Portal Berita Ekonomi Senin, 24 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 04:21 WIB. Bundesliga Jerman (23/4) - Freiburg 2 - 1 Bayer Leverkusen
  • 03:59 WIB. Spanyol - Kalahkan Real Madrid, Barcelona puncaki klasemen La Liga.
  • 03:58 WIB. La Liga Spanyol (24/4) - Real Madrid 2 - 3 Barcelona
  • 03:57 WIB. Serie A Italia (23/4) - AC Milan 1 - 2 Empoli
  • 03:57 WIB. Serie A Italia (24/4) - Juventus 4 - 0 Genoa
  • 03:56 WIB. English Premier League (23/4) - Liverpool 1 - 2 Crystal Palace
  • 03:56 WIB. English Premier League (23/4) - Burnley 0 - 2 Manchester United
  • 03:55 WIB. FA Cup (23/4) - Arsenal 2 - 1 Manchester City
  • 01:16 WIB. Sritex - Sritex menggandeng BPJS Ketenagakerjaan membangun 10.000 rumah bagi karyawan.
  • 01:15 WIB. Deliveree - Deliveree menjalin kerja sama dengan MNC Life dalam menyediakan asuransi kecelakaan.
  • 00:46 WIB. Yohana Yembise - Menteri Yohana Yembise menegaskan anak berusia 0-18 tahun dilarang bekerja.
  • 00:45 WIB. Jerman - Menlu Jerman Gabriel mengatakan akan terus menekan Israel dan Palestina untuk menemukan solusi bagi kedua negara.
  • 23:26 WIB. Maluku - Pemprov Maluku mengatakan stok bahan pokok di Ambon mencukupi menjelang puasa dan lebaran 2017.
  • 23:24 WIB. UKM - Pemkot Bekasi menggelar sayembara desain maskot boneka daerah dalam rangka promosi produk UKM.
  • 23:23 WIB. Kemenpar - Kemenpar meminta kepada Pemerintah Sulawesi Tenggara agar menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Di Balik Skandal Presiden Korsel Hingga Berujung Pemakzulan

Foto Berita Di Balik Skandal Presiden Korsel Hingga Berujung Pemakzulan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Parlemen Korea Selatan, yang dikuasai kubu oposisi, memutuskan untuk memakzulkan Presiden Park Geun-hye karena skandal korupsi yang melibatkan teman perempuan kepercayaannya.

Mengutip BBC di Jakarta, Senin (12/12/2016), kepastian pemakzulan dari Park Geun-Hye, diperoleh setelah parlemen melakukan voting pada 9 Desember. Sebanyak 234 anggota parlemen sepakat untuk memberhentikan Park, sementara 56 lain menolak. Itu berarti beberapa dari kubu Park ikut mendukung pemakzulannya.

Rakyat Korea Selatan selama beberapa pekan juga menggelar aksi unjuk rasa secara rutin untuk menuntutnya mundur. Dengan demikian maka Presiden Park diberhentikan untuk sementara waktu sambil menunggu hasil penyelidikan Mahkamah Konstitusi.

Setelah pemungutan suara, Park kembali meminta maaf bahwa ia telah menciptakan kekacauan nasional karena kecerobohannya.

Sebagai penggantinya, Perdana Menteri Hwang Kyo-Ahn (59 tahun) ditunjuk sebagai pejabat pelaksana tugas Presiden Korea Selatan. Hwang pun ditunjuk sebagai presiden sementara hingga Mahkamah Agung Korsel memberikan putusan mengenai nasib Park. Pengadilan diberikan waktu hingga 180 bulan.

Hwang, menghabiskan sebagian karirnya sebagai jaksa. Sebelum menjadi perdana menteri pada Juni 2015, Hwang menjabat sebagai Menteri Kehakiman.

Sebelumnya Kejaksaan Korea Selatan menyatakan Presiden Park terlibat kolusi dengan Choi Soon-sil, yang sudah didakwa menggunakan pengaruhnya sehingga yayasan miliknya mendapat sumbangan US$ 60 juta lebih dari perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan. Seperti sahabat dekat yang biasa, hubungan Park Geun-hye dan Cho Soon-sil sudah berlangsung sejak dulu.

Tahun 1974, ibu Park Geun-hye dibunuh oleh mata-mata Korea Utara yang sebenarnya ingin membunuh ayahnya, Park Chung-hee, seorang jenderal yang kemudian menunjuk dirinya sebagai presiden. Park muda, yang saat itu berusia 22 tahun, kembali dari studinya di Eropa dan mengisi kekosongan posisi ibu negara.

Pada saat itulah dia mengenal Choi Tae-min, seorang pemimpin sekte Kristen yang bernama Gereja Kehidupa Abadi. Choi mengaku dia dikunjungi oleh roh mendiang ibu Park, yang memintanya agar membimbing Park.

Choi Tae-min pun menjadi mentor Park, tapi sekaligus menghimpun kekayaan serta meningkatkan pengaruhnya.

Presiden Park kemudian dibunuh oleh kepala badan intelijen Korsel pada tahun 1979 dan sempat muncul spekulasi bahwa pembunuhan dilatarbelakangi oleh kekhawatiran bahwa presiden sudah dimanipulasi oleh Choi, yang dijuluki sebagai Rasputin Korea, merujuk pada Rasputin yang merupakan penasehat spritual Raja Nicholas II di Rusia.

Pada masa itu, Park muda sudah menjalin persahabatan dengan putri Choi, Choi Soon-sil, yang menurut banyak pihak meneruskan kebiasaan ayahnya.

Beragam laporan yang muncul di media tentang hubungan keduanya dan beberapa bahkan sampai menyebutkan Presiden Park hanya boneka Choi yang menggelar upacara ritual syamanisme, yakni aliran yang meyakini roh orang yang sudah meninggal bisa menyusup ke dalam tubuh dukun seseorang. Namun banyak dari cerita yang beredar itu sama sekali tidak berdasar.

Penyelidikan resmi yang berlangsung terpusat pada dugaan Choi menggunakan hubungan dekatnya dengan presiden untuk memperkaya diri, mempengaruhi kebijakan presiden, dan juga menangani dokumen-dokumen rahasia.

Choi antara lain dituduh menggunakan pengaruhnya untuk menekan perusahaan-perusahan besar Korea Selatan menyumbang jutaan dolar ke dua yayasan yang dikuasainya.

Tag: Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Nytimes.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5664.475 69.169 541
2 Agriculture 1823.242 -21.549 21
3 Mining 1527.258 -9.366 43
4 Basic Industry and Chemicals 604.665 0.747 66
5 Miscellanous Industry 1536.728 81.861 42
6 Consumer Goods 2438.363 10.107 39
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 5.827 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.585 47.100 57
9 Finance 876.611 2.719 89
10 Trade & Service 917.711 9.714 123
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 104 140 36 34.62
2 BGTG 88 117 29 32.95
3 ALKA 131 161 30 22.90
4 ASBI 358 426 68 18.99
5 RANC 412 480 68 16.50
6 HITS 650 745 95 14.62
7 ALMI 170 189 19 11.18
8 BAYU 900 1,000 100 11.11
9 SKLT 780 860 80 10.26
10 ARII 304 332 28 9.21
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 600 472 -128 -21.33
2 HOME 256 212 -44 -17.19
3 BMAS 420 350 -70 -16.67
4 MFIN 1,350 1,150 -200 -14.81
5 TIRA 268 230 -38 -14.18
6 ERTX 184 160 -24 -13.04
7 JKSW 67 59 -8 -11.94
8 CANI 525 464 -61 -11.62
9 INCI 390 350 -40 -10.26
10 NAGA 180 165 -15 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 BNLI 675 695 20 2.96
2 TLKM 4,110 4,420 310 7.54
3 ASII 8,575 9,150 575 6.71
4 SRIL 308 306 -2 -0.65
5 KBLI 645 670 25 3.88
6 RIMO 153 166 13 8.50
7 PRAS 200 198 -2 -1.00
8 KAEF 2,310 2,460 150 6.49
9 BBNI 6,250 6,150 -100 -1.60
10 JSMR 4,510 4,470 -40 -0.89