Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Freeport - Kejaksaan Agung siap membantu Indonesia tempuh jalur internasional jika perundingan antara dengan Freeport gagal.
  • Nasional - RRI: Konser Kebangsaan promosikan persatuan dalam keberagaman.
  • Perikanan - Menteri Susi Pudjiastuti berkomitmen menangani dampak sampah plastik di wilayah pesisir dan laut.
  • Cabai - Wagub Jatim Saifullah katakan cabai merah kering impor asal Tiongkok dan India tidak berbahaya.
  • Freeport - Menteri Luhut Katakan Presiden Jokowi telah menyiapkan opsi penyelesaian kisruh perubahan status kontrak Freeport.
  • Pacuan Kuda - Ahok menargetkan pembangunan arena pacuan kuda di Pulomas, Jakarta Timur, rampung pada November 2017.

DED Pelabuhan Patimban Bakal Rampung Kuartal III-2017

Foto Berita DED Pelabuhan Patimban Bakal Rampung Kuartal III-2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan pembuatan "Detail Engineering Design" (DED) Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, bisa rampung pada kuartal ketiga 2017 sehingga pembangunannnya bisa segera dimulai kuartal selanjutnya.

Budi seusai pertemuan dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Senin (9/1/2017), mengatakan target itu sesuai dengan perkiraan waktu penyelesaian proyek pelabuhan tahap satu pada semester pertama 2019. "Kalau saya perkirakan, kuartal ketiga 2017 ini harus selesai (DED)," katanya.

Menurut mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu, konstruksi Pelabuhan Patimban tidak terlalu rumit karena merupakan proyek pembangunan dermaga. Pembangunan jalan pendukung pun, menurut dia, bisa berjalan cepat sehingga tenggat waktu DED pada kuartal ketiga 2017 dinilainya cukup.

Budi menjelaskan, DED untuk Pelabuhan Patimban dikerjasamakan antara Kementerian Perhubungan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

"Tinggal teknisnya seperti apa. Kami juga akan menindaklanjuti mengenai entitas swastanya, dari kita Pelindo II, tinggal siapa dari Jepang," katanya.

Budi mengaku berharap dalam beberapa hari ke depan sudah ada keputusan pihak swasta yang akan mengoperasikan pelabuhan tersebut bersama Pelindo II.

Kepastian nama pihak swasta asal Jepang itu juga akan dibahas oleh Menko Luhut yang akan memanggil Duta Besar Jepang untuk Indonesia beberapa waktu ke depan.

Kedatangan PM Jepang  Dengan demikian, saat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe datang ke Indonesia pada 15 Januari, bisa diresmikan kesepakatan mengenai pihak penyusun DED dan para operator pelabuhan.

"Supaya nanti saat PM Abe datang, ada dua tanda tangan, yakni Kemenhub dengan JICA, lalu swasta dengan swasta sebagai operator Pelabuhan Patimban," ujarnya.

Kendati mengungkapkan terkait operator pelabuhan, Budi mengaku masih terus membahas pihak yang akan melakukan pembangunan pelabuhan. "(Untuk) konstruksi sedang kami bicarakan seperti apa," katanya.

Direktur PT Pelindo II (Persero) Elvyn G. Massasya, dalam kesempatan yang sama, mengaku siap menjadi operator pengelola Pelabuhan Patimban.

Elvyn mengaku akan mengadakan rapat dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membicarakan detil teknis pengelolaan pinjaman serta model pengelolaan pelabuhan.

Ada pun mengenai investasi, pembangunan pelabuhan pengganti Cilamaya itu diperkirakan mencapai 3,1 miliar dolar AS (setara Rp42 triliun).

"Dari 'plan' (rencana) sekarang, total yang akan diperhatikan itu diharuskan badan usaha memiliki 10 persen (dari total investasi) atau sekitar Rp4 triliun. Kami 51 persen, sedang mitra 49 persen karena ketentuannya untuk pengelolaan di Indonesia maka kita harus lebih besar," katanya.

Tag: Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pelabuhan, Budi Karya Sumadi

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51