Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:45 WIB. Jakarta - Kapolri akui sedang lakukan penyidikan terhadap orang-orang yang tidak suka dengan Novel Baswedan.
  • 20:25 WIB. Jakarta - Warga Nigeria selundupkan 2 kg sabu dari Tiongkok dalam 5 Koli sandal wanita.
  • 20:23 WIB. Jakarta - Polisi akan panggil Habib Rizieq dan Kak Emma setelah May Day.
  • 20:21 WIB. Bangkok - Thai police to review ways to take down online negative content after Facebook killing.
  • 20:18 WIB. Bakamla - Kepala Bakamla Arie Sudewo bantah minta 'fee' pengadaan monitoring satelit.
  • 18:32 WIB. Kemenkeu - Kemenkeu mengatakan telah menyerahkan seluruh data terkait dengan kasus BLBI kepada aparat penegak hukum.
  • 18:28 WIB. Trisula - Trisula Internasional menyetujui pembagian dividen tunai Rp5 per saham atau 94 persen dari laba bersih tahun buku 2016. 
  • 18:26 WIB. OCBC - Bank OCBC NISP membukukan pertumbuhan aset 21 persen menjadi Rp143,9 triliun per 31 Maret 2017.
  • 17:32 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (26/4) Rupiah ditutup menguat 59.02 poin (0.41%) ke 14,482.81 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,541.83. (Data Bloomberg).
  • 17:31 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (26/4) Rupiah ditutup melemah 1.00 poin (0.01%) ke Rp 13,284.00 per dolar AS dibanding pada pembukaan di Rp 13,283.00. (Data Bloomberg).
  • 10:02 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (26/4) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,278.00 per dolar AS.
  • 09:45 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (26/4) Rp 534.000 per gram.

Perusahaan Sawit Diminta Bantu Tanggulangi Masalah Listrik

Foto Berita Perusahaan Sawit Diminta Bantu Tanggulangi Masalah Listrik
Warta Ekonomi.co.id, Sampit -

Perusahaan besar kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah diminta membantu menanggulangi kekurangan daya listrik yang masih terjadi saat ini.

"Bagi perusahaan yang kelebihan daya diharapkan mengalirkan daya listrik mereka untuk membantu desa sekitar. Partisipasi ini sangat membutuhkan untuk membantu masyarakat kita," kata Asisten II Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Selasa (10/1/2017).

Sebanyak 97 desa di Kotawaringin Timur belum tersentuh jaringan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) sehingga kelistrikannya masih terbatas. Warga di desa-desa tersebut mengandalkan listrik bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Kendala utama pengembangan jaringan listrik PLN adalah beratnya medan. Luasnya wilayah dan rumitnya geografis Kotawaringin Timur, membuat pengembangan jaringan listrik PLN memerlukan kerja keras dan biaya yang sangat besar.

Selain itu, ada sekitar 30 desa atau dusun yang memang benar-benar belum tersentuh listrik karena sulitnya medan. Namun warga desa-desa tersebut diprioritaskan mendapat bantuan PLTS.

Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan PLN untuk menyalurkan kelebihan daya listrik mereka kepada masyarakat.

Jika makin banyak perusahaan yang menyalurkan kelebihan daya listrik ke desa maka masalah kelistrikan desa secara berangsur bisa ditanggulangi, katanya.

"Ini juga bisa menjadi bagian CSR (program tanggung jawab sosial perusahaan) untuk membantu masyarakat desa. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi pembahasan dalam Forum CSR," kata Halikinnor.

Ketersediaan daya listrik merupakan masalah sangat vital karena berdampak terhadap semua sektor. Kebutuhan daya listrik dipastikan akan meningkat tajam seiring pertambahan jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kotawaringin Timur.

Selain masalah kelistrikan, perusahaan besar swasta melalui Forum CSR juga membantu sektor pertanian. Beberapa demplot tanaman dibuat di lahan masyarakat menggunakan dana dari CSR perusahaaan di bawah binaan pemerintah daerah. (Ant)

Tag: energi listrik, Sawit

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5726.530 45.734 541
2 Agriculture 1823.775 5.177 21
3 Mining 1534.557 4.292 43
4 Basic Industry and Chemicals 613.597 2.764 66
5 Miscellanous Industry 1518.531 0.958 42
6 Consumer Goods 2457.549 16.647 39
7 Cons., Property & Real Estate 509.664 -0.447 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.415 -2.216 57
9 Finance 897.942 15.309 89
10 Trade & Service 929.358 14.736 123
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 96 129 33 34.38
2 VINS 144 189 45 31.25
3 OMRE 290 360 70 24.14
4 ASJT 500 620 120 24.00
5 LION 755 930 175 23.18
6 TRIM 94 108 14 14.89
7 SKBM 555 620 65 11.71
8 MLPL 312 348 36 11.54
9 SKLT 860 950 90 10.47
10 MFIN 1,090 1,195 105 9.63
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 189 151 -38 -20.11
2 IBST 2,770 2,260 -510 -18.41
3 BBLD 740 605 -135 -18.24
4 TPMA 298 244 -54 -18.12
5 TALF 400 330 -70 -17.50
6 BGTG 147 122 -25 -17.01
7 ITMA 1,160 995 -165 -14.22
8 MGNA 95 82 -13 -13.68
9 FORU 226 200 -26 -11.50
10 ERTX 174 155 -19 -10.92
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 408 434 26 6.37
2 JPRS 149 145 -4 -2.68
3 KICI 130 120 -10 -7.69
4 MNCN 1,805 1,760 -45 -2.49
5 TLKM 4,420 4,400 -20 -0.45
6 BNLI 690 690 0 0.00
7 UNTR 26,600 27,900 1,300 4.89
8 MLPL 312 348 36 11.54
9 BMRI 11,550 11,825 275 2.38
10 ASII 9,025 9,025 0 0.00