Portal Berita Ekonomi Kamis, 01 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5386.082 Change: 23.766 Stock: 534
  • Agriculture Today: 1869.256 Change: 24.726 Stock: 21
  • Mining Today: 1163.639 Change: 13.895 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 506.684 Change: 0.969 Stock: 63
  • Miscellanous Industry Today: 1356.922 Change: 11.908 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2495.865 Change: 4.918 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 567.021 Change: 2.749 Stock: 62
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1134.129 Change: 6.324 Stock: 56
  • Finance Today: 797.148 Change: 3.845 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 870.028 Change: 0.915 Stock: 120

Presiden: Kenaikan Harga BBM Setelah Penetapan APBNP

Foto Berita Presiden: Kenaikan Harga BBM Setelah Penetapan APBNP

WE.CO.ID - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan setelah penetapan APBN Perubahan 2013 dengan DPR.

"Jika ada kenaikan harga BBM, maka program kompensasi harus siap. Dananya juga sudah tersedia. Karenanya, kami berharap APBNP segera selesai Mei ini," katanya saat berpidato dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Menurut Presiden, penetapan APBNP diperlukan karena menyangkut alokasi dana kompensasi yang akan disediakan sebagai akibat kenaikan harga BBM.

"Begitu dana kompensasinya sudah siap, maka bisa langsung (diterapkan kenaikan harga BBM). Tidak boleh ada 'gap'," katanya.

Presiden melanjutkan, "Jika DPR sepakat Mei ini. Berarti dana sudah siap. Kalau sudah siap, maka kenaikan akan segera diberlakukan." Menurut dia, pemerintah sudah menyiapkan bentuk-bentuk kompensasi yang akan disampaikan ke DPR.

Ada empat bentuk kompensasi yakni bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) berupa transfer dana tunai, beras miskin, bea siswa yang diberikan secara tunai, dan program keluarga harapan (PKH).

Selain itu, lanjut Presiden, juga akan ada bantuan kepada masyarakat yang dikeluarkan melalui kementerian dan pemerintah daerah.

"Di samping bantuan pasar murah oleh BUMN dan swasta," ujarnya.

Untuk besaran kompensasi, lanjut Presiden, tergantung ketersediaan dana di APBN.

"Lihat kantong. Berapa dana yang ada di APBN," ujarnya.

Namun, Presiden tidak menjelaskan besar kenaikan harga BBM.

"Kenaikannya akan dilakukan secara terbatas dan terukur. Tidak naik sampai harga keekonomian, karena saya tahu UU dan putusan MK. Jika ada kenaikan, maka harus terbatas dan terukur," katanya.

Ia mengatakan, kalau harga BBM dinaikkan, maka fiskal dan APBN sehat, perekonomian aman, ketahanan ekonomi terjaga, ada lebih banyak biaya buat kesejahteraan rakyat, pengurangan kemiskinan, dan biaya infrastruktur, dan subsidi menjadi lebih adil.

Pada kesempatan itu, Presiden juga membantah jika pemerintah lambat mengambil keputusan soal BBM.

"Saya konsisten dari tahun ke tahun. Kenaikan adalah jalan terakhir, jika memang tidak ada opsi lain. Karena ada dampak akibat kenaikan itu," katanya.

Defisit Presiden juga mengatakan, kalau tidak ada perbaikan subsidi, maka defisit bisa lebih besar dari tiga persen dan berarti melanggar UU APBN, disamping ketahanan ekonomi terganggu.

Subsidi yang besar juga mengakibatkan anggaran untuk kesejahteraan rakyat, pengurangan kemiskinan, dan biaya infrastruktur menjadi terbatas.

"Selain itu, kalau subsidi ini dibiarkan, maka ada ketidakadilan," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai APBN 2013, penerimaan direncanakan mencapai Rp1.527 triliun dengan belanja Rp1.683 triliun, sehingga defisit Rp153 triliun atau 1,65 persen PDB.

Sementara, angka total subsidi dalam APBN ditetapkan Rp317 triliun yang Rp193,8 triliun di antaranya BBM.

APBN tersebut, lanjutnya, diputuskan tahun 2012 atau sebelum ada perubahan di dalam dan luar negeri.

Namun, pada posisi April 2013, jika tidak dikendalikan, maka total subsidi akan membengkak menjadi Rp446,8 triliun yang Rp297,7 triliun berupa BBM.

"Bayangkan saja dengan belanja Rp1.500 triliun, belanja subsidi mencapai Rp446,8 triliun, maka defisit Rp353 triliun atau setara 3,8 persen PDB dan ini langgar UU, selain APBN menjadi tidak aman," katanya. (Ant)

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Setkab

Penulis/Editor: Sucipto

Executive Brief

  • Kurs Rupiah - Pagi ini (1/9) Rupiah dibuka melemah 5,00 poin (0.04%) ke Rp13.275 per dolar AS dibanding kemarin di Rp13.270. (Data Bloomberg).

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (1/9) Rp551.000 per gram.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (1/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp13.269 dibanding kemarin di Rp13.300.

  • CPO - Pembukaan harga pagi ini (1/9) CPO Kontrak Okt. 2016, turun 23 poin pada harga 2.582,00 Ringgit per metric ton (Bursa Malaysia).

  • Bursa - Sesi 1 siang ini (1/8) IHSG turun 50,40 poin (0,94%) ke level 5.335,68 

  • Bursa - Pagi ini (1/9) IHSG dibuka turun 17,57 poin (0,33%) ke level 5.368,52

  • SSMS - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) telah menyerap belanja modal hingga Agustus 2016 sebesar 66% dari total anggaran Rp500 miliar.

  • ANTM - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp11,03 miliar sepanjang semester I/2016.

  • WIKA - PT Wijaya Karya Tbk. menyatakan akan segera melakukan penyertaan modal senilai Rp726 miliar di perusahaan konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

  • RMBA - PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA) membukukan lonjakan rugi bersih pada semester I 2016 ini sebesar 44,28% menjadi Rp740,99 miliar dari sebelumnya Rp1,32 triliun.

  • SSMS - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. tinggal selangkah lagi mengakuisisi satu perusahaan dengan kapasitas 3.000-5.000 Hektare di Kalteng.

  • Bandara - PT Angkasa Pura II (Persero)  mulai 1 September 2016 berlakukan tarif parkir reguler di gedung parkir Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

  • Reksadana - Danareksa Investment Management bekerja sama dengan Perum Perumnas untuk membentuk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Ekuitas sektor perumahan.

  • PMP - PT Food Station Tjipinang Jaya mengajukan penyertaan modal pemerintah (PMP) sebesar Rp 300 miliar di APBD-P 2016.

  • BNGA - PT Bank CIMB Niaga Tbk. bertekad menjadi one stop banking solution dalam bidang tresuri dan pasar modal.

  • Energi - PT Pertamina (persero) masih mencari kilangkilang potensial lain yang bisa mengolah minyak hasil blokblok produksi di luar negeri.

  • DAU - BI meyakini penundaan penyaluran dana lokasi umum ke daerah tak akan mengganggu likuiditas yang saat ini jauh mencukupi.

  • Agribisnis - Kemendag menetapkan bea keluar pada September 2016 untuk pengapalan crude palm oil dan biji kakao tak berubah dari bulan sebelumnya.

  • Perbankan - Pengusaha menyambut baik rencana penerbitan serangkaian aturan di bidang fintech baik oleh OJK maupun oleh BI.

  • UKM - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah melaksanakan program percepatan izin usaha mikro dan kecil atai IUMK pada tahun ini.

  • Perbankan - BI tengah merancang regulasi terkait kewajiban perusahaan fintech untuk menaruh dana yang dihimpun di bank.

  • Hasil Pertandingan Persahabatan (31/8)

    Estonia 1 - 1 Malta

  • Hasil Pertandingan Persahabatan (1/9)

    Republik Ceko 3 - 0 Armenia

    Norwegia 0 - 1 Belarusia

    Denmark 5 - 0 Liechtenstein

    Libanon 1 - 1 Yordania

    Turki 0 - 0 Rusia

  • Hasil Pertandingan Persahabatan (1/9)

    Albania 0 - 0 Maroko

    Irlandia 4 - 0 Oman

    Jerman 2 - 0 Finlandia

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan (2/9)

    01:45 Belgia vs Spanyol

    01:45 Belanda vs Yunani

    01:45 Portugal vs Gibraltar

    02:00 Italia vs Prancis

  • Pajak - Ketua Komisi XI DPR, Melchias Marcus Mekeng sebut Ditjen Pajak perlu dikeluarkan dari Kemenkeu sebagai bagian dari reformasi sektor perpajakan.

  • BNGA- PT Bank CIMB Niaga, Tbk. terus menunggu restu dari Otoritas Jasa Keuangan agar bisa bergabung dalam kategori BUKU IV.

  • Logistik - PT ARK Logistics and Transport tengah membangun sepuluh gudang express di sekitar Jabodetabek untuk mengakomodasi paket-paket pengiriman e-commerce.

  • Energi - Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin sebut Rusia sedang menunggu kesiapan RI bangun teknologi perangkat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

  • BUMN - Sebanyak 12 anak BUMN diperkirakan melakukan penawaran umum perdana (IPO) saham pada 2017 sebagai salah satu strategi penambahan modal perusahaan.

  • Hukum - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengapresiasi keberhasilan Bareskrim Mabes Polri mengungkap kasus prostitusi gay dengan korban anak-anak.

  • Haji - Pemerintah Filipina telah mengizinkan 168 orang dari 177 calon haji (calhaj) WNI untuk pulang ke Indonesia.

  • Repsol Honda - Jelang GP Inggris, Marc Marquez menyoroti faktor cuaca akan menjadi hal yang signifikan di sirkuit Silverstone, Inggris.

  • Oklahoma - Oklahoma Thunder mendapatkan Joffrey Lauvergne pemain Prancis yang sebelumnya memperkuat Denver Nuggets.

  • Cadangan Devisa -  Tercatat meningkat USD1.620 miliar (1.48%) cadangan devisa Indonesia dari USD109.789 miliar diakhir Juni 2016 menjadi USD111.409 miliar pada akhir Juli 2016.

  • Hutang Luar Negeri - Posisi total utang luar negeri meningkat USD8.745 miliar (2.78%) dari USD315.044 dibulan Juni 2016 menjadi USD323.789 miliar pada bulan Juli 2016.

  • Hutang Luar Negeri - Tercatat 183.84 persen rasio utang luar negeri terhadap ekspor di kuartal dua (Q2) 2016 yang semakin meningkat dibandingkan 176.76 persen rasio utang luar negeri terhadap ekspor pada kuartal satu (Q1).

  • Hutang Luar Negeri - Tercatat 36.77 persen rasio utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal dua (Q2) 2016 yang semakin meningkat dibandingkan 36.57 persen rasio utang luar negeri terhadap PDB pada kuartal satu (Q1).

  • U.S Open - Andy Murray menang mudah atas Lukas Rosol 6-3, 6-2, 6-2 di babak pertama U.S Open. 

  • Red Bull - Bos Red Bull Christian Horner mengatakan Max Verstappen akan belajar dari kesalahannya di GP Belgia.

  • DPO - Film DPO dirilis 15 September, pemeran utama film tersebut tersangkut kasus narkoba yaitu Gatot Brajamusti.

  • Mercedes - CEO Mercedes Toto Wolf mengatakan tekanan ban yang tinggi membuat potensi mobil Mercedes di GP Belgia berkurang.

  • MNC - Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjoe mendukung Palembang menjadi tuan rumah Moto GP 2017.

  • Manor Racing - Rekan Rio Haryanto di Manor Racing, Pascal Wehrlein menilai Rio Haryanto kurang mendapatkan perlakuan yang layak selama membalap di Formula 1.

  • AstraZeneca -  U.S. regulators said on Tuesday (30/8) that AstraZeneca Plc will pay US$5.52 million to resolve a foreign bribery probe.

  • Boeing - Joe Sutter, known for leading Boeing Co's engineering team for the iconic 747 jumbo jet in the mid-1960s, died on Tuesday (30/8) at the age of 95.

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan (1/9)

    19:00 Hong Kong vs Kamboja

    23:15 Bahrain vs Singapura

  • Pendapatan Negara RAPBN 2017 - Target pendapatan negara RAPBN tahun 2017 turun sebesar 2,72 persen dari Rp. 1.786.225,0  miliar ditahun 2016 menjadi Rp. 1.737.629,4 miliar ditahun 2017.

  • Pendapatan Dalam Negeri RAPBN 2017 - Target pencapaian pendapatan dalam negeri RAPBN 2017 sebesar Rp. 1.736.256,7 miliar terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp. 1.495.893,8 miliar (86,16%) dan penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp. 240.362,9 miliar (13,84%).

  • Penerimaan Perpajakan RAPBN 2017 - Target pendapatan perpajakan RAPBN 2017 turun sebesar 2.69 persen dari Rp. 1.539.166,2 miliar ditahun 2016 menjadi Rp. 1.495.893,8 miliar ditahun 2017.

  • Penerimaan Hibah RAPBN 2017 - Target penerimaan hibah RAPBN 2017 turun sebesar 30.50 persen dari Rp. 1.975.2 miliar ditahun 2016 menjadi Rp. 1.372,7 miliar ditahun 2017.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 KICI 128 168 40 31.25
2 BTEK 1,190 1,485 295 24.79
3 CNTX 810 990 180 22.22
4 ALKA 180 216 36 20.00
5 CENT 121 143 22 18.18
6 BAJA 202 232 30 14.85
7 GOLL 118 135 17 14.41
8 UNIC 1,590 1,780 190 11.95
9 PTSN 62 69 7 11.29
10 GREN 162 180 18 11.11
No Code Prev Close Change %
1 VINS 80 72 -8 -10.00
2 DPNS 426 384 -42 -9.86
3 LMSH 665 600 -65 -9.77
4 BNGA 925 835 -90 -9.73
5 MDRN 175 158 -17 -9.71
6 ICON 186 168 -18 -9.68
7 NAGA 218 197 -21 -9.63
8 HDFA 199 180 -19 -9.55
9 MAYA 2,450 2,220 -230 -9.39
10 BUKK 760 690 -70 -9.21
No Code Prev Close Change %
1 LMPI 184 170 -14 -7.61
2 SSMS 1,650 1,675 25 1.52
3 TLKM 4,170 4,210 40 0.96
4 PGAS 3,100 3,020 -80 -2.58
5 ADRO 1,135 1,150 15 1.32
6 EXCL 2,850 2,840 -10 -0.35
7 SRIL 262 256 -6 -2.29
8 BBRI 11,525 11,650 125 1.08
9 SMRA 1,775 1,750 -25 -1.41
10 ASII 8,075 8,150 75 0.93
No Code Freq Value
1 ML 25,409 1,242,068,018,000
2 CG 14,754 1,186,519,279,450
3 MS 12,084 846,323,391,750
4 YU 23,185 826,358,426,600
5 ZP 15,993 808,410,217,940
6 DB 33,172 718,830,067,100
7 YP 46,397 711,353,268,890
8 KZ 11,713 694,969,119,300
9 CS 12,256 644,639,424,100
10 AK 19,421 488,126,002,830