Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5431.957 Change: 6.620 Stock: 538
  • Agriculture Today: 1793.924 Change: 3.724 Stock: 21
  • Mining Today: 1186.631 Change: 22.818 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 524.355 Change: -1.691 Stock: 66
  • Miscellanous Industry Today: 1427.407 Change: -3.848 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2509.583 Change: -37.939 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 570.191 Change: 1.682 Stock: 63
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1132.154 Change: 11.260 Stock: 56
  • Finance Today: 807.548 Change: 8.019 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 855.759 Change: 2.934 Stock: 120

Dolar Merosot Terhadap Euro Karena Estimasi Pertumbuhan AS Di Luar Ekspektasi

Foto Berita Dolar Merosot Terhadap Euro Karena Estimasi Pertumbuhan AS Di Luar Ekspektasi

Kurs dolar merosot kembali terhadap euro pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah estimasi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal pertama lebih lemah dari perkiraan. Dolar juga melemah karena berkurangnya kekhawatiran eskalasi militer atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh Suriah, kata para analis.


Sementara itu, yen didorong lebih tinggi setelah bank sentral Jepang (BoJ) mempertahankan program stimulusnya tak berubah dan mengatakan pertumbuhan ekonomi sedang keluar dari stagnasi. Euro menguat menjadi 1,3029 dolar pada 21.00 GMT (Sabtu 04.00 WIB) dari 1,3009 dolar pada Kamis sore.


Dolar jatuh menjadi 97,99 yen dari 99,29 yen, sementara euro turun menjadi 127,76 yen dari 129,16 yen.


Euro telah jatuh pada Kamis, di tengah kekhawatiran bahwa pengakuan Washington tentang kemungkinan penggunaan senjata kimia oleh rezim Damaskus akan mendorong intervensi militer AS ke dalam konflik. Namun Presiden Barack Obama memperlambat laju eskalasi pada Jumat dengan menjanjikan "penyelidikan yang teliti" ke dalam tuduhan tersebut.


Sementara itu, pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal Januari-Maret mencapai 2,5 persent, naik dari kuartal sebelumnya namun lebih lambat daripada yang banyak ekonom perkirakan.

Itu menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak mungkin untuk memperketat kebijakan moneternya dalam waktu dekat, karena pemotongan pengeluaran pemerintah dan pajak gaji yang lebih tinggi terus menahan pertumbuhan.

Meski begitu, para pedagang sedang menunggu untuk melihat petunjuk apa yang datang dari pertemuan dua hari dewan kebijakan Fed yang dimulai Selasa depan, kata David Song dari DailyFX.


"Kita mungkin melihat argumen yang lebih besar untuk mempertimbangkan kembali pelonggaran kuantitatif ketika ekonomi AS berada pada jalur yang lebih berkelanjutan," kata Song.


"Memang, bank sentral dapat mengadopsi sikap yang lebih netral untuk kebijakan moneter karena pemulihan secara bertahap mengumpulkan kecepatannya." Di Jepang, bank sentral menunda mengumumkan langkah-langkah kebijakan baru setelah pertemuan pertama sejak meluncurkan sebuah paket stimulus besar bulan ini.


Bank sentral Jepang (BoJ) mengatakan dewan kebijakan sepakat untuk tidak mengeluarkan kebijakan baru saat ini, sementara itu secara terpisah memperkirakan pertumbuhan 2,9 persen untuk tahun fiskal hingga Maret 2014 dan memprediksi inflasi untuk meningkat hingga 0,7 persen.


Tetapi angka saat ini masih menunjukkan tantangan deflasi: Data Jumat untuk Maret menunjukkan harga konsumen inti, yang tidak termasuk harga makanan yang volatil, turun 0,5 persen pada tahun-ke-tahun.


Sementara pound Inggris terus menguat di tengah optimisme baru untuk pertumbuhan ekonomi, mencapai 1,5474 dolar dari 1,5430 dolar pada akhir Kamis.

Dolar melemah terhadap franc Swiss, menjadi 0,9425 franc dari 0,9448 franc. (Antara)


(*/Redaksi)

Foto: scmp.com

Penulis: Redaksi

Editor: Ihsan

Executive Brief

  • Filipina - Filipina dan Amerika Serikat akan menggelar latihan militer bersama pekan depan.

  • Yahoo - Perusahaan Keamanan Cyber menyatakan 500 juta akun yang dihack dari Yahoo merupakan organisasi yang disponsori pihak tertentu.

  • Tokyo - Hitachi Ltd, Toshiba Corp dan Mitsubishi Ltd akan menggabungkan unit usaha mereka dalam bidang bahan bakar nuklir.

  • Citigroup - Citigroup akhirnya menyetujui pelanggan untuk melakukan pembayaran melalui telepon seluler.

  • Athirah - Film Athirah yang diangkat dari cerita nyata Ibunda Jusuf Kalla, hari ini (29/9) dapat disaksikan serentak di seluruh bioskop di Indonesia.

  • 9/11 - Veto Obama dibatalkan Kongres AS, keluarga korban 9/11 bisa menuntut Arab Saudi.

  • Italia - Anggun C. Sasmi meraih penghargaan Keys of the City Award di Italia.

  • Blackberry - CEO Apple Tim Cook mengaku tidak kaget dengan hengkangnya Blackberry dalam persaingan ponsel pintar. 

  • Jingga - Film Jingga menuai apresiasi di Festival Film Indonesia di Cinema Spazio Alfieri di Firenze, Italia.

  • FIA - FIA merilis peraturan baru untuk musim balap 2017.

  • Tax Amnesty - Seskab Pramono Anung menilai Tax Amnesty di Indonesia tertinggi dari aspek apapun dalam sejarah Tax Amenesty di dunia.

  • Macbook Pro - Apple dikabarkan siap merilis produk terbaru mereka Macbook Pro dalam waktu dekat.

  • BI - Mulai tahun depan BI tidak lagi menanggung pegawai BI yang telah pindah ke OJK.

  • Bursa - Pagi ini (29/9) IHSG dibuka naik 17,48 poin (0,32%) ke level 5.442,82

  • Jerusalem - Obama akan menghadiri pemakaman mantan Presiden Israel, Shimon Peres di Jerusalem.

  • NASA - China telah menjalin kesepakatan dengan NASA soal manajemen lalu lintas udara.

  • Korea Selatan - Samsung mentargetkan 80% penarikan kembali Samsung Galaxy Note 7 tercapai pada 1 Oktober di Korea Selatan.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (29/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia melemah di Rp12.952 dibandingkan  kemarin Rp 12.926.

  • Takata - Perusahaan keamanan mobil asal Jepang, Takata Corp. berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 10 Miliar untuk periode Juli-September 2016.

  • MH17 - Amerika Serikat menuduh Rusia mendukung separatis setelah pesawat Malaysia MH17 ditembak jatuh diatas negara Ukraina pada Juli 2014.

  • Walt Disney - Walt Disney akan bekerja sama dengan Director Jon Favreu untuk membuat kembali Film Lion King.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (29/9) Rp548.000 per gram.

  • Finansial - OJK mendorong kepada pelaku industri jasa keuangan untuk konsisten menerapkan good corporate governance (GCG).

  • FAST - Rentang kupon obligasi yang diterbitkan oleh PT Fast Food Indonesia Tbk. diprediksi berada di kisaran 8,8%--9,1%.

  • BTEK - PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. menyuntik modal anak usaha Golden Harvest Cocoa Pte. sebesar Rp30 miliar.

  • SMMA - PT Sinar Mas Multiartha Tbk. mengakuisisi 15% saham PT Century Tokyo Leasing Indonesia senilai Rp45 miliar.

  • TELE - BlackBerry Limited dan PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE) membentuk perusahaan patungan untuk produksi handset dengan target pasar Indonesia.

  • AGII - PT Aneka Gas Industri Tbk. (AGII) yang baru saja melantai di PT BEI siap menggelontorkan dana investasi hingga Rp1,2 triliun untuk ekspansi perseroan.

  • Garam - Pemerintah berkukuh tidak akan mengeluarkan lagi izin impor garam kendati volume stok dan produksi di bawah kebutuhan.

  • SDM - BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan 5% dari belanja badan untuk pengembangan sumber daya manusia.

  • Perdagangan - Kemendag sebutkan payung hukum yang melandasi aturan impor sapi bakalan dengan skema rasio menjadi wewenang Kementerian Pertanian.

  • Transportasi - Kemenhub tegaskan rencana pendanaan luar negeri untuk pembangun kapal navigasi senilai US$259,97 juta atau sekitar Rp3,3 triliun belum tentu terealisasi.

  • Manufaktur - Sejumlah asosiasi industri rokok menolak rencana pemerintah mengenakan PPN sebesar 10% saat rokok keluar pabrik dan 10% lagi ketika pedagang besar menjual ke pengecer.

  • Manufaktur - Kementerian Perindustrian tengah mengembangkan kawasan industri halal seiring besarnya permintaan produk halal di masyarakat.

  • Energi - Pemerintah memastikan pelaksanaan megaproyek pembangkit listrik berdaya 35.000 Megawatt tak akan rampung sesuai target semula pada 2019.

  • Pajak - Wapres Jusuf Kalla mengaku optimistis penerimaan negara dari kebijakan amnesti pajak akan tercapai sesuai target pada Maret 2017 mendatang.

  • BUMN - Setelah melakukan sinergi hotel yang dimiliki oleh BUMN, Kementerian BUMN berencana melakukan sinergi rumah sakit yang dimiliki oleh BUMN pada akhir 2016.

  • Infrastruktur - Kementerian PUPR sebut lelang dini proyek 2017 yang akan dilakukan mulai pertengahan Oktober 2016 lebih banyak menyasar proyek jalan dan air.

  • Pajak - Penerimaan pajak dari Jateng hingga saat ini mencapai Rp21 triliun atau setara 65% dari target seiring berlangsungnya program tax amnesty.

  • Energi - PT Pertamina (Persero) mengusulkan agar harga BBM jenis Premium dan Solar untuk periode Oktober hingga Desember tak mengalami perubahan.

  • Pembiayaan - PT Andalan Finance masih mengandalkan pendanaan dari perbankan untuk menopang penyaluran pembiayaan hingga akhir 2016.

  • Infrastruktur - Badan Pengatur Jalan Tol berencana melaksanakan prakualifikasi lelang operator untuk tol akses Priok sepanjang 11,4 km pada akhir tahun ini.

  • BUMN - Rencana pemerintah menerbitkan peraturan mengenai holding bank BUMN kembali molor.

  • Manufaktur - Kemenperin meminta PT Kaltim Methanol Indonesia untuk bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia dan Ferrostaal untuk membangun pabrik methanol menjadi olefin.

  • Energi - Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mendorong dibentuknya perusahaan-perusahaan yang khusus melakukan eksplorasi pertambangan.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 OKAS 77 92 15 19.48
2 BRAM 5,200 6,200 1,000 19.23
3 AIMS 192 228 36 18.75
4 MYTX 59 69 10 16.95
5 JKSW 70 80 10 14.29
6 SULI 113 128 15 13.27
7 INAF 1,900 2,150 250 13.16
8 SRAJ 310 348 38 12.26
9 ELSA 422 472 50 11.85
10 PPRO 1,130 1,260 130 11.50
No Code Prev Close Change %
1 IGAR 550 496 -54 -9.82
2 SKBM 765 690 -75 -9.80
3 LMPI 186 168 -18 -9.68
4 DART 498 450 -48 -9.64
5 DPNS 458 414 -44 -9.61
6 BOLT 785 710 -75 -9.55
7 DSSA 7,850 7,100 -750 -9.55
8 KOIN 294 266 -28 -9.52
9 BNBA 210 190 -20 -9.52
10 MITI 74 67 -7 -9.46
No Code Prev Close Change %
1 ELSA 422 472 50 11.85
2 ANTM 795 830 35 4.40
3 BBCA 15,425 15,725 300 1.94
4 PPRO 1,130 1,260 130 11.50
5 BEKS 62 59 -3 -4.84
6 TLKM 4,250 4,290 40 0.94
7 PBRX 452 452 0 0.00
8 EXCL 2,580 2,750 170 6.59
9 ADRO 1,200 1,280 80 6.67
10 ASII 8,725 8,675 -50 -0.57
No Code Freq Value
1 MS 14,431 1,037,181,140,000
2 EP 8,450 932,465,198,400
3 YP 57,318 812,033,013,800
4 CC 42,708 772,657,860,200
5 RF 1,042 762,182,330,300
6 RB 54 730,237,805,500
7 DX 12,102 721,619,586,065
8 KZ 7,138 659,228,756,300
9 CS 13,975 644,687,030,800
10 DB 26,397 601,474,654,530