Portal Berita Ekonomi Selasa, 28 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 02:11 WIB. NU - Muslimat NU menjalin kerja sama pemasaran gula dengan Humpuss Group.
  • 01:39 WIB. DJP - Menkeu Sri Mulyani memastikan para petugas DJP tidak boleh menemui wajib pajak di luar lingkungan kantor.
  • 00:53 WIB. BP Batam - BP Batam berkomitmen menumbuhkembangkan sektor industri galangan kapal melalui dukungan kebijakan. 
  • 00:16 WIB. Jakarta - Pemprov DKI akan tempatkan 10 petugas Keamanan di RPTRA Kalijodo.
  • 00:16 WIB. Jakarta - Pemprov DKI akan tempatkan 10 petugas Keamanan di RPTRA Kalijodo.
  • 00:16 WIB. Beijing - China marah atas kunjungan Menteri Jepang ke Taiwan.
  • 00:15 WIB. Melbourne - Mercedes bertekad kalahkan Ferrari di GP F1 China.
  • 00:14 WIB. Jakarta - Mentan jamin harga beras stabil jelang Ramadhan.
  • 00:13 WIB. Medan - HNSI: Pemberian asuransi nelayan jangan salah alamat.
  • 00:12 WIB. BKPM - Pemerintah dukung investor global bangun kawasan industri di Indonesia.
  • 00:11 WIB. BKPM - Pemerintah dukung investor global bangun kawasan industri di Indonesia.
  • 00:10 WIB. Purwakarta - Kementerian PUPR akan membuka jembatan Cisomang pada 1 April 2017.
  • 00:09 WIB. Pilgub DKI - Jika Anies terpilih, Jakarta mesti kucurkan Rp67,6 triliun untuk program DP 0 %.
  • 00:06 WIB. BMKG - Waspada potensi hujan disertai petir di wilayah Jaksel, Jaktim,  Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor pada Selas siang hingga malam hari.
  • 00:04 WIB. Pilgub Jatim - Meski dilirik 3 Parpol, Khofifah ingin tetap jadi Mensos.
  • 00:00 WIB. Riyadh - Saudi Arabia sweetens huge Aramco IPO with tax cut.
  • 23:58 WIB. Budapest -  Heineken and Lixid Project said in a joint statement that their dispute had been settled out of court.
  • 22:21 WIB. Jepang - Jepang mengirimkan dua pesawat pengintai untuk membantu Filipina dalam patroli di Laut China Selatan.
  • 21:57 WIB. BKPM - BKPM mendukung investor global yang berkomitmen membangun kawasan industri terintegrasi di Indonesia.
  • 21:50 WIB. Malang - Menteri PDTT sebut anggaran dana desa tahun 2018 akan naik.
  • 20:42 WIB. INCO - Vale Indonesia Tbk tidak membagikan dividen pada pada tahun ini karena belum membaiknya harga nikel selama tahun 2016.
  • 20:35 WIB. KAI - PT KAI Daop 3 Cirebon terhitung mulai 1 April 2017 mengubah jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.
  • 20:29 WIB. Sucofindo - Sucofindo (Persero) berupaya untuk terus menggenjot pangsa pasar pengujian sertifikasi halal untuk sejumlah produk.
  • 20:28 WIB. Perikanan - Komnas HAM dorong pelaku usaha perikanan untuk memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip HAM di bidang ketenagakerjaan.
  • 19:55 WIB. Kemenhub - DPR yakin Kemenhub sudah memiliki strategi terkait dengan persoalan kontroversi angkutan berbasis "online".
  • 19:53 WIB. Beras - Mentan jamin harga beras dapat stabil menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H pada akhir Mei mendatang.
  • 19:50 WIB. AP I - Pendapatan  Angkasa Pura I sepanjang tahun 2016 dari bisnis di luar pengelolaan bandara mencapai Rp 2,52 triliun.
  • 19:51 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial akan berkomitmen untuk membantu penyediaan rumah bagi masyarakat kurang mampu.
  • 17:28 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (27/3) Rupiah ditutup melemah 2.00 poin (0.02%) ke Rp 13,310.00 per dolar AS dibanding pada pembukaan di Rp 13,308.00. (Data Bloomberg).
  • 17:27 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (27/3) Rupiah ditutup melemah 25.39 poin (0.18%) ke 14,454.74 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,429.35. (Data Bloomberg).
  • 09:07 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (27/3) Rp 531.000 per gram.

Menko Luhut Pelajari Reklamasi Jakarta dengan PLN-Pengembang

Foto Berita Menko Luhut Pelajari Reklamasi Jakarta dengan PLN-Pengembang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku masih terus mempelajari proyek reklamasi Teluk Jakarta, terutama di Pulau G, yang sebelumnya dihentikan oleh menteri terdahulunya, Rizal Ramli.

Luhut yang ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa (9/8/2016), mengatakan pihaknya telah menggelar rapat lengkap dengan pihak terkait beberapa waktu lalu dan akan dilanjutkan Senin (14/8) depan.

"Kami mau bahas lagi, nanti orang PLN, pengembang, yang punya pipa, semua (diajak rapat) untuk bahas benar tidak isu yang dibicarakan itu," katanya.

Berdasarkan pernyataan Rizal Ramli saat menghentikan reklamasi di Pulau G, disebutkan bahwa anak perusahaan Agung Podomoro Land, PT Muara Wisesa Samudera, ditengarai membangun Pulau G di atas jaringan kabel listrik milik PT PLN (Persero) sehingga dinilai melakukan pelanggaran berat dan harus dihentikan.

Lebih lanjut, Luhut menuturkan pihaknya juga masih mempelajari aspek hukum dari status penghentian pembangunan Pulau G.

Ia pun telah meminta bantuan sejumlah pihak termasuk dari kalangan akademisi dan praktisi untuk mempelajari reklamasi Pulau G.

"Saya sedang pelajari legalnya, salahnya di mana. Sudah saya kasih PR (pekerjaan rumah) tuh semua. Mereka sedang pelajari. Nanti minggu depan, kalau tidak salah hari Senin, kami akan duduk lagi dan masing-masing menyampaikan laporan," jelasnya.

Menurut Luhut, segera setelah data-data kajiannya lengkap, ia akan melakukan kunjungan ke Pulau G seperti yang ia janjikan saat serah terima jabatan dua pekan lalu.

"Nanti tunggu datanya lengkap dulu, baru kita kunjungi. Kalau datanya belum lengkap, nanti lihatnya tidak lengkap. Setelah 17 Agustus kita lihat," tutupnya.

Rizal Ramli, Menko Kemaritiman yang sebelumnya, membatalkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital.

Pulau itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya bisa dengan mudah berlabuh di Muara Angke.

Rizal menyebut, berdasarkan analisa Komite Gabungan, reklamasi Pulau G juga dibangun sembarangan secara teknis karena dampaknya yang merusak lingkungan hingga membunuh biota.

Dalam rakor tersebut, diputuskan pula sejumlah pulau reklamasi yang melakukan pelanggaran sedang dan ringan, selain pelanggaran berat yang dilakukan pengembang untuk Pulau G.

Pulau C, D dan N dinilai melakukan pelanggaran sedang, di mana pihak pengembang diminta melakukan sejumlah perbaikan dan pembongkaran.

Pulau C dan D yang saat ini menyatu diminta untuk dipisah dengan kanal selebar 100 meter dan sedalam delapan meter agar bisa dilalui lalu lintas kapal dan agar tidak meningkatkan risiko banjir.

Sementara Pulau N yang merupakan bagian dari proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru (New Priok Container Terminal 1) milik Pelindo II dinilai melakukan pelanggaran teknis dan lingkungan hidup.

"Pengembangnya setuju untuk memperbaiki. Jadi boleh diteruskan agar rapi dan pelanggaran yang dilakukan diperbaiki," papar Rizal.

Sementara itu, pelanggaran ringan dinilai berdasarkan masalah administrasi dan proses pembangunan. (Ant)

Tag: Reklamasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5567.134 3.375 540
2 Agriculture 1824.655 -14.401 21
3 Mining 1492.425 9.624 43
4 Basic Industry and Chemicals 580.406 1.919 66
5 Miscellanous Industry 1442.324 10.727 42
6 Consumer Goods 2417.761 8.829 39
7 Cons., Property & Real Estate 506.470 2.079 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.616 -5.792 57
9 Finance 878.990 -2.246 89
10 Trade & Service 905.716 -0.379 122
No Code Prev Close Change %
1 PORT 464 580 116 25.00
2 AHAP 200 238 38 19.00
3 APLI 105 124 19 18.10
4 PLIN 3,490 4,100 610 17.48
5 MYOH 710 805 95 13.38
6 JRPT 860 970 110 12.79
7 HOME 258 290 32 12.40
8 SMBR 2,640 2,950 310 11.74
9 FAST 1,355 1,495 140 10.33
10 SRIL 314 338 24 7.64
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 132 86 -46 -34.85
2 MKNT 448 352 -96 -21.43
3 MTSM 478 378 -100 -20.92
4 ASBI 350 282 -68 -19.43
5 IBST 1,800 1,500 -300 -16.67
6 STAR 101 86 -15 -14.85
7 JECC 6,975 6,000 -975 -13.98
8 RMBA 450 404 -46 -10.22
9 PSDN 162 146 -16 -9.88
10 NIPS 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 314 338 24 7.64
2 MAMI 132 86 -46 -34.85
3 STAR 101 86 -15 -14.85
4 BMTR 510 525 15 2.94
5 PGLI 62 65 3 4.84
6 PBRX 535 535 0 0.00
7 TLKM 4,090 4,080 -10 -0.24
8 PSDN 162 146 -16 -9.88
9 KREN 402 398 -4 -1.00
10 BRPT 2,790 2,960 170 6.09