Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Raja Arab - Menko Darmin Nasution sambut baik rencana kunjungan Raja Salman ke Indonesia.
  • Cabai - Cabai impor juga beredar di Sumenep.
  • LRT - Ahok optimistis LRT selesai sebelum Asian Games 2018.
  • Nasional - Presiden Jokowi menerima gelar adat kehormatan Maluku, Jumat (24/2).
  • Lebak - Bupati Lebak Iti Octavia mewajibkan tanam cabai lima batang per PNS.
  • Kedelai - Harga kedelai di Pekalongan naik jadi Rp7.500/kilogram.
  • Kopi - Pemkab Seruyan kembangkan budidaya kopi jenis arabica khusus di wilayah Seruyan Hulu.
  • PLN - Pemerintah memangkas jumlah penerima subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA, dari 23 juta menjadi hanya 4,1 juta pelanggan.
  • Kentang - Harga kentang di Pangkalpinang berangsur turun.
  • Freeport - Pemkab Mimika prediksi jumlah karyawan Freeport yang di-PHK akan terus bertambah.

BRG Tetapkan 36 Korporasi Wajib Restorasi Gambut di 2017

Foto Berita BRG Tetapkan 36 Korporasi Wajib Restorasi Gambut di 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Restorasi Gambut (BRG) telah menetapkan sebanyak 36 korporasi pemegang konsesi dengan total area 650.389 hektare di lima provinsi wajib melaksanakan restorasi gambut pada tahun 2017. "BRG telah menugasi 36 perusahaan konsesi di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi untuk melakukan restorasi gambut. Total luasnya setara dengan 26 persen total luas areal yang menjadi target restorasi gambut," kata Kepala BRG Nazir Foead pada konferensi pers akhir tahun di Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Meski demikian, dari total area konsesi 650.390 hektare tersebut baru sekitar 90.000 hektare yang telah terverifikasi sesuai dengan peta restorasi gambut BRG dan perusahaan sudah menyetujui sehingga sudah bisa direstorasi per 1 Januari 2017. Sisanya, menurut dia, masih harus menunggu verifikasi area konsesi yang diperkirakan selesai pada bulan Juni 2017.

"Yang 90.000 hektare itu milik empat perusahaan konsesi, sudah harus kerja sejak awal tahun nanti karena pedoman kerjanya juga sudah ada dari BRG. Kami akan pantau restorasi yang mereka lakukan, kelembapan gambut, dan tinggi muka air dalam gambut akan kami perhatikan," ujar Nazir.

Korporasi, lanjut dia, wajib melaksanakan pedoman teknis restorasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan sekaligus memasang sensor pemantau muka air gambut yang teknologinya telah dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama pihak Jepang. "Kita undang media untuk melihat seberapa konsistem perusahaan melakukan restorasi," katanya.

Masih pada tahun yang sama, menurut dia, pemetaan dan verifikasi luas area konsesi yang harus direstorasi akan dilanjutkan hingga nantinya bisa mencapai target restorasi untuk konsesi sekitar 1,4 juta hektare seperti yang sudah direncanakan. "Sisanya restorasi 'kan dilaksanakan areal nonkonsesi sekitar satu juta hektare. Itu dilaksanakan di hutan lindung, hutan konservasi, dan hutan masyarakat," ujar Nazir.

Sebelumnya, BRG telah memetakan wilayah indikatif untuk prioritas restorasi gambut seluas 2.492.527 hektare sesuai dengan target yang telah diberikan Presiden. Pada areal tersebut telah dibuat perencanaan restorasi ekosistem gambut seluas 470.424 hektare di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (Ant)

Tag: Badan Restorasi Gambut, green economy

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51