Portal Berita Ekonomi Selasa, 30 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:37 WIB. Pansus KPK - Fahri Hamzah: Hanya PKS dan Demokrat yang tidak kirim nama pansus KPK.
  • 16:32 WIB. Jakarta - Presiden Jokowi kumpulkan menteri Kabinet Kerja untuk bahas draf Visi Indonesia 2045.
  • 16:14 WIB. KPPU - KPPU menjatuhkan denda Rp212 miliar pada kurun Januari-April 2017.
  • 16:10 WIB. PNM - Permodalan Nasional Madani menargetkan dua juta nasabah super mikro pada 2017.
  • 16:00 WIB. GBK - Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak akan jadi venue untuk Timnas Indonesia saat Asian Games 2018.
  • 15:59 WIB. Italia - Dokter memutuskan Valentino Rossi belum siap turun di MotoGP Italia.
  • 15:52 WIB. Filipina - Filipina peringatkan militan untuk segera menyerah.
  • 15:51 WIB. Korea Utara - Korea Utara sebut peluncuran rudal balistik mereka sukses.
  • 15:46 WIB. Lebaran - DPR melalui Komisi VI akan memanggil para BUMN sektor transportasi untuk mempersiapkan angkutan transportasi pada arus mudik Lebaran.
  • 15:20 WIB. Hoax - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan jadi korban hoax pesan berantai.
  • 15:18 WIB. JK - Wapres JK dengan tegas minta Polri untuk tangkap ormas pelaku intimidasi warga sipil.
  • 15:17 WIB. Mudik Lebaran - Organda Bali siapkan ratusan armada untuk mudik lebaran.
  • 15:17 WIB. Malware - Malware baru infeksi 36 juta perangkat android.

KAI Respon Positif Permintaan Wisatawan

Foto Berita KAI Respon Positif Permintaan Wisatawan
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung merespon positif permintaan wisatawan yang akan menggunakan kereta api dalam destinasi wisata di Jawa Barat. Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ilud Siregar menyatakan kereta api wisata (Kawis) sudah digunakan untuk keperluan khusus pariwisata.

 

Saat ini, menurut Ilud, PT KA Pariwisata mengoperasikan tujuh unit kawis. Yakni, Nusantara, Bali, Toraja, Sumatera, Jawa, Imperial, dan Priority. Masing-masing interior kereta tersebut dihiasi dengan ornamen khas daerah. "Kita menyambut baik rencana itu. Pemakaian kawis ini, masyarakat hanya tinggal pesan mau pakai tanggal berapa. Rangkaiannya bisa disambungkan ke kereta wisata atau kereta reguler sesuai tujuan yang diinginkan,"katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (5/1/2017)

 

Ilud mengatakan pemesanan Kawis untuk tujuan wisata di wilayah Jawa Barat bisa melalui Daop 2 Bandung. Nantinya, pesanan ini dikoordinasikan kepada unit komersial. "Masyarakat bisa memesan melalui kami kemudian kami sampaikan kepada unit komersial PT KAI,"ujarnya.

 

Ada beberapa type Kawis ini, jelas Ilud, diantaranya Kawis Imperial, yang didesain hanya untuk 21 penumpang dengan formasi 2-1 sebanyak tujuh baris. "Di dalamnya kursi dapat diputar 45 derajat menghadap jendela sehingga dapat melihat pemandangan selama perjalanan,"katanya.

 

Selain itu ada Kawis Priority merupakan kereta pertama di Indonesia yang memiliki kualitas audio-video on demand (AVOD) seperti pesawat terbang. "Kawis Priority ini fasilitasnya hampir mirip dengan pesawat terbang,"ujarnya.

 

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Barat, Maktal Hadiyat mengatakan wisatawan yang turun di Bandara Soekarno Hatta, dengan kemacetan parah yang kerap terjadi di daerah ibukota, wisatawan sudah mulai beralih menggunakan kereta api dibandingkan bus wisata. "Penggunaan kereta api mampu menghindarkan wisatawan dari rasa lelah akibat kemacetan dan mereka enjoy mengunjungi wilayah Jabar, Itulah yang terpenting,” katanya

 

Maktal berharap PT Kereta Api Indonesia mengaktifkan kembali jalur selatan untuk menghidupkan wisata di Jabar selatan. "Tentunya akan sangat positif apabila kereta api ke jalur selatan juga diaktifkan atau dibuka kembali. Langkah itu akan lebih menghidupkan sektor wisata di daerah selatan Jabar," pungkasnya.

Tag: Bandung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Sucipto

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,574.32 3,537.65
British Pound GBP 1.00 17,183.99 17,005.55
China Yuan CNY 1.00 1,951.00 1,931.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,403.00 13,269.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,954.41 9,848.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,719.92 1,702.70
Dolar Singapura SGD 1.00 9,659.12 9,559.11
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.54 14,763.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,130.81 3,095.89
Yen Jepang JPY 100.00 12,087.84 11,965.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Dec
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10