Portal Berita Ekonomi Senin, 24 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:26 WIB. Maluku - Pemprov Maluku mengatakan stok bahan pokok di Ambon mencukupi menjelang puasa dan lebaran 2017.
  • 23:24 WIB. UKM - Pemkot Bekasi menggelar sayembara desain maskot boneka daerah dalam rangka promosi produk UKM.
  • 23:23 WIB. Kemenpar - Kemenpar meminta kepada Pemerintah Sulawesi Tenggara agar menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.
  • 23:22 WIB. DPR - DPR meminta pemerintah memperketat pemeriksaan keselamatan angkutan umum dan memperketat pemberian izin trayek.
  • 22:32 WIB. Jakarta - Soal reklamasi teluk Jakarta Anies akan temui partai pendukung Ahok.
  • 22:31 WIB. Jakarta - Pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan belum terungkap meski Polisi gencar mencari bukti-bukti.
  • 22:28 WIB. Internasional - Pemerintah Korea Utara nyatakan siap berperang dengam AS terkait sengketa di Semenanjung Korea.
  • 22:12 WIB. JK - Wapres JK meminta Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memajukan perkebunan kelapa.
  • 22:11 WIB. JK - Wapres JK mengatakan senyuman warga Sulawesi Utara mampu menarik kunjungan wisman.
  • 22:09 WIB. MTI - MTI menilai UU 22/2009 tentang LLAJ cenderung menyalahkan pengemudi pada peristiwa kecelakaan.
  • 22:08 WIB. Meksiko - Setidaknya enam mayat ditemukan terkubur di dalam parit di Guerrero, Meksiko.
  • 21:49 WIB. Timah -  PT Timah memberi bantuan 1.000 bibit buah-buahan ke Desa Riau.
  • 21:25 WIB. Bukalapak - Komunitas Bukalapak mengadakan kegiatan Kopi Darat di Pontianak.
  • 21:23 WIB. Myanmar - Satu orang tewas dan 25 orang lagi cedera ketika dua bus ekspres penumpang bertabrakkan di Jalan Raya Yangon-Mandalay.
  • 21:22 WIB. PPI - PPI siap mendatangkan gula pasir 250 ton guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Kemenkop Berharap Fintech bisa Tingkatkan Kepercayaan Koperasi

Foto Berita Kemenkop Berharap Fintech bisa Tingkatkan Kepercayaan Koperasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Penerapkan Financial Technology (Fintech), koperasi dapat terhubung sistem keuangannya dengan koperasi di seluruh Indonesia yang terhubung dalam suatu jaringan antar koperasi dan terhubung juga dengan jaringan keuangan perbankan, serta jaringan pembayaran payment point online banking (PPOB).

Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi dan UKM Braman Setyo, mengatakan "koperasi yang sudah bergabung dapat memanfaatkan mobile banking dengan platform berbasis android, apple, dan Web base application, layaknya layanan perbankan terhadap nasabahnya", ujarnya pada acara penandatanganan MoU Kemenkop dan UKM‎ dan PT Finnet Indonesia di Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Lanjut Braman, "Dengan penerapan Fintech ini diharapkan anggota lebih percaya menyimpan uangnya di koperasi yang mereka miliki sendiri. Yang pada akhirnya membawa keuntungan bagi perkembangan usaha koperasi," terangnya.

Braman menilai saat ini koperasi di Indonesia dihadapkan oleh tantangan globalisasi, persaingan antar lembaga keuangan yang memanfaatkan teknologi informasi menjadi semakin ketat. "Perbankan yang mendominasi jaringan konektivitas antar bank dengan dengan seluruh sistem pembayaran, memudahkan dalam menggaet masyarakat untuk menabung, masyarakat lebih leluasa menyimpan uangnya di bank karena faktor kemudahan dalam bertransaksi", kata dia.

Jika hal itu dibiarkan, kata Braman, akan semakin mempersempit ruang gerak koperasi yang selama ini belum memiliki jaringan konektivitas seluas perbankan.

Untuk program Fintech tersebut, Braman berharap dalam satu provinsi akan ada satu koperasi yang menerapkan Fintech, sebagai Pilot Project. "MoU ini akan diterapkan selama dua tahun, dan ditargetkan sekitar 40 persen koperasi, KSP dan koperasi lainnya, yang menerapkan Fintech," ungkap Braman.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Finnet Indonesia Niam Dzikri mengatakan, koperasi jangan mau kalah dengan perbankan dalam penerapan Fintech, agar pengelolaan koperasi dilakukan secara digital dan terkontrol, serta pelayanan untuk anggota bisa lebih baik lagi. "Kita akan membantu koperasi di seluruh Indonesia agar berbasis teknologi dan digital", pungkas Niam.

Tag: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Digital Business

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5664.475 69.169 541
2 Agriculture 1823.242 -21.549 21
3 Mining 1527.258 -9.366 43
4 Basic Industry and Chemicals 604.665 0.747 66
5 Miscellanous Industry 1536.728 81.861 42
6 Consumer Goods 2438.363 10.107 39
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 5.827 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.585 47.100 57
9 Finance 876.611 2.719 89
10 Trade & Service 917.711 9.714 123
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 104 140 36 34.62
2 BGTG 88 117 29 32.95
3 ALKA 131 161 30 22.90
4 ASBI 358 426 68 18.99
5 RANC 412 480 68 16.50
6 HITS 650 745 95 14.62
7 ALMI 170 189 19 11.18
8 BAYU 900 1,000 100 11.11
9 SKLT 780 860 80 10.26
10 ARII 304 332 28 9.21
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 600 472 -128 -21.33
2 HOME 256 212 -44 -17.19
3 BMAS 420 350 -70 -16.67
4 MFIN 1,350 1,150 -200 -14.81
5 TIRA 268 230 -38 -14.18
6 ERTX 184 160 -24 -13.04
7 JKSW 67 59 -8 -11.94
8 CANI 525 464 -61 -11.62
9 INCI 390 350 -40 -10.26
10 NAGA 180 165 -15 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 BNLI 675 695 20 2.96
2 TLKM 4,110 4,420 310 7.54
3 ASII 8,575 9,150 575 6.71
4 SRIL 308 306 -2 -0.65
5 KBLI 645 670 25 3.88
6 RIMO 153 166 13 8.50
7 PRAS 200 198 -2 -1.00
8 KAEF 2,310 2,460 150 6.49
9 BBNI 6,250 6,150 -100 -1.60
10 JSMR 4,510 4,470 -40 -0.89