Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Energi - Kilang Cilacap bisa ditingkatkan produksi jadi 100 ribu barel perhari pada 2021.
  • TKI - Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay minta Raja Salman Prioritaskan TKI Indonesia.
  • Digital - Telkom klaim telah memiliki 12.000 pelanggan layanan internet broadband Indihome di Papua.
  • Palembang - Pertagas Niaga kembangkan jaringan gas di Ogan Ilir.
  • Nasional - Kementan tegaskan tidak ada pencabutan subsidi pupuk.
  • Bogor - Raja Salman beberapa kali menanyakan cucu Bung Karno setelah upacara penyambutan di Istana Bogor.
  • Cabai - Komoditas cabai rawit hingga saat ini masih memicu inflasi di Jawa Tengah.
  • Sawit - Masyarakat Perkelapasawitan dorong pemerintah meningkatkan promosi positif terhadap minyak sawit.
  • Ojek Online - Grabbike didorong jadi peserta JHT BPJS.
  • Infrastruktur - Bappenas: Hong Kong dan Indonesia jajaki kerja sama pembangunan infrastruktur.
  • Chelsea - Victor Moses menambah durasi kontrak 2 tahun di Chelsea
  • Barcelona - Valeri Bottas menjadi yang tercepat dalam test pra musim Formula1 di Barcelona
  • Malaysia - Satu tersangka asal Korut dalam pembunuhan Kim Jong-Nam akan dideportasi tanpa tuduhan terhadap dirinya
  • Java Jazz - Java Jazz Festival ke-13 akan segera berlangsung 3-6 Maret 2017 di JIexpo Kemayoran, Jakarta Utara.
  • Sevel - Seven Eleven akan mengurangi karyawan imbas dari penutupan 30 gerai awal tahun ini
  • Kartel - Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata menilai vonis Kartel KPPU terhadap Honda dan Yamaha berakibat buruk bagi kedua brand tersebut di luar negeri
  • Kurs Rupiah - Sore ini  (1/3) Rupiah ditutup melemah 21.96 poin (0.16 %) ke 14,098.96 per Euro dibanding pada pembukaan  pagi tadi di 14,120.92 (Data Bloomberg).
  • Kurs Rupiah - Sore ini (1/3) Rupiah ditutup menguat 735.96 poin (5.51%) ke Rp 14,098.96 per dolar AS dibanding pada pembukaan pagi tadi di Rp13,363.00. (Data Bloomberg).

KKP Fokus Atur Penggunaan Lahan di Pulau-pulau Kecil Indonesia

Foto Berita KKP Fokus Atur Penggunaan Lahan di Pulau-pulau Kecil Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal fokus dalam mengatur penggunaan lahan yang terdapat di pulau-pulau kecil yang tersebar di berbagai kawasan perairan Indonesia.

"Sesuai arahan Bu Menteri (Menteri KKP Susi Pudjiastuti), pulau-pulau kecil akan diatur lagi, apakah boleh dipakai masyarakat atau badan usaha," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Sjarief Widjaja dalam siaran pers, Sabtu (7/1/2017).

Sjarief memaparkan dalam hal pengawasan pulau-pulau kecil itu nantinya juga termasuk mengatur wewenang dan manfaat hak kepemilikan pulau.

Dia juga mengatakan beberapa pulau yang saat ini sudah menjadi milik pribadi, akan diinvetarisir kembali oleh pemerintah. "Saat ini para pemilik pulau lucu. Ada pemilik pulau yang asing terus ditinggal begitu saja ke luar negeri. Maka dari itu nanti diinventarisir dahulu," paparnya.

Pada tahun ini, pemerintah ditargetkan bisa selesai menginventarisasi 100 pulau melalui identifikasi seperti penamaan, titik lokasi dan status apakah termasuk tanah adat atau bukan, sesuai regulasi yang berlaku.

Selain inventarisir, KKP juga akan melakukan pengawasan pemanfaatan pulau kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB), Bangka, Bitung dan Kepulauan Karimun Jawa. Untuk kawasan konservasi, akan dilakukan pemasangan fasilitas wisata di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara, serta pengawasan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT).

KKP sendiri pada 2017 akan berfokus salah satunya terkait pengelolaan pulau-pulau kecil terluar, seperti yang dikatakan Menteri Susi di Semarang, Sabtu (3/12/2016)), bahwa hal yang akan ditata termasuk dari aspek kepemilikannya karena pulau tersebut adalah aset negara.

"Sekarang ini kan tidak pernah ada penghitungan, luasnya berapa per pulau, potensinya apa yang dimiliki pulau-pulau itu," kata mantan Direktur Utama Maskapai Susi Air tersebut.

Tentu saja, kata Susi, apabila ada pulau-pulau yang perlu ditertibkan kepemilikannya akan sekalian dilakukan langkah penertiban seiring dengan program dari KKP.

Menteri Susi juga meyakini bahwa pembangunan pulau-pulau terluar bakal lebih cepat dengan adanya dukungan Instruksi Presiden No. 7/2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan.

Dia mengingatkan selama ini KKP telah membangun sebanyak 16 pulau terluar, yaitu lima pulau sejak 2015, sedangkan 10 pulau pada tahun 2016. Pada 2017, rencananya bakal ditambah sebanyak enam pulau.

Presiden Joko Widodo, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, sudah meminta kementerian lain guna membantu KKP untuk merealisasikan 15 pulau menjadi pengelolaan perikanan yang terpadu dan terintegrasi, termasuk budi daya perikanan.

"Kami harapkan peningkatkan produksi budi daya perikanan yang dua tahun meningkat signifikan bisa membawa kesejahteraan," tuturnya.(Ant)

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Penulis: ***

Editor: Boyke P. Siregar

Foto: Kkp.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5363.056 -23.636 539
2 Agriculture 1850.724 13.251 21
3 Mining 1414.567 -15.036 43
4 Basic Industry and Chemicals 556.762 -2.399 66
5 Miscellanous Industry 1404.344 14.359 42
6 Consumer Goods 2360.902 -14.073 39
7 Cons., Property & Real Estate 510.760 -6.287 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.745 -4.730 56
9 Finance 829.674 -0.972 89
10 Trade & Service 854.729 -10.899 122
No Code Prev Close Change %
1 INDX 140 184 44 31.43
2 NIKL 1,810 2,260 450 24.86
3 WICO 80 93 13 16.25
4 APII 199 228 29 14.57
5 SIMP 505 565 60 11.88
6 DNET 1,450 1,575 125 8.62
7 BKDP 72 78 6 8.33
8 KRAS 685 730 45 6.57
9 PRAS 179 190 11 6.15
10 PUDP 368 388 20 5.43
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 141 106 -35 -24.82
2 ICON 372 282 -90 -24.19
3 HOME 300 250 -50 -16.67
4 LPPF 13,650 11,725 -1,925 -14.10
5 ARII 450 390 -60 -13.33
6 BULL 123 110 -13 -10.57
7 MTRA 360 328 -32 -8.89
8 BBHI 90 83 -7 -7.78
9 CENT 120 111 -9 -7.50
10 AUTO 2,800 2,590 -210 -7.50
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 141 106 -35 -24.82
2 LPPF 13,650 11,725 -1,925 -14.10
3 BNLI 700 710 10 1.43
4 PPRO 328 304 -24 -7.32
5 BUMI 318 300 -18 -5.66
6 INDX 140 184 44 31.43
7 BHIT 132 133 1 0.76
8 BMTR 540 545 5 0.93
9 MCOR 318 326 8 2.52
10 ASII 8,200 8,325 125 1.52