Portal Berita Ekonomi Minggu, 28 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:25 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance menyalurkan pembiayaan Rp6 triliun per April 2017.
  • 23:23 WIB. LINK - Link Net mempersiapkan ekspansi bisnis ke Medan dan Batam pada 2017.
  • 23:20 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri menyiapkan pinjaman Rp4 triliun untuk membiayai proyek LRT Jabodebek.
  • 23:18 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance menargetkan pembiayaan Rp20 triliun pada 2017.
  • 23:17 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance masih mengkaji rencana melakukan IPO.
  • 23:12 WIB. Garuda - Garuda menjajaki pembukaan rute Denpasar-Kuala Lumpur.
  • 22:45 WIB. Amerika Serikat - Pejabat Kemanan Dalam Negeri AS John Kelly, berencana untuk melarang laptop atau tablet dibawa dalam penerbangan internasional ke luar atau ke dalam Amerika Serikat.
  • 22:40 WIB. Bom Manchester - Otoritas Inggris menyatakan jaringan Salman Abedi, pelaku bom Manchester masih luas dan ancaman dari kelompok tersebut juga masih ada.
  • 22:33 WIB. Bom Manchester - Kepolisian Inggris ringkus seorang pria berumur 25 tahun terkait peledakan bom bunuh diri di Manchester.
  • 21:39 WIB. Ramadan - Wapres JK buka puasa bersama dengan keluarga besar partai Nasdem.
  • 21:39 WIB. Takjil - AP I bagikan takjil gratis selama ramadan di 12 bandara.
  • 20:36 WIB. London - Diego Costa menutup peluang bermain di China setelah memutuskan bertahan di Chelsea.
  • 19:19 WIB. Vlog - Kaesang buat Vlog berjudul #BapakMintaProyek sindir anak pejabat yang meminta proyek kepada orangtuanya.
  • 19:18 WIB. BIN - Ketua Budi Gunawan serukan perang terhadap terorisme.
  • 18:25 WIB. Filipina - Otoritas Filipina: Sekitar 2000 penduduk terjebak dalam pertempuran antara militer dan militan di sebelah selatan kota Filipina.

REI Sebut Pengembang Sering Kesulitan dengan Harga Tanah

Foto Berita REI Sebut Pengembang Sering Kesulitan dengan Harga Tanah
Warta Ekonomi.co.id, Semarang -

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan pengembang sering dipersulit dengan harga tanah yang setiap tahun terus mengalami kenaikan.

"Kami sering terdepak dari kawasan yang sebelumnya kami kembangkan karena permasalahan harga tanah," kata Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Tata Ruang Joko Santoso di Semarang, Kamis (29/12/2016).

Dikatakan, ketika lingkungan yang dibangun tersebut tumbuh dan diikuti oleh keberadaan industri, maka harga tanah akan jauh lebih tinggi dibandingkan pada saat awal para pengembang membeli.

"Kalau mau investasi berikutnya tidak mungkin harga tanah sama dengan awal, pasti sudah menyesuaikan harga tanah yang berlaku di konsumen,' katanya.

Dikatakan, kondisi tersebut sering membuat dilema para pengembang. Dalam hal ini, pengembang bukan hanya dari rumah komersial tetapi juga rumah sederhana atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

"Untuk pengembang FLPP harus hati-hati terhadap harga tanahnya. Apalagi secara hukum ekonomi memang harga tanah selalu meningkat setiap tahunnya," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap ada penggaturan ruang suatu kawasan terintegrasi dengan perencanaan yang luas. "Dengan begitu, kendala seperti ini tidak akan terjadi," katanya.

Selain itu, penyesuaian harga rumah juga harus dilakukan setiap tahun, dengan begitu pengembang dapat mengikuti harga tanah yang juga meningkat setiap tahunnya.

"Seperti misalnya harga rumah sederhana yang pada tahun depan akan naik dari Rp116,5 juta di tahun ini menjadi di kisaran Rp120 juta. Kenaikan ini memang harus dilakukan karena mengikuti harga tanah," katanya. (Ant)
 

Tag: Real Estate Indonesia (REI), Properti

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01