Market Indices

Ekspor CPO Indonesia Triwulan I 2013 Melemah

Oleh Fadjar - Rubrik Ekonomi Bisnis

30 April 2013 10:20:30 WIB

WE.CO.ID - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan pada triwulan pertama tahun 2013 pasar minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya masih lesu dan harga CPO juga masih pada tingkat volatilitas tinggi dengan kisaran US$810 (Januari) – US$885 (Februari) per metrik ton. Pada Februari harga CPO mulai merangkak naik dan menunjukkan perbaikan dengan kisaran 835-885 dollar AS per metrik ton. Pada Maret harga bertahan di kisaran 835-870 dollar AS.

Ekspor CPO dan turunannya pada bulan Maret ini adalah 1,7 juta ton terus mengalami penurunan sejak Januari, yaitu dari 2,05 juta ton (Januari) menjadi 1,92 juta ton (Februari) atau turun sebesar 14% sejak Januari. Hal ini juga disebabkan oleh kecenderungan turunnya produksi pada triwulan pertama tahun ini. Yang harus menjadi perhatian adalah di saat volume ekspor mengalami kecenderungan turun, namun harga di pasar internasional belum menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.

Negara tujuan ekspor CPO dan turunannya masih didominasi oleh India dengan volume mencapai 779 ribu ton atau 38% dari total keseluruhan ekspor CPO Indonesia pada bulan Januari 2013. Pada bulan Februari India angka permintaan CPO melorot ke 653 ribu ton atau sekitar 34% dari total volume ekspor. Sementara pada Maret ekspor ke negara Bollywood ini melorot lagi ke 416 ribu ton atau 24,4% dari keseluruhan ekspor CPO Indonesia. Seperti yang dicatat GAPKI total volume ekspor CPO dan turunannya ke India selama triwulan pertama 2013 adalah 1,85 juta ton atau naik 22,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 1,43juta ton. India masih tetap menjadi pengimpor terbesar CPO dari Indonesia.

Naiknya volume ekspor ke India dipengaruhi harga CPO dunia yang melorot sehingga para pedagang mengadakan aksi pembelian yang cukup masif meskipun ditengah penguatan mata uang dollar AS, hal ini juga dipicu oleh adanya isu akan diberlakukannya kenaikan pajak impor CPO dan kedelai dari 2,5% saat ini. Sebaliknya, pasar China mengalami pelemahan. Ekspor CPO dan turunan masih mengalami peningkatan dari 487 ribu ton menjadi 639 ribu tahun ini. Namun demikian pangsa pasar ekspor ke China mengalami penurunan dari 15% tahun lalu menjadi 12 % tahun ini.

Pergerakan harga CPO yang relatif rendah ini diperkirakan masih akan berlangsung pada sisa bulan April ini hingga bulan Mei. GAPKI memperkirakan harga CPO pada bulan April dan Mei masih akan bergerak di kisaran harga 830-870 dollar AS per metrik ton. Harga CPO Rotterdam diperkirakan berada pada rata-rata sekitar 850 dollar AS dengan Harga Patokan Ekspor sekitar 778 dollar AS dan BK 10,5%.

Sebagaimana minyak sawit merupakan kontributor utama dalam pendapatan devisa, penurunan harga sawit di pasar global yang sudah terjadi sejak tahun lalu akan mempengaruhi kinerja neraca perdaganagn Indonesia tahun 2013 ini. Oleh karena itu untuk menjaga posisi minyak sawit sebagai komoditi andalan dibutuhkan upaya-upaya untuk terus meningkatkan daya saing produk minyak sawit. Di tengah pasar yang lesu ini, Pemerintah seyogyanya melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Penyesuaian kebijakan Bea Keluar (BK) yang lebih kompetitif dengan Malaysia. Sebagaimana diketahui perbedaan pajak ekspor CPO dan produk turunannya di Indonesia dan Malaysia sekarang ini mengakibatkan posisi Indonesia kurang kompetitif.

2. Peningkatan pemanfaatan CPO di dalam negeri, terutama untuk biodiesel. Di tengah melonjaknya subsidi BBM untuk penggunaan dalam negeri sudah sepantasnya pemanfaatan minyak sawit untuk biodiesel dapat dipercepat sehingga mampu mengurangi beban subsidi tersebut.

Fadjar A.

Foto: Sufri Y.

Recomended Reading

Kabar Indonesia

21 April 2014 - Politik

Risma Bantah Akan Dampingi Prabowo

21 April 2014 - Politik

Ekonom UI : Jokowi Tidak Mau Pragmatis

Executive Brief

BI prediksi bulan April deflasi sebesar 0,08-0,1 persen.

Pertamina: Kenaikan harga elpiji nonsubsidi tunggu pilpres mendatang.

Risma: PDAM Surya Sembada Surabaya siap terbitkan obligasi.

Risma bantah akan dampingi Prabowo pada Pilpres Juli mendatang.

Facebook luncurkan Facebook Messenger untuk Windows Phone, Senin (21/4).

Bank Indonesia (BI) memprediksi pada April 2014 akan terjadi deflasi sebesar 0,08-0,1 persen.

KPK menetapkan Hadi Purnomo (Ketua BPK) sebagai tersangka kasus restitusi pajak BCA.

Nilai rupiah  naik tiga poin menjadi Rp 11.420 pada Senin (21/4) pagi.

Senin (21/4) pagi LQ45 menguat 4,02 poin (0,48 persen) ke posisi 833,62.

IHSG naik 15,46 poin ke level 4.912,51 pada Senin (21/4) pagi.

Trans Airways miliki 6,37 miliar saham Garuda (28,14%) per April 2014.

PLN kekurangan 22 kargo LNG pada 2015 mendatang.

KSPI akan tuntut kenaikan upah minimum 2015 sebesar 30 persen saat "May Day".

Rizal Ramli tolak akuisisi BTN oleh Mandiri.

BEI beri sanksi terhadap 49 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan audit 2013.

OJK belum punya aturan tentang financial planner.

BI: Neraca Pembayaran Triwulan I diprediksi surplus USD2 miliar.

Pelindo II tunjuk Mitsui untuk operasikan terminal kontainer 1 (CT1).

Kemenparekraf anggarkan dana Rp 30 miliar buat promosi pariwisata Indonesia.

Kusumaningtuti: Perlindungan konsumen lembaga keuangan masih rendah.

Pendaftaran SBMPTN dibuka pada 12 Mei-6 Juni 2014.

Adi Sarana Armada catat laba bersih Rp 92,01 miliar pada 2013.

Indonesian Paradise Property bukukan laba Rp 26,25 miliar pada tahun 2013.

Pemprov DKI: Kerugian akibat macet Rp17,2 triliun per tahun.

Tahun 2030 Pemprov DKI targetkan 60% penduduknya menggunakan transportasi umum,

Posisi utang luar negeri Indonesia per Februari 2014 adalah USD272,1 miliar.

Pelindo II dan Mitsui tanda tangani share holder agreement untuk New Tanjung Priok.

Jalur KRL Commuter layang melingkar atau loop line yang akan dibangun di Jakarta membutuhkan investasi Rp10 Triliun.

Organda: Subsidi BBM tak bisa ditekan selama angkutan umum tidak diperbaiki.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA Kemenhub:  Pemerintah berencana membangun jalur KRL Commuter layang melingkar atau loop line di Jakarta.

Tahun ini anggaran subsidi BBM mencapai Rp 210,7 triliun dengan kuota 48 juta kiloliter.

Libur panjang, wisatawan serbu kota Bandung.

KPU: Jadwal pendaftaran capres dan cawapres tanggal 18-20 Mei 2014.