, yen didorong lebih tinggi setelah bank sentral Jepang (BoJ) mempertahankan program stimulusnya tak berubah dan mengatakan pertumbuhan ekonomi sedang keluar dari stagnasi. Euro menguat menjadi 1,3029 dolar pada 21.00 GMT (Sabtu 04.00 WIB) dari 1,3009 dolar pada Kamis sore.


Dolar jatuh menjadi 97,99 yen dari 99,29 yen, sementara euro turun menjadi 127,76 yen dari 129,16 yen.


Euro telah jatuh pada Kamis, di tengah kekhawatiran bahwa pengakuan Washington tentang kemungkinan penggunaan senjata kimia oleh rezim Damaskus akan mendorong intervensi militer AS ke dalam konflik. Namun Presiden Barack Obama memperlambat laju eskalasi pada Jumat dengan menjanjikan "penyelidikan yang teliti" ke dalam tuduhan tersebut.


Sementara itu, pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal Januari-Maret mencapai 2,5 persent, naik dari kuartal sebelumnya namun lebih lambat daripada yang banyak ekonom perkirakan.

Itu menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak mungkin untuk memperketat kebijakan moneternya dalam waktu dekat, karena pemotongan pengeluaran pemerintah dan pajak gaji yang lebih tinggi terus menahan pertumbuhan.

Meski begitu, para pedagang sedang menunggu untuk melihat petunjuk apa yang datang dari pertemuan dua hari dewan kebijakan Fed yang dimulai Selasa depan, kata David Song dari DailyFX.


"Kita mungkin melihat argumen yang lebih besar untuk mempertimbangkan kembali pelonggaran kuantitatif ketika ekonomi AS berada pada jalur yang lebih berkelanjutan," kata Song.


"Memang, bank sentral dapat mengadopsi sikap yang lebih netral untuk kebijakan moneter karena pemulihan secara bertahap mengumpulkan kecepatannya." Di Jepang, bank sentral menunda mengumumkan langkah-langkah kebijakan baru setelah pertemuan pertama sejak meluncurkan sebuah paket stimulus besar bulan ini.


Bank sentral Jepang (BoJ) mengatakan dewan kebijakan sepakat untuk tidak mengeluarkan kebijakan baru saat ini, sementara itu secara terpisah memperkirakan pertumbuhan 2,9 persen untuk tahun fiskal hingga Maret 2014 dan memprediksi inflasi untuk meningkat hingga 0,7 persen.


Tetapi angka saat ini masih menunjukkan tantangan deflasi: Data Jumat untuk Maret menunjukkan harga konsumen inti, yang tidak termasuk harga makanan yang volatil, turun 0,5 persen pada tahun-ke-tahun.


Sementara pound Inggris terus menguat di tengah optimisme baru untuk pertumbuhan ekonomi, mencapai 1,5474 dolar dari 1,5430 dolar pada akhir Kamis.

Dolar melemah terhadap franc Swiss, menjadi 0,9425 franc dari 0,9448 franc. (Antara)


(*/Redaksi)

Foto: scmp.com

Editor: Ihsan

Recomended Reading

Rabu, 28/01/2015 02:54 WIB

Didesak Pecat Menteri Tedjo, Wapres: Belum!

Selasa, 27/01/2015 09:01 WIB

Pemerintah Dinilai Tak Tegas Hadapi Freeport

Rabu, 28/01/2015 05:11 WIB

Parma Putus Hubungan dengan Antonio Cassano

Executive Brief

Relawan #SaveKPK Longmarch ke Istana

Citibank-Manulife Jalin Kerjasama

Hasil Pertandingan Piala Liga Inggris

Chelsea 1 - 0 Liverpool

Info Kurs Mata Uang

Rupiah Rabu Pagi Stagnan

Yuan Tiongkok Menguat

Dolar Amerika Naik

Pimpinan KPK Akan Surati Presiden Jokowi

Timnas Indonesia yang akan turun pada kualifikasi Piala Asia U-22 dijadwalkan menjalani pertandingan uji coba internasional melawan dua negara sekaligus yaitu Suriah dan Malaysia.

Penyerang Kamerun Samuel Eto'o telah bergabung dengan klub Liga Italia Sampdoria dari Everton, kata klub Liga Utama Inggris itu pada Selasa.

Bek AC Milan Philippe Mexes mendapat skors empat pertandingan sebagai hukuman karena mencengkram leher pemain bertahan Lazio Stefano Mauri pada pertandingan yang dimainkan akhir pekan silam.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan Tim Independen yang dibentuk Presiden Joko Widodo harus mampu mengungkap akar permasalahan dari kisruh antara dua lembaga penegak hukum, KPK dan Polri.

Info Bursa

Wall Street Turun

Saham Australia Ditutup Lebih Tinggi

Saham Tokyo Ditutup Naik

Saham Seoul Ditutup Lebih Tinggi

Saham Hong Kong Ditutup Naik

IHSG Ditutup Kembali Turun

Saham Tiongkok Dibuka Lebih Rendah

Saham Utama Eropa Dibuka Naik

Ditjen Pajak Siap Terapkan "Tax Amnesty"

Ekspor Senjata Rusia 2014 Lampaui 15 Miliar Dolar AS

Dolar AS Melemah Karena Data Ekonomi Bervariasi

Minyak Berbalik Naik Tajam dari Terendah Enam Tahun

Harga Emas Naik Karena Dolar AS Melemah

Kapolda Kaltim kembali tak penuhi panggilan KPK

Kompolnas belum diperintahkan Jokowi mencari calon Kapolri baru.

Bertemu Raja Arab Saudi, Michelle Obama tak mengenakan hijab

Perlambatan Global Dorong Investor ke Berpenduduk Besar

Ditjen Pajak Kejar Potensi WP Non Karyawan

Menteri Susi tunda pemberlakuan permen pembatasan kepiting.

Kemenkop dan UKM gandeng JCI Indonesia canangkan Gerakan Sejuta Wirausaha di Indonesia.

Sarana Multigriya Finansial bukukan laba bersih Rp 173 miliar pada 2014.

Samsung gandeng Pusat Pelayanan Sosial Bina Remaja Makkareso dirikan Rumah Belajar.

Gubernur Awang Faroek tolak wacana pelarangan penyaluran bantuan sosial.

Hasil Pertandingan Semifinal Piala Asia

Australia 2-0 UEA

Penghimpunan dana pihak ketiga BRI sebesar Rp600,40 triliun di tahun 2014

Total outstanding kredit BRI tahun 2014 meningkat sebesar Rp57,79 triliun

Total aset BRI naik 28,34% di tahun 2014

Din Syamsuddin sesalkan pernyataan Menteri Tedjo

BRI cetak laba Rp24,2 Triliun