Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BP Batam - BP Batam pastikan akan bongkar peternakan babi di kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang.
  • LRT - PT Kereta Api Indonesia mengakui tugas sebagai Investor LRT Jabodebek cukup berat
  • Jakarta - Pemprov DKI akan melarang pemasangan Baliho di pinggir jalan dan menggantinya dengan light emitting diode (LED) di gedung-gedung
  • Pilkada - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan hanya akan menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017
  • Bogor - Upacara Kenegaraan Penyambutan Raja Salman akan dilaksanakan di Istana Bogor
  • Bandung - Terduga tersangka teroris di Bandung bernama Yayat Cahdiyat resedivis kasus teroris
  • KPK - KPK meminta kewenangan untuk dapat mengusut sektor swasta
  • Pekalongan - Harga beras dan daging di Pekalongan mulai turun.
  • Militer - Usai kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Australia, kerjasama Militer antara Indonesia dan Australia akan kembali diaktifkan
  • Cabai - Harga cabai di Bangkalan, Jatim, naik hingga Rp160.000/kg.

Asita Keluhkan Praktik Biro Perjalanan Wisata Ilegal "Online"

Foto Berita Asita Keluhkan Praktik Biro Perjalanan Wisata Ilegal
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) mengeluhkan praktik biro perjalanan wisata yang dianggapnya ilegal karena menjaring konsumennya melalui jejaring atau "online". Hal itu disampaikan Ketua DPP Asita Asnawi Bahar dalam jumpa pers "46th Anniversary & Asita Awards" di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata Jakarta, Senin (9/1/2017).

"Saat ini banyak biro-biro perjalanan ilegal yang masuk ke Indonesia, memang harga paketnya sangat murah tapi mereka masuk ke Indonesia tidak menaati aturan di negara kita," kata Asnawi. Umumnya, kata dia, mereka menjual paket-paket yang menawarkan destinasi di Indonesia secara online lalu menjemput konsumennya begitu tiba di Indonesia.

Setelah itu mereka berpraktik sebagai biro perjalanan secara ilegal bahkan mengajak konsumen ke toko-toko souvenir milik mereka sendiri. "Penegakan hukum terhadap mereka sangat penting, kami memohon kepada pihak berwenang untuk menertibkan ini," katanya.

Pihaknya telah membentuk kelompok kerja untuk merespon kondisi itu dan meminta diberi kewenangan khusus agar bisa men-"sweeping" para pelaku biro perjalanan ilegal tersebut. "Kami ingin mendapatkan kewenangan untuk bisa men-'sweeping' mereka," katanya. Asita sudah melakukan sejumlah upaya lain untuk meneguhkan eksistensinya di Indonesia dalam usianya yang ke-46 tahun.

Dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun Asita kali ini, Asnawi menegaskan, ingin merekatkan Asita dengan masyarakat serta antara pengurus, maupun anggota Asita yang berjumlah lebih dari 7.000 perusahaan dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. "Saat ini zaman telah jauh berbeda, dunia teknologi informasi telah bergeliat seakan tiada henti," katanya.

Kehadiran dunia tekonologi informasi (IT) dengan segala perkembangannya telah membuat persaingan usaha penyedia jasa perjalanan wisata juga semakin sulit terkendali. Semakin sulit membedakan antara yang legal dan yang illegal. "Namun keberadaan ASITA tentu dapat menjadi pembeda di antara keduanya," kata Asnawi.

Sejumlah kegiatan menyambut HUT Asita ke-46 antara lain bakti sosial, seremoni, gathering serta tabur bunga ke makam tokoh/pejuang pariwisata di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta pada 7 Januari 2017. Berbagai kegiatan memperingati HUT ASITA ke-46 dipusatkan di Jakarta dan Pulau Samosir, Sumatera Utara, sedangkan kegiatan sosial serupa juga dilakukan oleh masing-masing Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asita yang tersebar di 34 provinsi.

Ia berharap kehadiran Asita mampu memantapkan perannya sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan yakni meningkatkan kapasitas anggota sehingga tetap dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjawab kebutuhan dan tantangan dalam pengembangan kepariwisataan. (Ant)

Tag: Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita), travel

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Dutawisata.co.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51