Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Split - Pekan ini Film Split berhasil merajai Box Office dengan penghasilan US$ 40 Juta
  • Melbourne - Rafael Nadal melaju ke semifinal Australia Open usai menang atas Monfils 6-3, 6-3, 4-6, 6-4,
  • Rod Laver Arena - Milos Raonic meraih tiket semifinal Australia Open usai mengalahkan Roberto Bautista Agut empat set 7-6 (6), 3-6, 6-4, 6-1.
  • Riau - Satu unit rulo alami kebakaran di Riau.

Kemenkumham Sulsel Optimalkan Tim Terpadu Awasi TKA

Foto Berita Kemenkumham Sulsel Optimalkan Tim Terpadu Awasi TKA
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Kepala Bidang Lalulintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel, Andi Pallawarukka, mengatakan pengawasan tenaga kerja asing alias TKA di wilayahnya terus dilakukan oleh tim terpadu yang melibatkan sejumlah instansi terkait. Tim terpadu itu diberi nama tim pengawas orang asing (timpora) yang bekerja secara rutin maupun mendadak untuk memantau perusahaan maupun industri yang mempekerjakan warga asing.

Andi menuturkan kinerja tim terpadu terus dioptimalkan guna memastikan tidak ada warga asing yang bekerja tanpa dokumen, baik itu terkait izin tinggal maupun izin kerja.

"Timpora ini melibatkan seluruh unsur terkait dengan Kemenkumham sebagai leading sector-nya. Dalam tim ini juga ada Polri, TNI, Kejaksaan, Disnaker, dan Disdukcapil," kata Andi di Makassar, Selasa (10/1/2017).

Menurut Andi, pihaknya secara rutin melakukan operasi gabungan untuk mengecek TKA yang ada di wilayahnya. Pada akhir tahun lalu timpora mengecek langsung seluruh berkas dan dokumen TKA yang bekerja di pembangkit listrik milik PLN dan Bosowa Group. Hasilnya, seluruh TKA yang didominasi dari Tiongkok bisa memperlihatkan dokumen, baik itu izin tinggal maupun izin kerja.

Berdasarkan pengalamannya di lapangan, kebanyakan warga asing yang bekerja dengan menyalahi prosedur menggunakan modus sebagai turis. Mereka hanya memiliki izin kunjungan. Contoh kasus terakhir di Palopo di mana pihak Imigrasi mengamankan seorang warga Tiongkok yang berjualan di Pusat Niaga Palopo, Minggu (8/1/2017).

"Tahun lalu juga ada warga Tiongkok yang diamankan karena berjualan di Pasar Palopo. Lalu, di Mal Makassar ada diamankan dua warga Tiongkok yang kedapatan jualan keramik. Semuanya sudah dideportasi," tutur dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulsel, Ramli HS, merilis data mayoritas TKA di Sulsel berasal dari Tiongkok. Tercatat, 227 warga Tiongkok dari total 391 TKA di Sulsel. Kebanyakan dari mereka bekerja di sektor konstruksi. Sisanya memilih sektor perdagangan dan jasa. Sebaran TKA itu mayoritas berada di Jeneponto. Musababnya, di daerah itu sedang dibangun pembangkit listrik besar.

Berdasarkan data Kemenkumham, total pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas alias Kitas di Sulsel mencapai 689 orang dan tak semuanya mengantongi izin kerja. Rinciannya, yakni mahasiswa (203 orang), peneliti (tujuh orang), status ikatan yakni anak dan istri (88 orang), dan pekerja (391 orang).

Tag: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Tenaga Kerja Asing Ilegal

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5250.968 -3.343 539
2 Agriculture 1896.077 1.496 21
3 Mining 1384.941 3.035 43
4 Basic Industry and Chemicals 532.183 -2.193 66
5 Miscellanous Industry 1332.032 2.763 42
6 Consumer Goods 2343.505 10.738 39
7 Cons., Property & Real Estate 516.292 -5.304 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1028.087 -1.536 56
9 Finance 799.166 -1.216 89
10 Trade & Service 855.133 -2.594 122
No Code Prev Close Change %
1 WICO 62 83 21 33.87
2 HOTL 145 180 35 24.14
3 HDFA 210 260 50 23.81
4 WAPO 57 70 13 22.81
5 UNIC 2,230 2,690 460 20.63
6 DNAR 256 296 40 15.62
7 LMAS 66 76 10 15.15
8 DGIK 76 87 11 14.47
9 TBMS 680 745 65 9.56
10 KDSI 330 358 28 8.48
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,400 2,550 -850 -25.00
2 IKBI 344 262 -82 -23.84
3 MLIA 555 424 -131 -23.60
4 DPNS 396 314 -82 -20.71
5 BINA 456 384 -72 -15.79
6 PLAS 206 180 -26 -12.62
7 BCIP 176 157 -19 -10.80
8 NAGA 218 196 -22 -10.09
9 MGNA 110 100 -10 -9.09
10 PTSN 76 70 -6 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 50 54 4 8.00
2 BRMS 89 90 1 1.12
3 BUMI 416 446 30 7.21
4 DYAN 66 69 3 4.55
5 DEWA 72 71 -1 -1.39
6 DGIK 76 87 11 14.47
7 TLKM 3,830 3,840 10 0.26
8 BWPT 304 326 22 7.24
9 PBRX 442 444 2 0.45
10 LMAS 66 76 10 15.15