Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BP Batam - BP Batam pastikan akan bongkar peternakan babi di kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang.
  • Bom - Kapolda Jabar Anton Charliyan mengatakan tidak ada korban akibat ledakan bom panci di Taman Pandawa.
  • LRT - PT Kereta Api Indonesia mengakui tugas sebagai Investor LRT Jabodebek cukup berat
  • Jakarta - Pemprov DKI akan melarang pemasangan Baliho di pinggir jalan dan menggantinya dengan light emitting diode (LED) di gedung-gedung
  • Pilkada - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan hanya akan menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017
  • Bogor - Upacara Kenegaraan Penyambutan Raja Salman akan dilaksanakan di Istana Bogor
  • Bandung - Terduga tersangka teroris di Bandung bernama Yayat Cahdiyat resedivis kasus teroris
  • KPK - KPK meminta kewenangan untuk dapat mengusut sektor swasta
  • Pekalongan - Harga beras dan daging di Pekalongan mulai turun.
  • Militer - Usai kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Australia, kerjasama Militer antara Indonesia dan Australia akan kembali diaktifkan
  • Cabai - Harga cabai di Bangkalan, Jatim, naik hingga Rp160.000/kg.

Darmin Sebut 10-15 Tahun Mendatang Indonesia Bakal Memasuki Era Ekonomi Digital

Foto Berita Darmin Sebut 10-15 Tahun Mendatang Indonesia Bakal Memasuki Era Ekonomi Digital
Warta Ekonomi.co.id, Malang -

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, pada 10-15 tahun mendatang Indonesia sedang memasuki masa transisi ekonomi digital. 

"Tak dipungkiri kita memasuki masa transisi ke ekonomi digital 10-15 tahun ke depan," katanya ketika menyampaikan orasi ilmiah "Ekonomi Digital Untuk Mendukung Kewirausahaan" pada Rapat Terbuka Senat Universitas Brawijaya (UB) dalam rangka Dies Natalis ke-54, di Malang, Jatim, Kamis (5/1/2017). 

Hadir dalam kesempatan itu segenap civitas akademika UB dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo serta undangan lainnya. 

Menurut Darmin, Indonesia perlu memanfaatkan realitas perkembangan digital melalui penyusunan regulasi agar manfaatnya bisa dioptimalkan demi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. 

"Salah satunya adalah memberdayakan sektor UMKM menjadi pilar ekonomi kreatif agar mampu mengambil peran dalam perdagangan global melalui perdagangan elektronik atau e-commerce," katanya. 

Oleh karena itu, tegasnya, pemerintah mempunyai visi agar pada 2020, Indonesia menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara. 

"Targetnya tercipta 1000 digital start-up dengan valuasi bisnis 10 miliar dolar AS, pertumbuhan e-commerce 50 persen per tahun dan transaksi 130 miliar dolar AS," katanya. 

Fokusnya, kata Darmin, adalah pengembangan ekonomi digital berbasis lokal yakni UMKM dan "start-up". Dikatakannya, potensi ekonomi digital Indonesia sendiri saat ini sangat luar biasa karena penetrasi seluler 126 persen, internet 52 persen, penduduk muda 30 persen dan 60 juta UMKM.  "Kontribusi UMKM terhadap PDB (produk domestik bruto) 57,6 persen. Ini sangat strategis," katanya. 

Darmin juga menambahkan, untuk mewujudkan semua potensi dan target itu pemerintah menyiapkan gerakan inklusif transaksi digital. 

"Itu juga dilakukan bersamaan dengan deregulasi melalui aneka paket kebijakan ekonomi dan rancangan perpres peta jalan transaksi e-commerce," katanya. 

Mendag Enggartiasto Lukita sebelumnya menyebut, pihaknya berkomitmen memperkuat ekosistem e-commerce dan ekonomi kreatif seiring dengan penyusunan rancangan perpres itu. 

"Ini disusun untuk mendukung pembangunan ekosistem industri e-commerce lokal agar Indonesia dapat menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020," kata Enggar. 

Peta jalan itu mencakup tujuh topik penting yaitu pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, logistik, edukasi dan sumber daya manusia serta keamanan siber. (Ant)

Tag: Darmin Nasution, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Ekonomi Indonesia, Digital, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Enggartiasto Lukita, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rudiantara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), Basuki Hadimoeljono

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51