Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Freeport - Kejaksaan Agung siap membantu Indonesia tempuh jalur internasional jika perundingan antara dengan Freeport gagal.
  • Nasional - RRI: Konser Kebangsaan promosikan persatuan dalam keberagaman.
  • Perikanan - Menteri Susi Pudjiastuti berkomitmen menangani dampak sampah plastik di wilayah pesisir dan laut.
  • Cabai - Wagub Jatim Saifullah katakan cabai merah kering impor asal Tiongkok dan India tidak berbahaya.
  • Freeport - Menteri Luhut Katakan Presiden Jokowi telah menyiapkan opsi penyelesaian kisruh perubahan status kontrak Freeport.
  • Pacuan Kuda - Ahok menargetkan pembangunan arena pacuan kuda di Pulomas, Jakarta Timur, rampung pada November 2017.

77,53% Masyarakat Indonesia Dukung Pembangunan PLTN 

Foto Berita 77,53% Masyarakat Indonesia Dukung Pembangunan PLTN 
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wacana pemerintah untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir terus digaungkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Untuk mengetahui seberapa besar dukungan masyarakat terhadap wacana tersebut, BATAN bekerja sama dengan PT Pro Ultima kembali melakukan survei di 2016. Hasilnya 77,53% masyarakat mendukung pembangunan PLTN. 

Hasil survei tersebut menunjukkan tren positif terhadap dukungan pembangunan PLTN. Dalam survei yang dilakukan sejak tahun 2011, dukungan terus meningkat. Dimana pada tahun 2011, dukungan sebesar 49,5%, tahun 2012 sebesar 52,9%, 2013 sebesar 64,1%, tahun 2014 sebesar 72%, dan tahun 2015 sebesar 75,3%. 

Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, survei tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan PLTN di Indonesia. Setiap survei diikuti dengan sosialisasi pemahaman masyarakat tentang manfaat tenaga nuklir untuk listrik. Bedanya survei tahun 2016 tidak diikuti dengan sosialisasi tersebut, namun demikian hasilnya tetap positif. 

“Survei ini untuk mengetahui persepsi masyarakat. Meskipun tidak diikuti sosialisasi, tapi ini justru mencerminkan keinginan masyarakat,” ujar Djarot. 

Djarot sendiri mengatakan, saat ini sudah siap untuk melaksanakan pembangunan PLTN. Sejumlah persiapan yang dimiliki telah memadai, baik itu dari infrastruktur, SDM, dan land bank sudah memadai. 

“Hanya tinggal menunggu instruksi pemerintah untuk go nuklir, kami sudah siap, bahkan sejak lima tahun yang lalu kami sudah siap,” ujar Djarot. 

Namun demikian, menurut Djarot, hingga saat ini PLTN masih menjadi pilihan terakhir dari sejumlah sumber pembangkit listrik yang dapat dikembangkan, seperti PLTA, PLTS, PLTU, dan dari sumber energi baru terbarukan lainnya. Dalam program 35 ribu MW sendiri, PLTN diharapkan menyumbang 5000 MW pada tahun 2024-205 mendatang. 

“Pembangunan PLTN paling cepat juga membutuhkan waktu 8 tahun, jika saat ini dibangun tahun 2025 baru selesai,” ujar Djarot.

 

Tag: Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), energi listrik

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51