Portal Berita Ekonomi Kamis, 30 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 00:28 WIB. Jakarta - Semen Padang akan kelola bekas tambang jadi area konservasi flora dan fauna.
  • 00:26 WIB. BNNP - Narkoba disalahgunakan selebriti untuk tambah stamina.
  • 00:24 WIB. Jakarta - Pertamina EP salurkan gas CPP Matindok awal bulan April.
  • 00:23 WIB. Jakarta - Bekraf belajar manajemen industri film dari Prancis.
  • 00:21 WIB. Permenhub - DPR dengarkan aspirasi driver angkutan online soal peraturan tarif baru.
  • 00:20 WIB. Pilgub DKI - Anies-Sandiaga bakal terjunkan relawan di TPS merinding disko.
  • 00:20 WIB. Pilgub DKI - Golkar akan kerahkan pasukan dukung penuh Ahok-Djarot.
  • 00:19 WIB. MRT - Lajur kendaraan di Pasar Jumat akan dikurangi karena pembangunan depo MRT.
  • 00:18 WIB. Pilgub DKI - Djarot: Di DKI sejarahnya kalau menang putaran 1, Insya Allah menang lagi.
  • 00:17 WIB. Ambon - Wings Air resmi membuka rute penerbangan Ambon-Dobo.
  • 00:15 WIB. BMKG - Waspada hujan petir dan angin kencang di wilayah Jakpus, Jaktim, Jaksel, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor antara Kamis siang, dan malam hari.
  • 00:13 WIB. Reklamasi - Pengembang Pulau G akui adanya pendangkalan laut.
  • 00:13 WIB. Haji - Menag: Tunggu Presiden teken BPIH 2017.
  • 00:12 WIB. Surabaya - SBY ingatkan media jangan memenggal pernyataan narasumber.
  • 00:08 WIB. Surabaya - Partai Demokrat sebut Agus Yudhoyono the next leader.

Menlu RI Kunjungi Camp Pengungsi di Perbatasan Bangladesh dan Myanmar

Foto Berita Menlu RI Kunjungi Camp Pengungsi di Perbatasan Bangladesh dan Myanmar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kondisi para pengungsi cukup memprihatinkan, masyarakat internasional harus dapat lakukan lebih untuk membantu para pengungsi,  demikian kata Menlu RI di Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh setelah mengunjungi Kutupalong Refugee Camp (20/12).

Kunjungan Menlu RI ke camp pengungsi Kutupalong bertujuan untuk melihat langsung situasi dan kondisi para pengungsi Muslim di perbatasan Bangadesh dan Myanmar. Menlu RI juga merupakan Menlu pertama yang mengunjungi camp tersebut sejak meningkatnya ketegangan di Rakhine State, 9 Oktober 2016 lalu. Saat berada di camp pengungsi, Menlu RI mendengarkan berbagai cerita langsung dari para pengungsi mengenai pengalaman dan perjalanan mereka sehingga sampai di camp tersebut Menlu RI juga melakukan peninjauan ke tempat-tempat tinggal sementara dan tempat ibadah para pengungsi yang jumlahnya mencapai sekitar 19,000 orang di dalam camp.

 “Dari cerita dan pengalaman para pengungsi, terlihat kompleksitas permasalahan di Rakhine State. Namun demikian, apapun penyebab mereka hadir di camp Kutupalong, mereka hidup dengan kondisi yang sangat minim, dan sebagai sesama manusia kita harus berupaya lebih keras lagi untuk membantu mereka”, tutur Menlu RI.

 Menlu RI menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia  baik dari Pemerintah Bangladesh, UNHCR, IOM dan negara  lainnya yang membantu telah menjadi tantangan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

 Menlu RI juga menegaskan bahwa penyelesaian masalah pengungsi harus dilakukan di negara asal. Untuk itu langkah yang sedang dilakukan Pemerintah Myanmar untuk menyelesaikan permasalahan secara inklusif di Rakhine State perlu untuk terus didukung. Selain itu kepada Menlu Bangladesh, Menlu Retno kembali menekankan pentingnya hubungan, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bangladesh dan Myanmar, dalam mengatasi masalah pengungsi di perbatasan.

Tag: Myanmar, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Retno Lestari Priansari Marsudi

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5592.510 51.308 540
2 Agriculture 1855.822 35.223 21
3 Mining 1516.040 23.159 43
4 Basic Industry and Chemicals 589.872 10.001 66
5 Miscellanous Industry 1482.871 36.961 42
6 Consumer Goods 2438.334 16.794 39
7 Cons., Property & Real Estate 504.490 2.205 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1104.650 16.082 57
9 Finance 874.132 5.856 89
10 Trade & Service 894.795 -3.198 122
No Code Prev Close Change %
1 SDPC 111 149 38 34.23
2 ARII 302 376 74 24.50
3 ICON 230 286 56 24.35
4 SKLT 600 740 140 23.33
5 DKFT 424 500 76 17.92
6 FISH 2,650 3,100 450 16.98
7 KBLI 550 640 90 16.36
8 AUTO 2,590 2,900 310 11.97
9 SSIA 600 670 70 11.67
10 RMBA 430 480 50 11.63
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 138 90 -48 -34.78
2 TIRA 288 222 -66 -22.92
3 INRU 300 260 -40 -13.33
4 APLI 147 130 -17 -11.56
5 PORT 625 570 -55 -8.80
6 ARTO 155 142 -13 -8.39
7 GSMF 108 99 -9 -8.33
8 EMTK 10,000 9,175 -825 -8.25
9 ADES 1,250 1,155 -95 -7.60
10 MAMI 79 73 -6 -7.59
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 356 382 26 7.30
2 PGAS 2,410 2,540 130 5.39
3 MYRX 122 136 14 11.48
4 TLKM 4,080 4,150 70 1.72
5 INDF 7,950 8,000 50 0.63
6 KBLI 550 640 90 16.36
7 ADRO 1,800 1,820 20 1.11
8 MAMI 79 73 -6 -7.59
9 BUMI 338 332 -6 -1.78
10 HMSP 4,010 4,010 0 0.00