Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Ekonomi - Bank Dunia nilai dinamika politik Indonesia terkini tidak terlalu pengaruhi iklim investasi.
  • Cyber - Kementerian BUMN dan Telkom menyatakan siap untuk jadi pelaksana Badan Cyber Nasional.
  • Cabai - Harga cabai di pasar-pasar di Pangkalpinang bergerak turun.
  • Freeport - Kementerian BUMN ingin cepat beli saham dari Freeport Indonesia sebanyak 51 persen sesuai PP 1/2017. 
  • Pelindo III - Pelindo III tambah kekuatan alat produksi berupa 15 unit kapal tunda.

KPBN Gelar Auction Teh Perdana Tahun 2017

Foto Berita KPBN Gelar Auction Teh Perdana Tahun 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menggelar Auction Teh Perdana tahun 2017 di Kantor KPBN, Menteng, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Direktur Utama KPBN Iriana Ekasari mengatakan auction teh ini diselenggarakan satu minggu sekali setiap hari Rabu. Ia mengatakan teh yang di-auction di KPBN adalah teh produksi dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yaitu CTC dan Orthodox.

"Saat ini KPBN adalah marketplace dengan infrastruktur yang paling siap di Indonesia untuk menjual produk komoditas Indonesia. Kami mempersiapkan diri untuk produsen teh lain menggunakan fasilitas infrastruktur yang ada di KPBN sebagai tempat untuk menjual komoditas teh mereka supaya tercipta pasar fisik komoditas yang kuat di Indonesia," katanya.

Iriana Ekasari mengatakan pembeli tetap komoditas teh di KPBN adalah beberapa perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Tea Buyer Association (JTBA). Ia mengatakan sekitar 60 persen pembelian komoditas teh adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik/

"Untuk tujuan mancanegara, pembeli mengekspor teh ke Malaysia, USA, Polandia, Pakistan, UK, Uni Emirat Arab, Singapura, Rusia, Belanda, dan masih banyak lagi," sebutnya.

Ia menyampaikan bahwa di tahun 2016 lalu KPBN berhasil melaksanakan penjualan teh senilai US$56,1 juta. Volume penjualan di tahun 2017, imbuhnya, direncanakan naik sebesar 25 persen dari tahun 2016 terutama untuk pasar ekspor.

"Untuk meningkatkan jumlah pembeli, KPBN akan melakukan kegiatan marketing yang lebih agresif dan tepat sasaran seperti melakukan pameran baik di dalam maupun luar negeri. KPBN juga akan membangun kecintaan konsumen dalam negeri terhadap teh bermutu tinggi dari kebun-kebun di Indonesia," pungkasnya.

Tag: PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5266.938 -3.073 541
2 Agriculture 1885.940 12.223 21
3 Mining 1396.131 1.193 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.340 -1.838 66
5 Miscellanous Industry 1334.917 11.556 42
6 Consumer Goods 2335.552 -13.929 39
7 Cons., Property & Real Estate 518.602 0.971 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1053.013 5.208 56
9 Finance 801.764 0.204 89
10 Trade & Service 847.173 -4.711 122
No Code Prev Close Change %
1 BINA 338 422 84 24.85
2 OASA 292 364 72 24.66
3 HOTL 149 180 31 20.81
4 BIPI 115 137 22 19.13
5 SMDM 81 95 14 17.28
6 SSIA 525 605 80 15.24
7 IBST 1,850 2,100 250 13.51
8 BOLT 855 970 115 13.45
9 MYTX 62 70 8 12.90
10 NRCA 386 434 48 12.44
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 320 248 -72 -22.50
2 TALF 420 360 -60 -14.29
3 CENT 161 142 -19 -11.80
4 BNLI 745 670 -75 -10.07
5 JAWA 173 157 -16 -9.25
6 MCOR 212 193 -19 -8.96
7 AMRT 615 560 -55 -8.94
8 LMPI 162 148 -14 -8.64
9 INAF 4,100 3,750 -350 -8.54
10 SMBR 2,180 1,995 -185 -8.49
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 115 137 22 19.13
2 BUMI 410 420 10 2.44
3 DSFI 164 175 11 6.71
4 MCOR 212 193 -19 -8.96
5 WSBP 585 590 5 0.85
6 LEAD 128 133 5 3.91
7 INCO 2,510 2,490 -20 -0.80
8 BRMS 77 80 3 3.90
9 SSIA 525 605 80 15.24
10 AGII 910 915 5 0.55