Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Nokia 6 - Preorder Nokia 6 mencapai satu juta unit dalam waktu seminggu.
  • Tata Motors - Tata Motors tertarik bergabung dengan Pemerintah Indonesia untuk merealisasikan Mobil Pedesaan
  • Madrid - Tekan polusi udara, kota Madrid larang penggunaan mobil pribadi di tahun 2019
  • REI - REI DIY targetkan pembangunan rumah 1.500 unit di tahun 2017.
  • Lampung - Neraca perdagangan luar negeri Lampung catatkan surplus US$220,32 juta.
  • Thailand - Penjualan menurun di Thailand, Toyota tidak akan menambah jatah ekspor kesana
  • Piala Afrika (18/1) - Ghana 1 - 0 Uganda
  • Piala Afrika (18/1) - Mesir 0 - 0 Mali

BRG Tetapkan 36 Korporasi Wajib Restorasi Gambut di 2017

Foto Berita BRG Tetapkan 36 Korporasi Wajib Restorasi Gambut di 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Restorasi Gambut (BRG) telah menetapkan sebanyak 36 korporasi pemegang konsesi dengan total area 650.389 hektare di lima provinsi wajib melaksanakan restorasi gambut pada tahun 2017. "BRG telah menugasi 36 perusahaan konsesi di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi untuk melakukan restorasi gambut. Total luasnya setara dengan 26 persen total luas areal yang menjadi target restorasi gambut," kata Kepala BRG Nazir Foead pada konferensi pers akhir tahun di Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Meski demikian, dari total area konsesi 650.390 hektare tersebut baru sekitar 90.000 hektare yang telah terverifikasi sesuai dengan peta restorasi gambut BRG dan perusahaan sudah menyetujui sehingga sudah bisa direstorasi per 1 Januari 2017. Sisanya, menurut dia, masih harus menunggu verifikasi area konsesi yang diperkirakan selesai pada bulan Juni 2017.

"Yang 90.000 hektare itu milik empat perusahaan konsesi, sudah harus kerja sejak awal tahun nanti karena pedoman kerjanya juga sudah ada dari BRG. Kami akan pantau restorasi yang mereka lakukan, kelembapan gambut, dan tinggi muka air dalam gambut akan kami perhatikan," ujar Nazir.

Korporasi, lanjut dia, wajib melaksanakan pedoman teknis restorasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan sekaligus memasang sensor pemantau muka air gambut yang teknologinya telah dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama pihak Jepang. "Kita undang media untuk melihat seberapa konsistem perusahaan melakukan restorasi," katanya.

Masih pada tahun yang sama, menurut dia, pemetaan dan verifikasi luas area konsesi yang harus direstorasi akan dilanjutkan hingga nantinya bisa mencapai target restorasi untuk konsesi sekitar 1,4 juta hektare seperti yang sudah direncanakan. "Sisanya restorasi 'kan dilaksanakan areal nonkonsesi sekitar satu juta hektare. Itu dilaksanakan di hutan lindung, hutan konservasi, dan hutan masyarakat," ujar Nazir.

Sebelumnya, BRG telah memetakan wilayah indikatif untuk prioritas restorasi gambut seluas 2.492.527 hektare sesuai dengan target yang telah diberikan Presiden. Pada areal tersebut telah dibuat perencanaan restorasi ekosistem gambut seluas 470.424 hektare di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (Ant)

Tag: Badan Restorasi Gambut, green economy

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5266.938 -3.073 541
2 Agriculture 1885.940 12.223 21
3 Mining 1396.131 1.193 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.340 -1.838 66
5 Miscellanous Industry 1334.917 11.556 42
6 Consumer Goods 2335.552 -13.929 39
7 Cons., Property & Real Estate 518.602 0.971 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1053.013 5.208 56
9 Finance 801.764 0.204 89
10 Trade & Service 847.173 -4.711 122
No Code Prev Close Change %
1 BINA 338 422 84 24.85
2 OASA 292 364 72 24.66
3 HOTL 149 180 31 20.81
4 BIPI 115 137 22 19.13
5 SMDM 81 95 14 17.28
6 SSIA 525 605 80 15.24
7 IBST 1,850 2,100 250 13.51
8 BOLT 855 970 115 13.45
9 MYTX 62 70 8 12.90
10 NRCA 386 434 48 12.44
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 320 248 -72 -22.50
2 TALF 420 360 -60 -14.29
3 CENT 161 142 -19 -11.80
4 BNLI 745 670 -75 -10.07
5 JAWA 173 157 -16 -9.25
6 MCOR 212 193 -19 -8.96
7 AMRT 615 560 -55 -8.94
8 LMPI 162 148 -14 -8.64
9 INAF 4,100 3,750 -350 -8.54
10 SMBR 2,180 1,995 -185 -8.49
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 115 137 22 19.13
2 BUMI 410 420 10 2.44
3 DSFI 164 175 11 6.71
4 MCOR 212 193 -19 -8.96
5 WSBP 585 590 5 0.85
6 LEAD 128 133 5 3.91
7 INCO 2,510 2,490 -20 -0.80
8 BRMS 77 80 3 3.90
9 SSIA 525 605 80 15.24
10 AGII 910 915 5 0.55