Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 11:23 WIB. Alibaba - Founder dan CEO Alibaba, Jack Ma resmi menjadi penasihat E-Commerce Indonesia.
  • 11:20 WIB. MA - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali membantah isu dirinya melakukan pertemuan dengan Ketua DPR RI Setya Novanto.
  • 10:22 WIB. Garuda - Pemerintah Jepang akan melanjutkan pembicaraan dengan Garuda Indonesia untuk membuka rute penerbangan Jakarta-Nagoya.
  • 10:22 WIB. Vietjet - Vietjet berencana membuka rute penerbangan internasional Ho Chi Minh City-Jakarta.
  • 10:03 WIB. DILD - Intiland Development merevisi target marketing sales menjadi senilai Rp2,3 triliun pada tahun ini.
  • 10:01 WIB. KLBF - Kalbe Farma merealisasikan belanja modal Rp413 miliar pada paruh pertama 2017.
  • 10:00 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp12,36 triliun pada 2017.
  • 09:59 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast meraih kontrak baru Rp6,4 triliun sepanjang 7 bulan pertama tahun ini.
  • 09:58 WIB. Seng - ILZSG melaporkan pasar seng mengalami defisit 203.000 ton pada semester I-2017.
  • 09:27 WIB. Hukum - Wapres minta First Trevel minta ganti rugi uang jamaah.
  • 09:25 WIB. Bendera Terbalik - Menhan minta masyarakat jangan terbawa emosi.
  • 09:24 WIB. Hukum - OJK akan cegah kasus perjalanan umrah.
  • 09:23 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi akan hadiri karnaval kemerdekaan di Bandung.
  • 08:59 WIB. Nepal - Otoritas Nepal adakan pemilu pada November. 

OJK Tak Ingin Fintech Dimanfaatkan Untuk Pencucian Uang dan Terorisme

Foto Berita OJK Tak Ingin Fintech Dimanfaatkan Untuk Pencucian Uang dan Terorisme
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perkembangan perusahaan start-up berbasis financial technology (fintech) terus menjamur di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sepanjang 2016 perusahaan fintech mengalami pertumbuhan tiga kali lipat.

Oleh sebab itu, regulator menilai, pengawasan perusahaan fintech jadi mutlak diperlukan. Apalagi kemudian muncul kekhawatiran adanya potensi dana-dana teroris atau dana yang berasal dari pencucian uang yang bersumber dari pembiayaan Fintech itu.

"Makanya dengan POJK yang mengatur Fintech ini kita ingin bisa mencegah adanya pencucian uang atau dana-dananya digunakan untuk (kegiatan) terorisme," ujar Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA OJK, Imansyah di Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Menurututnya, sejauh ini pada triwulan IV 2016 sudah muncul perusahaan Fintech yang berjumlah 135 perusahaan meningkat drastis dibandingkan triwulan I 2016 yang hanya berjumlah 51 perusahaan. Adapun saat ini kondisinya belum diketahui secara pasti, seperti terkait kemampuan modalnya atau pun ke sektor mana pembiayaan tersebut disalurkan.

"Jadi kita me-refer ke asosiasi dunia yang melarang adanya dana-dana teroris. Makanya nanti, OJK minta setiap perusahaan Fintech harus melaporkan secara berkala terkait penyaluran pinjamannya itu," kata Iman.

OJK sendiri sejak akhir tahun 2016 sudah menerbutkan POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau Fintech peer to peer (P2P) Lending.

Nantinya, kata dia, agar pihak OJK tidak kecolongan adanya dana-dana haram itu, pihaknya akan menerbitkan Surat Edaran (SE) secara detail. Agar bisa mengetahui siapa saja pemilik modal Fintech. Termasuk apakah dimiliki oleh orang-orang politik atau bukan.

"Nanti kita akan bicara lebih dalam dengan mereka (Fintech). Karena kita pastikan anti dengan dana pencucian uang dan dana untuk terorisme itu," tuturnya.



Tag: Otoritas Jasa Keuangan, Financial Technology (FinTech)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,575.64 3,539.72
British Pound GBP 1.00 17,193.02 17,018.55
China Yuan CNY 1.00 2,012.37 1,992.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,409.00 13,275.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.77 10,477.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.33 1,696.18
Dolar Singapura SGD 1.00 9,846.53 9,744.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,770.32 15,611.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,132.21 3,098.74
Yen Jepang JPY 100.00 12,234.49 12,106.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5880.297 19.293 559
2 Agriculture 1750.614 14.267 18
3 Mining 1519.228 12.508 44
4 Basic Industry and Chemicals 611.226 4.729 67
5 Miscellanous Industry 1344.757 1.901 41
6 Consumer Goods 2469.726 10.882 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.322 -0.972 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1245.155 5.297 60
9 Finance 988.254 1.524 89
10 Trade & Service 919.784 2.329 130
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 67 90 23 34.33
2 TAMU 3,260 4,070 810 24.85
3 ALKA 380 474 94 24.74
4 OKAS 85 102 17 20.00
5 IKBI 364 426 62 17.03
6 MAMI 72 84 12 16.67
7 HDFA 199 228 29 14.57
8 BKSL 130 144 14 10.77
9 BOGA 540 595 55 10.19
10 KBLV 900 990 90 10.00
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 1,290 1,025 -265 -20.54
2 MFMI 850 700 -150 -17.65
3 BRAM 11,000 9,100 -1,900 -17.27
4 GOLD 680 570 -110 -16.18
5 HDTX 498 430 -68 -13.65
6 TIRA 242 210 -32 -13.22
7 MREI 3,500 3,120 -380 -10.86
8 SIMA 535 480 -55 -10.28
9 MPOW 388 350 -38 -9.79
10 UNIT 266 240 -26 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 WAPO 95 99 4 4.21
2 SRIL 352 348 -4 -1.14
3 BKSL 130 144 14 10.77
4 MAMI 72 84 12 16.67
5 TRAM 101 110 9 8.91
6 BUMI 274 268 -6 -2.19
7 INDY 990 1,030 40 4.04
8 TINS 850 885 35 4.12
9 LEAD 61 61 0 0.00
10 ANTM 715 725 10 1.40