Portal Berita Ekonomi Rabu, 28 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 00:13 WIB. XL - XL Axiata mencatat kenaikan trafik layanan data sebesar 218% pada momen lebaran 2017.
  • 00:08 WIB. Mudik - Kemenhub membuka program mudik gratis untuk arus balik ke Jakarta.
  • 00:06 WIB. MUI - GNPF MUI membantah kabar masing-masing pemimpin terima uang Rp1 triliun dari Presiden Jokowi.
  • 23:57 WIB. Putin - Jam tangan mewah dengan sertifikat pemilik Vladimir Putin akan dilelang dengan harga US$1,6 juta.
  • 23:57 WIB. Doha - Hotel-hotel di Doha sepi pengunjung di hari raya Idul Fitri, karena sanksi dari negara-negara Teluk.
  • 23:55 WIB. Amerika Serikat - Amerika Serikat sebut Suriah siapkan serangan senjata kimia.
  • 23:54 WIB. Jerman - Jerman desak semua pihak yang terkait segera selesaikan konflik Qatar.
  • 23:53 WIB. ESDM - Kementerian ESDM memastikan pasokan BBM aman selama arus balik mudik lebaran.
  • 23:51 WIB. Cyber Crime - Beberapa perusahaan dan lembaga di Rusia dan Ukraina mengalami peretasan virus Wannacry.
  • 23:48 WIB. Rosneft - Rosneft memastikan produksi minyak tidak terganggu setelah server utama mengalami kasus peretasan.
  • 23:45 WIB. Korsel - Bank sentral Korea Selatan melaporkan kenaikan indeks sentimen konsumer ke level tertinggi dalam lima bulan.

Perluas Pasar, Sido Muncul Buka Kantor di Jepang

Foto Berita Perluas Pasar, Sido Muncul Buka Kantor di Jepang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Sido Muncul Tbk akan melebarkan sayap untuk memasarkan produknya ke Jepang dan Filipina pada 2017 mendatang. Diharapkan produk jamu asli Indonesia tersebut nantinya bisa dijual secara bebas di toko-toko maupun di apotek di kedua negara itu.

Presiden Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengatakan mulai tahun depan produk jamu Sido Muncul akan ekspansi pasar di Jepang dan Filipina. Langkah awal yang akan dilakukan untuk menggarap pasar ekspor, perusahaan tersebut akan membuka kantor di Jepang.

"Tahun depan akan intensif masuk ke Jepang dan Filipina. Untuk Jepang, tahap pertama nanti buka kantor di sana. Setelah mendaftarkan produk jamu ini ke pihak otoritas Badan POM di Jepang," kata dia, kemarin.

 Irwan mengatakan, untuk menggarap pasar di Jepang, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan pengusaha di Jepang. Produk yang dijual di Jepang, kemasannya akan menggunakan bahasa Jepang.

"Kalau selama ini kan yang dijual yang kemasan seperti di sini. Tetapi yang di Jepang nanti, kemasannya sudah memakai bahasa Jepang dan menggunakan konsep kemasan seperti produk di Jepang," ucapnya.

Menurut ‎Irwan, Jepang dipilih karena negara tersebut merupakan pasar yang mainstream. Oleh sebab itu, pihaknya pun optimistis setelah ekspansi diharapkan dua tahun kemudian produk jamu Sido Muncul bisa sukses di pasaran Jepang.

"Saya pilih Jepang karena merupakan pasar yang sulit karena termasuk negara maju dan konsumennya rasional. Sejak awal saya memang memilih yang paling sulit. Sebab, jika pasar yang sulit saja bisa ditembus, apalagi pasar yang tidak sulit," ujarnya.

Selama ini produk farmasi dan jamu Sido Muncul, ujar dia, hanya bisa ditemui di toko-toko Indonesia maupun toko Asia yang ada di luar negeri. Dengan ekpansi ke Jepang, diharapkan produk jamu dan obat herbal ini bisa menembus toko-toko dan apotek.

"Nanti akan dijual di mart-mart resmi yang ada di Jepang. Selain itu, juga di apotek-apotek. Kan, selama ini poduk kita hanya ditemui di toko-toko yang khusus menjual produk-produk Indonesia dan Asean. Nantinya semua toko akan menjual produk tersebut," ujarnya.

Selama ini Jepang juga dikenal sebagai negara yang mengenal obat-obat herbal. Untuk itu Irwan pun optimistis bisa masuk ke pasar produk herbal Jepang. "Menurut saya secara logika dan manajemen, pasar Jepang bisa menerimanya," tuturnya.

Tag: PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk

Penulis/Editor: Boyke P. Siregar

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5829.708 11.156 557
2 Agriculture 1801.653 46.187 21
3 Mining 1404.809 -2.273 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.663 6.333 67
5 Miscellanous Industry 1498.263 8.474 42
6 Consumer Goods 2554.375 -3.199 43
7 Cons., Property & Real Estate 493.718 3.540 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.064 -4.697 59
9 Finance 949.728 -0.565 90
10 Trade & Service 919.994 6.912 126
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading