Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BP Batam - BP Batam pastikan akan bongkar peternakan babi di kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang.
  • LRT - PT Kereta Api Indonesia mengakui tugas sebagai Investor LRT Jabodebek cukup berat
  • Jakarta - Pemprov DKI akan melarang pemasangan Baliho di pinggir jalan dan menggantinya dengan light emitting diode (LED) di gedung-gedung
  • Pilkada - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan hanya akan menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017
  • Bogor - Upacara Kenegaraan Penyambutan Raja Salman akan dilaksanakan di Istana Bogor
  • Bandung - Terduga tersangka teroris di Bandung bernama Yayat Cahdiyat resedivis kasus teroris
  • KPK - KPK meminta kewenangan untuk dapat mengusut sektor swasta
  • Pekalongan - Harga beras dan daging di Pekalongan mulai turun.
  • Militer - Usai kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Australia, kerjasama Militer antara Indonesia dan Australia akan kembali diaktifkan
  • Cabai - Harga cabai di Bangkalan, Jatim, naik hingga Rp160.000/kg.

Menteri Rini Apresiasi Kinerja PNM Rangkul 400.000 Peserta Mekaar

Foto Berita Menteri Rini Apresiasi Kinerja PNM Rangkul 400.000 Peserta Mekaar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri BUMN Rini M Soemarno memberikan apresiasi lebih atas pencapaian PNM Mekaar yang dapat membina 400.000 ibu rumah tangga prasejahtera produktif seluruh Indonesia. 

Menteri Rini saat memberikan motivasi kepada 1500 Nasabah Mekaar PNM, di GOR Simprug, Jumat (30/12) mengatakan, "Kami menargetkan tahun ini bisa membantu 400.000 ibu rumah tangga prasejahterah diseluruh Indonesia dan PNM berhasil mewujudkan dipenghujung tahun 2016," katanya.

Tambah Rini, "Kebanggaan saya terhadap ibu-ibu disini yang mau bekerja demi membantu mengerakan perekonomian keluarga, dan PNM membantu dalam menerapkannya." katanya saat dinobatkan sebagai "Singa Betina" oleh PNM.

Lanjutnya, saat ini perekonomian suatu keluarga tak hanya bertumpu pada penghasilan dari laki-laki atau suami saja yang memiliki kedudukan sebagai kepala keluarga. "Namun perempuan atau istri juga memiliki peran dalam membantu perekonomian keluarga. Dilihat dari segi ekonomi perempuan paling kuat membantu ekonomi keluarga." terangnya.

Sementara itu, program Membina Keluarga Sejahtera atau yang dikenal dengan istilah Mekaar merupakan solusi dalam mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, karena sejalan dengan program Nawacita dari Presiden Joko Widodo untuk mendukung ekonomi kerakyatan.

”Apa yang PNM lakukan di tahun ini dan di tahun-tahun yang akan datang merupakan suatu terobosan dalam rangka mengaktualisasikan peran dan fungsinya sebagai agent of development,"tambah Rini di akhir sambutanya. 

Semenetara itu, Direktur Utama PT PNM (Persero) Parman Nataatmadja mengatakan, acara hari ini sengaja dibuat guna mengaktualisasikan rasa syukur PNM dalam upaya pencapaian kinerja sesuai arahan Kementerian BUMN. Selain mempertemukan antar pelaku usaha, tak kalah pentingnya adalah untuk mendapatkan arahan dan motivasi langsung dari Menteri BUMN untuk mendorong kinerja bagi insan keluarga besar PNM maupun nasabah Mekaar PNM sendiri. 

Lanjut Parman, ”2017 merupakan tahun tantangan bagi PNM Mekaar untuk dapat melayani hingga 2 juta Ibu rumah tangga produktif di seluruh Indonesia dan akan melebarkan sayapnya hingga Kalimantan dan Papua secara keseluruhan," ungkap Parman.                        

Tag: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Rini Mariani Soemarno, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pembiayaan

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51