Portal Berita Ekonomi Senin, 29 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 05:53 WIB. Serie A Italia (29/5) - Inter 5 - 2 Udinese
  • 05:52 WIB. Serie A Italia (28/5) - Sampdoria 2 - 4 Napoli
  • 05:49 WIB. Serie A Italia (29/5) - AS Roma 3 - 2 Genoa
  • 05:48 WIB. Serie A Italia (29/5) - Cagliari 2 - 1 AC Milan
  • 00:08 WIB. Suap BPK- Anggota Komisi XI DPR Misbakhun menilai OTT terhadap pegawai BPK tidak boleh menghukum BPK secara kelembagaan.
  • 23:32 WIB. JK - Wapres JK nilai partai nasionalis bisa lebih religius.
  • 22:45 WIB. Amerika Serikat - Pejabat Kemanan Dalam Negeri AS John Kelly, berencana untuk melarang laptop atau tablet dibawa dalam penerbangan internasional ke luar atau ke dalam Amerika Serikat.
  • 22:40 WIB. Bom Manchester - Otoritas Inggris menyatakan jaringan Salman Abedi, pelaku bom Manchester masih luas dan ancaman dari kelompok tersebut juga masih ada.
  • 22:33 WIB. Bom Manchester - Kepolisian Inggris ringkus seorang pria berumur 25 tahun terkait peledakan bom bunuh diri di Manchester.

Antisipasi TKA Ilegal, Legislator Minta Pemerintah Tingkatkan SDM lokal

Foto Berita Antisipasi TKA Ilegal, Legislator Minta Pemerintah Tingkatkan SDM lokal
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Maraknya peredaran tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal negeri tirai bambu yang berada di Jawa Barat memicu legislator untuk mendorong pemerintah meningkatkan daya saing dengan menambah kemampuan tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDM) lokal.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat Ineu Purwadewi mengatakan pendataan tenaga kerja asing tersebut menjadi pekerjaan rumah semua pihak sebab kondisi tersebut tidak bisa dihindari setelah diberlakukannya sistem ekonomi global dan Masyarajat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Kedatangan tenaga kerja asing termasuk TKA ilegal memang tidak bisa dihindari sejak berlakunya MEA," katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (10/1/2017).

Ineu menegaskan hal yang terpenting untuk melindungi tenaga kerja lokal adalah dengan meningkatkan keahlian mereka sesuai bidangnya. "Dengan meningkatkan keahlian tenaga kerja lokal bisa mencegah masifnya tenaga kerja dari negara lain yang masuk ke Indonesia," tegasnya

DPRD Jabar, lanjut Ineu, akan mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jawa Barat agar tidak kalah bersaing dengan para tenaga kerja dari negara lain. Selain itu, akan dilakukan evaluasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

"Kita akan melakukan evaluasi terhadap pemerintah Jabar dengan dinas terkait seperti Disnakertrans, Dinas Koperasi dan KUKM, dan Indag untuk bisa berbuat dalam meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas di Jabar," imbuhnya.

Ia menambahkan tidak hanya pemerintah dan legislatif yang berperan namun semua elemen juga harus berperan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal ini.

"Semua pihak harus terlibat terutama para pengusaha," pungkasnya.

Tag: Tenaga Kerja Asing Ilegal, Bandung, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01