Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 03:14 WIB. Hayden- Mantan Juara MotoGP Nicky Hayden meninggal dunia usai kecelakaan di Italia
  • 01:15 WIB. Bansos- Menteri Sosial Khofifah Parawansa minta Bantuan Sosial tidak dipakai untuk keperluan Lebaran.
  • 00:20 WIB. Manado- Pemerintah tawarkan destinasi investasi pariwisata di Sulut kepada sekitar 250 investor dalam acara Invest Manado.
  • 00:17 WIB. Novel- Polisi belum temukan orang yang dicurigai penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
  • 00:16 WIB. Puasa- Pemkot Yogyakarta meminta tempat hiburan malam tutup sementara usahanya selama Ramadhan.  
  • 00:15 WIB. Telkom- PT Telkom bekerja sama dan Schlumberger luncurkan Indonesia Energy Cloud, solusi layanan di sektor migas.  
  • 00:14 WIB. Mudik- Tol Bocimi dari Ciawi hingga Cigombong sepanjang 15,3 km dipastikan belum bisa dioperasikan saat mudik lebaran 2017.
  • 00:13 WIB. PT KAI- DPR desak PT KAI berbenah usai kejadian kebakaran di Stasiun Klender.
  • 00:10 WIB. eKTP- Sekjen Achmad Djuned mengaku ditanya penyidik KPK terkait risalah rapat antara Komisi II DPR dengan Kemendagri Masa Sidang 2010-2012.
  • 00:08 WIB. Golkar- Ical mengusulkan Rapimnas Golkar di Balikpapan bahas kriteria bakal calon Wapres sebagai pendamping Jokowi di 2019.
  • 00:07 WIB. HIPMI- Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia Ketum Kadin Agung Suryamal maju dalam Pilgub 2018.
  • 00:06 WIB. Miryam Tersangka- PN Jaksesl besok akan bacakan putusan permohonan praperadilan yang diajukan Miryam S Haryani.  
  • 00:04 WIB. Vonis Ahok- Kejaksaan belum bersikap atas pencabutan berkas banding Ahok pascavonis 2 tahun penjara.  
  • 00:00 WIB. Vonis Ahok- Basuki Tjahaja Purnama mencabut permohonan banding atas vonis dua tahun penjara dalam perkara penistaan agama.
  • 22:14 WIB. Ahok - Keluarga Ahok mengatakan pencabutan banding karena vonis 2 tahun pilihan yang terbaik.

BNN: Batam Pasar Narkoba Terbesar Kedua di Indonesia

Foto Berita BNN: Batam Pasar Narkoba Terbesar Kedua di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Batam -

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso menyatakan kedekatan Batam dengan negara penyuplai membuat kota tersebut menjadi pasar terbesar narkoba kedua di Indonesia.

"Indonesia pangsa pasar terbesar narkoba di Asean. Untuk Batam nomor dua terbesar karena dekat negara penyuplai," kata Budi Waseso di Universitas Batam, Jumat (6/1/2017).

Menurut Budi Waseso selama ini penyuplai narkoba terbesar bagi Indonesia adalah Malaysia dan Singapura, meskipun asal barang terlarang itu dari Tiongkok.

"Barang itu dari Tiongkok transit di Malaysia atau Singapura. Bandarnya di sana (Malaysia dan Singapura). Dari situ dikirim ke Indonesia melalui Batam atau daerah lain," kata Budi Waseso.

Kedekatan Batam dengan dua negara itu, kata Budi juga menjadikan narkoba masuk dulu ke Batam sebelum dikirim ke daerah lain dan menyebar di Indonesia.

"Kerawanan Batam sangat luar biasa untuk suplai dan transaksi besar. Wilayahnya terdiri dari pulau-pulau dan banyak pelabuhan tidak resmi yang sulit diawasi," kata dia.

Menurut jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas itu, perlu banyak dibentuk satgas-satgas untuk cegah masuk dan beredarnya narkoba di Indonesia.

"BNN tidak mungkin kerja sendiri. Jadi harus dibentuk satgas dengan anggota banyak lembaga untuk mengawasi," kata Buwas.

BNN, kata dia juga ingin agar masyarakat sadar dengan bahaya narkoba sehingga tidak tergiur untuk menggunakan barang terlarang tersebut.

"Yang paling penting yaitu mengupayakan agar tidak ada masyarakat menggunakan narkoba. Dengan begitu maka tidak akan ada penyalahgunaan narkoba lagi. Itu cita-cita BNN," kata dia.

Saat itu, kata dia pangsa pasar narkoba di Indonesia memang sangat besar sehingga ratusan kilo narkoba masuk ke Indonesia.

"Dalam dua bulan terakhir 2016 saja ada ratusan kilo yang berhasil diamankan BNN. Itu belum termasuk dari instansi lain seperti Polri," kata Budi Waseso. (Ant)

Tag: Badan Narkotika Nasional (BNN)

Penulis: ***

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5749.445 -42.439 547
2 Agriculture 1809.664 -4.061 21
3 Mining 1362.654 -16.097 43
4 Basic Industry and Chemicals 626.347 3.165 66
5 Miscellanous Industry 1482.264 3.201 42
6 Consumer Goods 2516.216 -64.821 40
7 Cons., Property & Real Estate 496.495 5.527 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.507 -9.863 59
9 Finance 928.646 -5.579 89
10 Trade & Service 906.954 3.184 124
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 123 166 43 34.96
2 ESTI 85 114 29 34.12
3 BIMA 82 101 19 23.17
4 WICO 402 472 70 17.41
5 CMPP 148 173 25 16.89
6 PALM 390 450 60 15.38
7 ERTX 130 150 20 15.38
8 INAF 3,420 3,910 490 14.33
9 CEKA 1,495 1,700 205 13.71
10 BULL 138 155 17 12.32
No Code Prev Close Change %
1 TALF 396 300 -96 -24.24
2 AHAP 228 190 -38 -16.67
3 DART 388 324 -64 -16.49
4 FISH 3,030 2,700 -330 -10.89
5 LMSH 710 640 -70 -9.86
6 VICO 330 300 -30 -9.09
7 MDKA 2,500 2,300 -200 -8.00
8 CANI 500 462 -38 -7.60
9 ESSA 2,720 2,540 -180 -6.62
10 BNBA 250 234 -16 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 129 121 -8 -6.20
2 PGAS 2,350 2,370 20 0.85
3 BNLI 685 665 -20 -2.92
4 TLKM 4,530 4,470 -60 -1.32
5 BBRI 14,500 14,625 125 0.86
6 BBCA 17,900 17,650 -250 -1.40
7 HMSP 3,970 3,810 -160 -4.03
8 BUMI 396 398 2 0.51
9 STAR 74 78 4 5.41
10 BMRI 12,900 12,525 -375 -2.91