Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Raja Arab - Menko Darmin Nasution sambut baik rencana kunjungan Raja Salman ke Indonesia.
  • Cabai - Cabai impor juga beredar di Sumenep.
  • LRT - Ahok optimistis LRT selesai sebelum Asian Games 2018.
  • Nasional - Presiden Jokowi menerima gelar adat kehormatan Maluku, Jumat (24/2).
  • Lebak - Bupati Lebak Iti Octavia mewajibkan tanam cabai lima batang per PNS.
  • Kedelai - Harga kedelai di Pekalongan naik jadi Rp7.500/kilogram.
  • Kopi - Pemkab Seruyan kembangkan budidaya kopi jenis arabica khusus di wilayah Seruyan Hulu.
  • PLN - Pemerintah memangkas jumlah penerima subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA, dari 23 juta menjadi hanya 4,1 juta pelanggan.
  • Kentang - Harga kentang di Pangkalpinang berangsur turun.
  • Freeport - Pemkab Mimika prediksi jumlah karyawan Freeport yang di-PHK akan terus bertambah.

Kemenperin Siap Cetak Wirausaha IKM Lewat Tenaga Penyuluh Lapangan

Foto Berita Kemenperin Siap Cetak Wirausaha IKM Lewat Tenaga Penyuluh Lapangan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Perindustrian gencar menumbuhkan wirausaha baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia, salah satunya langkah strategisnya melalui peran Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL). Para tenaga terdidik tersebut dilatih untuk memberikan penyuluhan yang mampu mengoptimalkan potensi lokal dan menggerakkan perekonomian daerah.

“Program ini kami siapkan melalui pendekatan by design atau melewati beberapa tahapan terstruktur,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih lewat keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu.

Gati menyampaikan, beberapa di antaranya yakni pendidikan selama masa kuliah program D3 serta pengalaman magang selama menjalani masa kontrak dua tahun sebagai TPL-IKM.

Gati memaparkan hal tersebut ketika menerima 30 TPL-IKM lulusan Politeknik STTT Bandung, Jawa Barat.
Ke-30 orang itu merupakan bagian dari 365 alumni Politeknik STTT Bandung yang diwisuda pada hari yang sama.

Penyerahan TPL-IKM ini dilakukan oleh Direktur Politeknik STTT Bandung kepada Dirjen IKM, sekaligus menandai secara simbolik kerja sama yang baik dan sinergis di lingkungan Kemenperin.

“Program TPL dilaksanakan di berbagai Akademi dan Perguruan Tinggi di bawah binaan Kemenperin untuk mencetak lulusan-lulusan terbaik yang nantinya diharapkan dapat menjadi calon-calon wirausaha baru IKM,” ungkap Gati.

Selama periode tahun 2007-2015, jumlah lulusan TPL-IKM sebanyak 2.730 orang yang telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. “Kami berharap para TPL khususnya lulusan Politeknik STTT Bandung ini tak hanya sukses menjadi wirausaha baru IKM, tetapi juga ikut membantu dalam penyebarluasan program-program Ditjen IKM saat ini kepada pelaku IKM di daerah-daerah,” tuturnya.

Hasil evaluasi yang dilakukan Ditjen IKM Kemenperin tentang keberhasilan program beasiswa TPL-IKM ini ditinjau dari aspek penciptaan TPL menjadi wirausaha baru, di mana sebanyak 267 orang atau sekitar 24 persen sejak angkatan tahun 2007-2009 telah memulai usaha selepas masa kontrak. 

“Kunci suksesnya adalah mereka mampu berpikir kreatif dan berinovasi menciptakan produk yang berdaya saing dalam memenangkan pasar,” tegas Gati.

Perlu diketahui, Pemerintah menargetkan penumbuhan wirausaha baru untuk industri kecil sebanyak 20.000 unit dan industri menengah sekitar 4.500 unit hingga tahun 2019. Gati pun menegaskan, IKM memegang peranan penting dalam penguatan struktur industri dan utamanya untuk perekonomian nasional. 
 
“IKM merupakan simbol aktivitas ekonomi berbasis kerakyatan yang terbukti tangguh menghadapi tantangan dan krisis ekonomi yang melanda ekonomi global,” jelasnya. (Ant)

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Entrepreneur

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51