Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BUMN - Pembentukan Holding BUMN masih dalam kajian Pemerintah bersama DPR
  • WIKA - PT Wijaya Karya Persero Tbk  berhasil mencatat pertumbuhan laba hingga 161,88% sepanjang 2016 dibandingkan dengan 2015.
  • Nasional - Politisi PKB Musa Zainuddin ditahan KPK.
  • Nasional - Menteri Jonan akui Indonesia sangat siap jika Freeport lakukan gugatan.
  • Minahasa - Pemkab Minahasa Tenggara lakukan verifikasi mahasiswa yang akan menerima bantuan penyelesaian studi.
  • Kalsel - Pemkab Hulu Sungai Tengah kembangkan sistem informasi keuangan desa dengan sistem komputerisasi.

Freeport: Ketidakpastian Kontrak Ancam Kelangsungan Usaha Lokal

Foto Berita Freeport: Ketidakpastian Kontrak Ancam Kelangsungan Usaha Lokal
Warta Ekonomi.co.id, Timika -

Ketidakpastian soal kelanjutan kontrak usaha pertambangan PT Freeport Indonesia pascaberakhirnya kontrak karya tahap II tahun 2021 dinilai akan mengancam kelangsungan usaha para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal di Timika, Papua.

Manajer Investasi Sosial PT Freeport Indonesia, Yahya Alkatiri mengatakan bahwa saat ini terdapat 172 orang pengusaha asli Papua yang sedang dibina melalui program jaminan UMKM baik oleh PT Freeport maupun oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK).

Semenjak 2014, katanya, kegiatan ekspor konsentrat tembaga, emas dan perak PT Freeport Indonesia ke berbagai negara tujuan harus melalui perizinan dengan jangka waktu diperbaharui setiap enam bulan. Hingga kini, PT Freeport sudah sampai tahap perizinan ke enam negara yang akan berlaku hingga Januari 2017.

"Tidak hanya menyangkut masalah perizinan yang harus diperbaharui setiap enam bulan sekali, tapi juga menyangkut kepastian usaha Freeport pasca2021. Saat ini negosiasi terus berjalan antara pemerintah dengan Freeport serta pihak-pihak terkait. Kita berharap semoga segera ada solusi," ujar Yahya di Timika, beberapa waktu lalu.

Yahya menjelaskan sejak adanya pembatasan produksi maupun ekspor konsentrat tembaga, emas dan perak PT Freeport pada 2014, alokasi dana kemitraan atau "dana satu persen" (satu persen dari pendapatan kotor PT Freeport) yang dikelola oleh LPMAK menurun drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dengan menurunnya alokasi dana kemitraan yang diterima LPMAK, hal itu berpengaruh pada pelaksanaan program LPMAK yang memfokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan Papua lainnya (Mee, Moni, Nduga, Damal dan Dani).

"Memang benar kalau pendapatan kotor Freeport menurun maka secara otomatis kontribusi ke LPMAK juga menurun. Turunnya pendapatan Freeport disebabkan beberapa hal yaitu produksi tidak mencapai target, menurunnya harga komoditas di pasaran dunia atau juga karena masalah-masalah industrial yang menghambat pencapaian produksi," jelas Yahya.

Yahya menambahkan PT Freeport terus mendorong kemandirian ekonomi warga lokal melalui program pengembangan UMKM. Dari 172 pengusaha lokal binaan Freeport dan LPMAK terdapat sekitar 1.400 tenaga kerja yang terserap melalui program tersebut.

"Selain menciptakan peluang usaha pekerjaan, pada saat bersamaan menghasilkan efek ganda sehingga dapat menggerakkan perekonomian warga secara keseluruhan," harap Yahya.

Tantangan terbesar yang dihadapi PT Freeport maupun Pemda di Papua saat ini yaitu bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga lokal di sekitar tambang. Sesuai studi LPM Universitas Indonesia pada 2013, ketergantungan ekonomi Kabupaten Mimika terhadap Freeport sekitar 91 persen.

Dalam rentang waktu hampir setengah abad keberadaan Freeport di Papua, kata Yahya, seharusnya secara perlahan-lahan ketergantungan masyarakat maupun Pemda setempat pada aktivitas pertambangan Freeport semakin berkurang.

"Upaya menuju kemandirian ekonomi masyarakat lokal menjadi tantangna dan pergumulan kita bersama agar ketergantungan ekonomi daerah tidak lagi terlalu dominan kepada Freeport. Setiap tahun dana investasi sosial yang dikucurkan Freeport baik melalui program community social maupun melalui LPMAK dan mitra-mitra terkait hampir mencapai 100 juta dollar AS. Seharusnya ini bisa disinergikan secara baik guna mendorong percepatan kemandirian warga lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di berbagai sektor," ujar Yahya.

Tag: PT Freeport Indonesia

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5372.748 14.065 539
2 Agriculture 1830.241 -4.200 21
3 Mining 1430.644 9.710 43
4 Basic Industry and Chemicals 560.366 -4.171 66
5 Miscellanous Industry 1351.548 13.281 42
6 Consumer Goods 2360.450 5.219 39
7 Cons., Property & Real Estate 519.508 -0.508 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1065.448 5.395 56
9 Finance 830.154 -0.129 89
10 Trade & Service 865.002 9.456 122
No Code Prev Close Change %
1 GDYR 1,800 2,250 450 25.00
2 AGRO 780 975 195 25.00
3 BRMS 89 106 17 19.10
4 PLAS 53 61 8 15.09
5 MCOR 286 328 42 14.69
6 NELY 92 105 13 14.13
7 BCIP 160 182 22 13.75
8 GEMS 2,610 2,950 340 13.03
9 CMPP 100 113 13 13.00
10 DEWA 70 78 8 11.43
No Code Prev Close Change %
1 ARII 400 338 -62 -15.50
2 IKBI 388 350 -38 -9.79
3 SDRA 1,100 1,000 -100 -9.09
4 ELTY 57 52 -5 -8.77
5 RIGS 198 182 -16 -8.08
6 JPFA 1,875 1,730 -145 -7.73
7 BIMA 120 111 -9 -7.50
8 MGNA 109 102 -7 -6.42
9 TRAM 202 190 -12 -5.94
10 CENT 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 368 360 -8 -2.17
2 ELTY 57 52 -5 -8.77
3 LMAS 89 86 -3 -3.37
4 DEWA 70 78 8 11.43
5 BRMS 89 106 17 19.10
6 MCOR 286 328 42 14.69
7 TRAM 202 190 -12 -5.94
8 AGRO 780 975 195 25.00
9 GJTL 1,045 1,155 110 10.53
10 BIPI 126 123 -3 -2.38