Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Gorontalo - Kabupaten Gorontalo dapat bantuan hibah 180 lampu LED dari Kementerian ESDM.
  • NTT - ASITA minta pemerintah tertibkan guide yang tidak berlisensi di NTT.
  • Mali - PBB kutuk serangan bom bunuh diri di satu kamp militer di Mali.
  • Gorontalo - Pemkab Gorontalo nyatakan siap dukung program prioritas dari Kemensos.
  •  Bucks - Pemain Bucks, Khris Middleton harus absen selama 1 bulan akibat cedera bahu
  • Italia - Proyek Lorenzo akan menjadi tantangan besar Ducati tahun ini
  • Palembang - Ingin menjadi Tuan Rumah Moto GP, Palembang akan bangun sirkuit tahun ini

Kejar Target Pajak Rp1.306 Triliun, Ini Strategi Pemerintah

Foto Berita Kejar Target Pajak Rp1.306 Triliun, Ini Strategi Pemerintah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah akan fokus kepada peningkatan kepatuhan wajib pajak sebagai strategi utama mendongkrak penerimaan pajak tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp1.307,6 triliun.

Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak Kementrian Keuangan Awan Nurmawan Nuh mengakui tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi masih rendah sehingga potensi penerimaan dari sektor ini masih sangat besar.

"Dari 20 juta wajib pajak yang ikut amnesti pajak baru sekitar 600 ribuan. Artinya, kurang dari 3%. Jadi kita melihat bahwa memang masalah kepatuhan tantangan kita yang riil," kata Awan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ia menambahkan bahwa di samping meningkatkan kepatuhan wajib pajak penguatan kapasitas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan menjadi strategi pemerintah dalam mengejar target penerimaan.

"Kapasitas DJP sangat terbatas. Itulah justru tantangan kita menjadikan DJP menjadi badan yang kuat sehingga bisa melayani para wajib pajak melaksanakan kewajiban pajaknya," tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 pendapatan negara ditetapkan Rp1.750,3 triliun dan belanja negara Rp2.080,5 triliun. Dalam pendapatan Rp1.750,3 triliun terdiri atas pajak sebesar Rp1.464,8 triliun dan cukai sebesar Rp157 triliun.

"Artinya, DJP tahun ini diamanahkan untuk mencapai Rp1.307,6 triliun dan sebenarnya di dalamnya ada PPh migas sekitar Rp35,9 triliun," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kebijakan perpajakan pada 2017 akan diarahkan untuk mengoptimalkan potensi penerimaan dari sektor pajak dengan tetap menjaga daya beli masyarakat serta mendorong iklim investasi.

Ia menjelaskan untuk mencapai target penerimaan pemerintah akan melakukan berbagai langkah kebijakan seperti peningkatan tax base dan kepatuhan wajib pajak yang meliputi penerapan pengampunan pajak serta upaya ekstensifikasi melalui penguatan basis data perpajakan.

"Optimalisasi penerimaan perpajakan ini termasuk melanjutkan kebijakan tax amnesty sampai Maret 2017," jelasnya.

Tag: Tax Amnesty, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Awan Nurmawan Nuh

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5294.784 27.846 541
2 Agriculture 1919.455 33.515 21
3 Mining 1403.235 7.104 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.483 2.143 66
5 Miscellanous Industry 1347.813 12.896 42
6 Consumer Goods 2352.629 17.077 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.724 3.122 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1055.541 2.528 56
9 Finance 806.133 4.369 89
10 Trade & Service 846.283 -0.890 122
No Code Prev Close Change %
1 DGIK 68 85 17 25.00
2 UNIC 1,755 2,190 435 24.79
3 OASA 364 454 90 24.73
4 GZCO 83 103 20 24.10
5 MTSM 374 456 82 21.93
6 SKLT 695 795 100 14.39
7 ADMG 138 155 17 12.32
8 BWPT 286 320 34 11.89
9 SRIL 230 256 26 11.30
10 IKBI 316 350 34 10.76
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 3,200 2,400 -800 -25.00
2 ARII 486 366 -120 -24.69
3 HOTL 180 145 -35 -19.44
4 VINS 84 75 -9 -10.71
5 CNTX 865 800 -65 -7.51
6 PICO 216 200 -16 -7.41
7 PGLI 59 55 -4 -6.78
8 SMDM 95 89 -6 -6.32
9 SAFE 80 75 -5 -6.25
10 RMBA 450 422 -28 -6.22
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 230 256 26 11.30
2 BIPI 137 136 -1 -0.73
3 BWPT 286 320 34 11.89
4 DGIK 68 85 17 25.00
5 GZCO 83 103 20 24.10
6 BUMI 420 426 6 1.43
7 BABP 73 76 3 4.11
8 DYAN 64 65 1 1.56
9 SMDM 95 89 -6 -6.32
10 MCOR 193 210 17 8.81