Market Indices

Ketemu Dahlan, Petani Tebu 'Curhat' Soal Serbuan Gula Rafinasi

Oleh Jafei - Rubrik Agrikultur

27 April 2013 14:00:00 WIB

WE.CO.ID - Petani tebu di Kabupaten Kudus dan sekitarnya masih mengkhawatirkan kemungkinan adanya serbuan gula rafinasi impor bertepatan dengan musim giling pabrik gula di daerah setempat karena harga jual gula petani bakal mengalami penurunan.

"Kami berharap agar Pemerintah tidak membiarkan gula rafinasi beredar di pasaran bersamaan dengan musim giling tebu sebab imbasnya sangat dirasakan petani yang tidak bisa menikmati harga jual gula tinggi," kata salah seorang petani tebu asal Kabupaten Rembang ketika berdialog dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di Pabrik Gula Rendeng Kudus, di Kudus, Jumat (26/4) malam.

Apalagi, tambahnya, Pemerintah sudah mencanangkan program swasembada gula tahun 2014, tentunya juga harus memberikan kebijakan yang menguntungkan petani tebu.

Ia berharap nasib petani tebu di wilayah binaan PG Rendeng Kudus semakin baik, menyusul adanya sejumlah perubahan di tingkat manajemen maupun peralatan produksinya.

Kuslan, petani tebu asal Kudus juga berharap komitmen PG Rendeng untuk memperbaiki sejumlah kekurangannya selama ini, termasuk mesin produksinya, agar petani juga tertarik menyetorkan tebunya.

"Petani juga rindu tingkat rendemen tinggi, seperti halnya pada tahun 2008 bisa mencapai rendemen 10," ujarnya.

Menanggapi keluhan petani tebu soal gula rafinasi, Dahlan Iskan mengakui, selama ini, selalu mempersoalkan masuknya gula rafinasi.

"Ide saya, kalau toh mendatangkan gula rafinasi untuk PG BUMN untuk digiling bersama. Bukannya untuk pihak lain karena bisa membunuh petani," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, seluruh PG BUMN harus tampil lebih baik ketika gula rafinasi dikurangi tidak ada pihak yang menyalahkan PG BUMN karena dianggap tidak mampu memenuhi kebutuhan gula di Tanah Air.

"Jika semua pabrik gula sudah sembada, bisa teriak soal gula rafinasi," ujarnya. (Ant)

 

Redaksi

Foto: margind.com

Kabar EkBis

02 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Wacana Kenaikan BBM Pengaruhi Usaha UKM di Depok

02 September 2014 - Agrikultur

BPS: Petani Bali Kreatif Olah Hasil Panen

Kabar Indonesia

02 September 2014 - Politik

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 21:22 WIB

BI: Penjualan Rumah pada Triwulan II Turun

Selasa, 02/09/2014 18:09 WIB

OJK: Pemberian Kredit Harus Perhatikan Aspek Lingkungan Hidup

Selasa, 02/09/2014 17:04 WIB

Aviliani Harapkan Pemerintahan Jokowi-JK Galakkan Padat Karya

Selasa, 02/09/2014 10:13 WIB

BI: Penggunaan Transaksi Non-Tunai Masih Rendah

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Alex Song "Barcelona" Perkuat West Ham

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton